Operasi ACL: Definisi, Prosedur, dan Pasca-Operasi

    Operasi ACL: Definisi, Prosedur, dan Pasca-Operasi

    Operasi ACL (Anterior cruciatum ligamen) perlu untuk segera dilakukan jika Anda mengalami cedera ACL di lutut. Penelitian dari The American Journal of Sports Medicine menjelaskan bahwa cedera ini bisa mengakibatkan gangguan sistem muskuloskeletal pada tulang, otot, tendon, sendi, ligamentum juga jaringan ikat lainnya yang mendukung sendi lutut.

    Apa itu operasi ACL?

    Operasi ACL merupakan rekonstruksi untuk mengganti ligamen ACL yang robek. Ligamen ini adalah salah satu ligamen utama yang berada di lutut.

    Ligamen krusiat anterior ini berfungsi menstabilkan gerakan tulang yang berada di sendi lutut. Cedera yang terjadi di ligamen ini umumnya terjadi lantaran adanya perubahan mendadak pada persendian lutut.

    Mengutip dari MayoClinic, cedera ACL paling sering terjadi ketika berolahraga yang melibatkan penghentian dan perubahan arah mendadak seperti sepak bola, bola basket, dan bola voli.

    Penyebab cedera lutut ACL ini misalnya mendadak berhenti saat berlari, tidak sempurna mendarat setelah melompat, tiba-tiba berubah arah lari, dan bertabrakan dengan orang atau benda lain seperti saat bermain sepak bola.

    Kapan harus ke dokter?

    Ada beberapa kondisi di mana Anda perlu untuk melakukan operasi. Apoteker Sarah Lewis dari Massachusetts College of Pharmacy menyebutkan operasi disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup pasien seperti di bawah ini.

    • Orang dewasa aktif yang ingin kembali ke pekerjaan atau olahraga yang membutuhkan gerakan memutar atau menyamping yang keras pada lutut.
    • Cedera gabungan atau adanya cedera lutut lain yang hadir bersama cedera ACL.
    • Remaja yang pelat pertumbuhannya telah tertutup. Pasalnya, operasi ACL berisiko merusak lempeng pertumbuhan pada anak-anak. Sehingga dapat menyebabkan masalah pertumbuhan.
    • Gejala ketidakstabilan fungsional termasuk nyeri lutut saat beraktivitas sehari-hari. Hal tersebut dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko lebih banyak pada kerusakan lutut.

    Anda perlu menjalani operasi ACL jika mengalami hal berikut ini:

    • Ligamen robek sebagian atau seluruhnya dan tidak stabil
    • Ada bagian lain di lutut yang cedera, seperti meniscus, tendon dan tulang rawan
    • Kualitas hidup berkurang akibat putusnya ligament ACL
    • Pekerjaan yang membutuhkan mobilisasi jalan lebih banyak
    • Seorang atlet

    Prosedur operasi ACL

    Sebelum memulai operasi, dokter akan mendiagnosis kondisi Anda terlebih dulu. Diagnosis diperlukan untuk menilai fungsi keseluruhan dan berbagai gerakan sendi.

    Selain itu, dokter juga akan membandingkan lutut yang masih sehat dengan lutut Anda yang mengalami cedera.

    Berdasarkan penelitian The Journal of Arthroscopic and Related Surgery, sebelum operasi Anda mungkin akan menjalani beberapa minggu terapi fisik. Tujuannya untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan, mengembalikan rentang gerak lutut, dan memperkuat otot.

    Operasi ACL merupakan prosedur rawat jalan. Sehingga pasien dapat pulang pada hari yang sama.

    Selama prosedur operasi

    operasi ACL

    Dokter bedah akan akan mengangkat otot ligamen yang rusak dan menggantinya dengan segmen tendon. Jaringan pengganti ini disebut cangkok.

    Selama operasi ACL, ligamen yang robek diangkat dan diganti dengan pita jaringan yang biasanya menghubungkan otot ke tulang atau tendon. Tendon cangkok ini dapat diambil dari bagian lain lutut Anda atau dari donor yang sudah meninggal.

    Mengutip dari HealthGrades, operasi ACL merupakan operasi minimal invasif atau arthroscopic. Operasi invasif minimal biasanya menghasilkan pemulihan yang lebih cepat dan rasa sakit yang lebih sedikit dibandingkan operasi terbuka.

    Hal ini karena operasi ACL menggunakan sayatan yang lebih kecil dan menimbulkan lebih sedikit kerusakan pada jaringan dan organ.

    Dokter bedah akan mengebor untuk membuat soket ke tulang paha dan tulang kering supaya dapat memposisikan cangkok secara akurat. Kemudian dikuatkan ke tulang dengan sekrup atau perangkat lain. Cangkok akan berfungsi sebagai jangkar bagi jaringan ligamen baru dapat tumbuh.

    Dalam prosedur rekonstruksi ACL konvensional, hanya satu yang meniru anteromedial bundle (AMB) dari ACL yang telah dicangkokkan. Namun, ACL normal terdiri dari dua bundel yakni AMB dan posterolateral bundle (PLB) yang memiliki fungsi berbeda.

    Sehingga untuk meningkatkan prosedur operasi beberapa prosedur rekonstruksi bundel ganda telah dikembangkan saat ini.

    Lebih lanjut dalam penelitian The Journal of Arthroscopic and Related Surgery melaporkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hasil klinis antara prosedur rekonstruksi ACL bundel tunggal dan ganda.

    Pasca-operasi ACL

    Setelah pulih dari efek anestesi operasi, pasien akan dilatih berjalan menggunakan kruk sementara. Setelah itu pasien mungkin diperbolehkan pulang di hari yang sama.

    Dokter bedah akan meminta pasien menggunakan penyangga lutut sementara untuk membantu melindungi cangkok. Ketika beristirahat, pasien harus menjaga kaki tetap tinggi dan mengompres es pada lutut.

    Pasien diharapkan dapat beristirahat agar pemulihan berlangsung lebih cepat. Dokter mungkin juga akan meresepkan obat untuk pereda rasa sakit seperti ibuprofen, acetaminophen, dan naproxen sodium.

    Berdasarkan penelitian dari Archives of Orthopaedic and Trauma Surgery, setelah operasi pasien perlu melakukan latihan rentang gerak progresif dimulai dari 1 minggu setelah operasi dengan penyangga lutut. Pasien kemudian memulai rehabilitasi berbasis klinik.

    Selanjutnya dalam 3 bulan pertama setelah operasi, terapis fisik akan mengajari pasien cara melakukan latihan yang akan dilakukan dengan pengawasan atau di rumah.

    Latihan berlari dan menghindar diperbolehkan dari 3 – 5 bulan pasca-operasi. Pelatihan khusus olahraga diizinkan dari 6 bulan setelah operasi tergantung pada kekuatan otot.

    Cedera ACL berapa lama?

    Pasien cedera lutut ACL parsial biasanya bisa sembuh dengan melakukan rehabilitasi dalam periode penyembuhan sekitar 3 bulan.

    Sementara itu, pada pasien cedera ACL yang perlu melakukan operasi atau rekonstruksi ACL akan membutuhkan waktu untuk fisioterapi pasca-operasi selama 7 – 9 bulan.

    Pada atlet biasanya kembali ke aktivitas olahraga atau olahraga mereka sekitar 10 bulan setelah operasi ACL.

    Berapa biaya operasi ACL?

    Berdasarkan penelusuran di sejumlah rumah sakit swasta di Indonesia, biaya operasi cedera ACL beragam tergantung pada tingkat risiko, keparahan, dan kerumitan.

    Pada sejumlah rumah sakit swasta memberikan biaya prosedur dimulai dari Rp 3.050.000 hingga lebih dari Rp 85.000.000 untuk pasien umum.

    Pasien juga disarankan untuk mempersiapkan dana tambahan dari jumlah biaya yang sudah diperkirakan sebelumnya.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

    General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


    Ditulis oleh Ilham Fariq Maulana · Tanggal diperbarui 24/01/2022

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan