Terbukti, Pasangan yang Tinggal Dengan Mertua Cenderung Punya Anak Sedikit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah saat ini Anda tinggal serumah dengan ibu mertua Anda? Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Royal Society Open Science rupanya menunjukkan bahwa tinggal serumah dengan ibu dari suami Anda (mertua) bisa berdampak pada jumlah anak yang dimiliki pasangan suami istri (pasutri). Bagaimana bisa keduanya saling berpengaruh? Cari tahu jawabannya di bawah ini. 

Apakah tinggal dengan ibu mertua memengaruhi kesuburan menantu perempuan?

Sebenarnya baru ada satu penelitian yang dilakukan oleh Susanne Huber, Patricia Zahourek, dan Martin Fieder dari Departemen Antropologi, University of Vienna di Austria.

Para peneliti mempelajari apa dampaknya jika seorang istri tinggal serumah bersama dengan ibunya sendiri atau dengan ibu pasangannya. Untuk memperjelas pengaruh kehadiran ibu dan ibu mertua terhadap jumlah anak yang dimiliki pasutri, Fieder dan rekan-rekannya memantau catatan medis lebih dari 2,5 juta wanita usia subur dari 14 negara di seluruh dunia. Data ini dihimpun dari sensus IPUMS-International.

Dalam analisisnya, para peneliti mempertimbangkan berbagai variabel. Termasuk jumlah anak yang telah dilahirkan istri, usia istri, perkiraan periode reproduksi istri, serta apakah ibu kandung atau ibu mertua mereka ikut campur dalam kehidupan rumah tangga para pasutri yang diteliti. 

Lalu bagaimana hasilnya?

Para periset menemukan bahwa pada sebagian besar kasus, pasutri tidak memilih untuk tinggal dengan ibu kandung maupun ibu mertua mereka.

Kecuali wanita-wanita di Iran, mayoritas perempuan yang sudah menikah tinggal hanya dengan pasangan mereka saja tanpa membawa anggota keluarga lainnya. Di luar itu, pada 13 negara lain termasuk Pakistan, Zambia, Romania, Brasil, dan Amerika Serikat (AS), masih ada cukup banyak wanita yang tinggal bersama dengan ibu mertua mereka. 

Dalam negara-negara tersebut, penelitian ini menemukan bahwa wanita yang tinggal bersama dengan ibu kandung atau ibu mertuanya memiliki anak yang jumlahnya lebih sedikit daripada wanita yang tinggal hanya berdua dengan suaminya. Selain itu, para ilmuwan menemukan bahwa di kebanyakan negara, jumlah anak perempuan yang lahir lebih sedikit pada istri yang tinggal dengan ibunya sendiri dibandingkan dengan ibu mertuanya. Maksudnya, istri yang tinggal dengan ibunya lebih banyak melahirkan anak laki-laki. Sedangkan istri yang tinggal dengan ibu dari suaminya lebih banyak melahirkan anak perempuan

Kenapa bisa begitu?

Meskipun penelitian ini hanya menemukan suatu kecenderungan semata dan tidak bisa menjelaskan secara pasti hubungan sebab-akibatnya, Fieder dan rekannya menemukan beberapa kemungkinan yang dapat menjelaskan alasan mengapa tinggal dengan ibu mertua atau ibu sendiri berpengaruh pada jumlah anak dalam keluarga.

Dalam beberapa keluarga, kehadiran mertua bisa menjadi beban finansial tersendiri. Meskipun mertua bisa sangat membantu pasutri dalam mengasuh anak, tak bisa dipungkiri bahwa pasutri juga perlu menyediakan berbagai kebutuhan orangtuanya. Karena itu, beban pasutri jadi dobel, yaitu mengurus anak dan orangtua mereka. Akibatnya, pasutri mungkin memilih untuk tidak punya anak banyak-banyak. Inilah alasan yang paling diyakini oleh para peneliti.

Tenang, tinggal dengan ibu mertua belum tentu memengaruhi kesuburan istri

Jangan khawatir bila Anda dan pasangan berencana untuk punya anak banyak, tetapi saat ini tinggal bersama mertua. Pasalnya, baru ada satu penelitian saja yang menyoroti fenomena ini. Penelitian tersebut pun belum menemukan penyebab pasti mengapa istri yang tinggal dengan ibunya atau ibu suaminya punya anak lebih sedikit.

Selain itu, dugaan terkuat dari peneliti lebih mengarah pada alasan sosial-ekonomi, bukan penyebab biologis. Maka, tidak perlu khawatir Anda jadi tidak subur atau susah hamil kalau harus tinggal bersama dengan ibu Anda atau ibu mertua.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ciri-Ciri Hamil dari yang Paling Sering Muncul Sampai Tak Terduga

Telat haid dan mual-mual adalah tanda-tanda hamil yang paling umum. Namun, tahukah Anda, mimisan dan sakit kepala juga termasuk ciri-ciri hamil muda?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

10 Makanan Penyubur Sperma agar Pasangan Cepat Hamil

Penelitian membuktikan, bahkan pria berumur 80 tahun pun masih mungkin memiliki kualitas sperma yang baik jika mengonsumis makanan penyubur sperma berikut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Test Pack?

Meski Anda mungkin sudah hamil dua hari setelah berhubungan seks, beberapa test pack pengecek kehamilan mungkin belum bisa langsung mendeteksinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Aborsi boleh saja dilakukan apabila ada indikasi medis. Apa saja pilihan cara menggugurkan kandungan yang aman? Simak selengkapnya di halaman ini. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

salah menggunakan test pack

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Memakai Test Pack

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
bercak darah tanda hamil atau menstruasi

Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
program dan cara cepat hamil

7 Cara Cepat Hamil yang Perlu Dilakukan Anda dan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
garis hitam di perut linea nigra

Kenali Linea Nigra, Garis Hitam “Khas” di Perut Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit