Terlalu Lama Kerja di Rumah Bikin Stres? Ini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 3 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Selama pandemi, bekerja di rumah mungkin menjadi pilihan bagi sebagian besar orang. Hal ini bisa menguntungkan, terlebih bagi Anda yang harus menempuh jarak yang jauh, waktu bekerja lebih fleksibel dan terhindar dari distraksi di tempat kerja. Namun, jika Anda harus kerja di rumah dalam kurun waktu yang lama,  justru disebut-sebut menyebabkan stres. Benarkah demikian? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Alasan terlalu lama kerja di rumah bisa memicu stres

Bekerja di rumah dapat menjadi pilihan membantu mengurangi stres yang dirasakan di tempat kerja. Namun, hal itu mungkin berlaku saat work-from-home atau kerja di rumah dilakukan berdasarkan keinginan Anda.

Sementara, akhir-akhir ini, kerja di rumah adalah suatu keharusan, dan dilakukan dalam kurun waktu yang lama. Belum lagi, ada banyak faktor lain yang menyebabkan keharusan bekerja di rumah menjadi tantangan tersendiri.

Sebagai contoh, tidak adanya privasi selama bekerja di rumah karena anggota keluarga lain pun menghabiskan waktunya di rumah, pekerjaan rumah yang menumpuk, harus menemani anak bermain, dan lain sebagainya.

Menurut sebuah laporan yang dibuat oleh European Foundation for the Improvement of Living and Working Condition, 41% pegawai yang kerja di rumah memiliki tingkat stres yang lebih tinggi dibanding 25% pegawai yang bekerja di kantor.

Akan tetapi, justru sebagian orang lainnya merasa bahwa bekerja di rumah mampu mengurangi stres yang dirasakannya. Sebuah survei oleh Mental Health America juga mendukung hal tersebut.

Hasil survei tersebut menyatakan 71% orang cenderung memilih untuk kerja di rumah demi mengurangi tekanan yang dirasakan selama perjalanan menuju kantor. Bahkan, 75% responden menyatakan bahwa kerja di rumah dapat mengurangi stres yang didapatkan dari distraksi di tempat kerja.

Itu artinya, terlalu lama bekerja di rumah memang berpotensi meningkatkan stres yang dialami oleh masing-masing individu. Akan tetapi, hal ini tergantung pada kondisi dan kemampuan tiap-tiap orang menghadapi kondisi tersebut.

Cara mengatasi stres akibat terlalu lama kerja di rumah

Agar tidak mudah stres selama bekerja di rumah, ada beberapa hal yang mungkin bisa Anda terapkan.

1. Buat jadwal harian

Meski Anda tidak terbiasa membuat jadwal aktivitas sehari-hari, tidak ada salahnya untuk mencoba. Tentukan waktu kapan Anda harus bangun tidur, mulai bekerja, istirahat sejenak, makan, dan aktivitas yang perlu Anda lakukan di rumah.

Jika perlu, buatlah jadwal kegiatan bersama anggota keluarga di rumah lainnya, dan pastikan bahwa masing-masing berkomitmen terhadap kegiatan pada jadwal yang telah disepakati. Dengan kemampuan mengontrol aktivitas yang harus dilakukan, stres yang muncul akibat harus kerja di rumah mungkin bisa lebih mudah diatasi.

2. Ciptakan tempat kerja yang nyaman di rumah

Jika tidak ada ruang khusus yang bisa Anda gunakan sebagai ruang kerja, Anda bisa menggunakan salah satu ruangan di rumah untuk bekerja. Apabila di rumah ada beberapa anggota keluarga lain yang juga harus kerja di rumah pada waktu yang bersamaan, tentukan spot bekerja masing-masing agar tidak saling mengganggu.

Buat workspace atau ‘ruang kerja’ di rumah senyaman mungkin. Hindari ruangan yang dekat dengan sumber suara yang bisa mengganggu produktivitas saat bekerja. Sebagai contoh, ruang menonton televisi, ruang bermain anak, dan ruangan lain yang rentan dengan suara berisik.

3. Pastikan tubuh tetap aktif bergerak

Tetap aktif bergerak juga dapat membantu Anda mengurangi stres, maka tak ada salahnya untuk rutin berolahraga selama harus kerja di rumah. Anda tidak harus melakukan aktivitas fisik yang berat dan tidak perlu pergi ke pusat olahraga seperti gym atau lapangan indoor untuk berolahraga.

Anda bisa berolahraga meski berada di rumah. Lagipula, ada banyak video panduan olahraga yang bisa Anda ikuti di Internet, seperti video aerobik, video HIIT, Yoga, dan Pilates. Dengan begitu, Anda tetap bisa berolahraga meski hanya di rumah. Jika Anda memiliki halaman rumah, berolahraga di halaman juga bisa menjadi pilihan.

4. Hindari mengisolasi diri

Bekerja di rumah dan tidak bertemu dengan rekan kerja bukan berarti membuat Anda tidak boleh berkomunikasi dengan mereka. Tetaplah rutin untuk berinteraksi dengan teman, rekan kerja, atau siapapun melalui media sosial, grup chat, video call, atau bahkan melalui telepon.

Anda juga bisa terus berinteraksi dengan anggota keluarga di rumah dan melakukan aktivitas bersama. Hal yang terpenting, jangan mengisolasi diri secara sosial karena sebagai makhluk sosial Anda juga perlu berinteraksi dengan orang lain. Hal ini juga bisa membantu Anda mengurangi stres selama Anda kerja di rumah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenali Tanda-tanda Overthinking, Serta Alasan Anda Perlu Menghindarinya

Tidak hanya bikin stres, berbagai dampak kesehatan ini ternyata juga bisa disebabkan oleh overthinking. Simak selengkapnya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 2 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Tourette Syndrome, Gangguan Saraf yang Membuat Anak Tidak Bisa Mengendalikan Gerakan

Tourette syndrome adalah kelainan bawaan sejak bayi lahir. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, dan pengobatannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gangguan Saraf pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 22 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Sederet Cara Melancarkan Jadwal Haid Agar Kembali Teratur

Haid yang tidak teratur dapat membuat rencana liburan dan program hamil sulit terwujud. Berikut cara melancarkan haid yang bisa Anda coba.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Menstruasi 21 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Mengenal Gangguan Psikosomatis, Saat Pikiran Memengaruhi Kesehatan Tubuh

Istilah gangguan psikosomatis mungkin awam bagi Anda. Akan tetapi, banyak yang mungkin mengalaminya. Yuk, cari tahu selengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 19 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
brain fog banyak pikiran di kantor

4 Cara Ampuh Kembalikan Konsentrasi Akibat Kewalahan Kerja

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Post Traumatic Stress Disorder (PTSD)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 14 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
menghilangkan stres dan sakit kepala

6 Trik Jitu Menghilangkan Sakit Kepala Akibat Stres

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit