home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Operasi Bahu

Definisi operasi bahu|Pencegahan & peringatan operasi bahu |Proses operasi bahu |Efek Smaping operasi bahu
Operasi Bahu

Definisi operasi bahu

Apa itu operasi bahu?

Operasi bahu atau yang Anda kenal dengan istilah artroskopi bahu adalah prosedur medis yang dilakukan ahli bedah ortopedi untuk memeriksa, mendiagnosis, dan mengobati masalah sendi pada bahu.

Bahu Anda terdiri dari sendi kompleks yang mampu bergerak lebih banyak ketimbang sendi lain di dalam tubuh. Area ini juga terdiri dari tiga tulang penyusun, yakni tulang lengan atas (humerus), tulang belikat (scapula), dan tulang selangka (klavikula).

Di samping itu pada bahu juga terdapat glenoid, yakni soket bundar yang mengelilingi tulang belikat. Kemudian, glenoid dikelilingi oleh tulang rawan yang kuat (labrum), kapsul bahu, dan rotator cuff, yakni tendon-tendon yang mengelilingi kapsul bahu.

Kata artroskopi berasal dari bahasa Yunani, “arthro” yang artinya sendi dan “skopein” yang artinya melihat. Selama operasi bahu ini, ahli bedah akan memasukkan kamera kecil yang disebut artroskop ke dalam sendi bahu Anda.

Kamera tersebut akan menampilkan gambar pada monitor, dan dokter bedah akan menggunakannya sebagai pemandu untuk mengoperasikan alat-alat bedah mini.

Sayatan yang dibuat pada operasi ini berukuran sangat kecil, tidak seperti sayatan untuk operasi standar dan terbuka.

Kapan saya perlu menjalani operasi bahu?

Dokter akan merekomendasikan pengobatan ini jika Anda mengalami nyeri bahu yang tidak kunjung sembuh dengan perawatan nonbedah.

Perawatan tersebut meliputi istirahat, terapi fisik, obat oral, atau suntikan yang dapat mengurangi peradangan dan memungkinkan jaringan yang untuk sembuh.

Prosedur artroskopi bahu dapat meredakan gejala nyeri bahu dari akibat adanya masalah pada tendon rotator cuff, labrum, tulang rawan artikular, dan jaringan lunak lain di sekitar sendi.

Lebih tepatnya, pengobatan ini akan dilakukan jika pasien mengalami kondisi berikut ini.

  • Perbaikan rotator cuff atau ligamen.
  • Menghilangkan atau memperbaiki labrum.
  • Pengangkatan jaringan yang meradang atau tulang rawan yang mengendur.
  • Rekonstruksi dislokasi bahu berulang..

Pencegahan & peringatan operasi bahu

Terapi Iodine Radioaktif

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani operasi bahu?

Anda perlu menjalani tes darah, elektrokardiogram, atau rontgen dada untuk memastikan bahwa tubuh Anda sehat dan bisa menjalani operasi dengan aman.

Jika Anda memiliki risiko kesehatan tertentu, evaluasi yang lebih ekstensif mungkin diperlukan sebelum operasi Anda.

Pastikan untuk memberi tahu ahli bedah ortopedi Anda tentang obat atau suplemen apa pun yang Anda konsumsi. Penggunaan obat-obatan tersebut mungkin perlu dihentikan sementara sebelum operasi.

Jika Anda umumnya sehat, status perawatan Anda adalah rawat jalan. Itu artinya, Anda tidak perlu menginap di rumah sakit.

Pihak rumah sakit akan menghubungi Anda sebelumnya untuk memberikan rincian spesifik tentang prosedur. Pastikan untuk mengikuti petunjuk kapan harus tiba dan terutama kapan harus berhenti makan atau minum sebelum operasi Anda.

Proses operasi bahu

penanganan operasi pasien kanker hati di indonesia

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani operasi bahu?

Setelah berada di ruang operasi, Anda akan diposisikan sehingga ahli bedah dapat dengan mudah menyesuaikan artroskop.

Dua posisi pasien yang paling umum untuk operasi bahu, yaitu:

  • posisi setengah duduk yang mirip dengan duduk di kursi malas, dan
  • Posisi dekubitus lateral (posisi berbaring miring di atas meja operasi).

Setelah Anda diposisikan, tim bedah akan menghilangkan rambut, jika diperlukan, dan kemudian menyebarkan larutan antiseptik ke bahu untuk membersihkan kulit.

Ahli bedah akan menutupi bahu dan lengan Anda dengan tirai steril, dan kemungkinan besar akan menempatkan lengan Anda pada alat penahan untuk memastikan lengan Anda tetap diam.

Bagaimana proses operasi bahu?

Dokter bedah akan menyuntikkan cairan ke bahu untuk mengembangkan sendi. Ini memudahkan untuk melihat semua struktur bahu Anda melalui artroskop.

Kemudian dokter bedah, akan membuat sayatan kecil di bahu Anda (seukuran lubang kancing) untuk memasukkan artroskop.

Gambar dari artroskop lalu diproyeksikan pada layar video untuk memandu ahli bedah melihat ke dalam dan menemukan adanya kerusakan. Setelah kerusakannya diketahui, ahli bedah akan memasukkan instrumen kecil lainnya melalui sayatan terpisah untuk mengobatinya.

Instrumen khusus ini digunakan untuk tugas-tugas seperti mencukur, memotong, mengambil, melewati jahitan, dan mengikat simpul. Dalam banyak kasus, perangkat khusus digunakan untuk menambatkan jahitan ke dalam tulang.

Dokter bedah Anda mungkin menutup sayatan Anda dengan jahitan atau steri-strip dan menutupinya dengan perban.

Kebanyakan operasi bahu memakan waktu kurang dari satu jam. Namun, lamanya operasi akan tergantung dengan perbaikan yang dilakukan.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani operasi tulang?

Pasca operasi, pasien diperbolehkan untuk pulang pada hari yang sama. Setiap jahitan atau klip biasanya dilepas setelah satu sampai dua minggu.

Meskipun pemulihan dari artroskopi seringkali lebih cepat daripada pemulihan dari operasi terbuka, mungkin masih diperlukan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan bagi sendi bahu Anda untuk pulih sepenuhnya.

Untuk perawatan lanjutan, Anda mungkin perlu minum obat pereda nyeri. Anda juga bisa mengandalkan perawatan rumahan, yakni menggunakan kompres air dingin untuk meredakan nyeri.

Meskipun tidak mempengaruhi bagaimana bahu Anda sembuh, berbaring telentang dapat menarik bahu Anda dan menyebabkan ketidaknyamanan. Beberapa pasien lebih nyaman tidur di kursi malas atau bersandar di tempat tidur selama beberapa hari pertama setelah operasi.

Beberapa hari setelah operasi, perban Anda akan diganti. Anda dapat mandi setelah luka akan mengering, tetapi cobalah untuk tidak merendam atau menggosok bekas sayatan.

Kemungkinan besar Anda akan membutuhkan selempang atau immobilizer khusus untuk melindungi bahu.

Efek Smaping operasi bahu

cedera rotator cuff

Efek samping apa yang mungkin terjadi setelah operasi bahu?

Prosedur medis ini umumnya aman dilakukan. Walaupun begitu, tetap ada kemungkinan terjadinya komplikasi ringan atau parah.

Komplikasi yang mungkin terjadi setelah operasi adalah perdarahan, infeksi, pembekuan darah, dan kerusakan pembuluh darah atau saraf terdekat.

Dokter bedah Anda akan mendiskusikan kemungkinan komplikasi dengan sebelum Anda menjalani operasi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Shoulder arthroscopy – OrthoInfo – AAOS. (n.d.). Retrieved June 23, 2021, from https://orthoinfo.aaos.org/en/treatment/shoulder-arthroscopy/

Arthroscopic shoulder surgery for the treatment of rotator cuff tears. (n.d.). Retrieved June 23, 2021, from https://orthop.washington.edu/patient-care/articles/sports/arthroscopic-shoulder-surgery-for-the-treatment-of-rotator-cuff-tears.

Shoulder arthroscopy. (n.d.). Retrieved June 23, 2021, from https://www.mountsinai.org/health-library/surgery/shoulder-arthroscopy.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 23/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri