Alasan Kuat untuk Keluar dan Move On dari Rumitnya Cinta Segitiga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14 Juli 2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Semua masalah yang berhubungan dengan cinta memang tidak mudah untuk diselesaikan. Mencintai satu orang saja sudah cukup rumit, apalagi jika Anda juga mencintai atau justru dicintai dua orang sekaligus di waktu yang sama? Rumitnya cinta segitiga tidak ayal bikin kepala nyut-nyutan dan hati senat-senut. Ada tidak, ya, cara move on dari cinta segitiga?

Anda tidak harus memilih salah satu

Cinta segitiga kadang membuat Anda menyukai dua orang berbeda, atau justru Andalah yang menjadi “bintang utama” di hati dua orang berbeda. Cinta juga bisa dikatakan segitiga apabila kasih sayang Anda tidak berbalas karena pujaan hati Anda justru menyukai orang lain.

Mungkin cara paling mudah untuk keluar dar rumitnya cinta segitiga ini adalah memilih satu yang paling Anda cintai atau merasa paling nyaman.

Akan tetapi jika Anda sudah kelewat gerah dengan segala problematika tersebut, tidak apa untuk tidak memilih siapa-siapa. Anda boleh dan sangat berhak melepaskan diri dari keduanya.

Kenapa harus move on dari cinta segitiga?

Bentuk menyayangi diri sendiri

Mana pun bentuk cinta segitiga yang sedang Anda alami, salah langkah bisa bikin masalah tambah rumit. Apalagi cinta segitiga biasanya terjadi di lingkungan pertemanan atau persahabatan.

Maka untuk menghindari potensi konflik di antara orang-orang terdekat Anda, menyerah dan move on mungkin jadi solusi paling baik untuk saat ini.

Move on dari cinta segitiga tanpa memilih siapa pun merupakan sebuah cara untuk mencintai diri Anda sendiri. Akan lebih baik untuk memprioritaskan kebahagiaan diri Anda sendiri sebelum berusaha keras mencintai dan membahagiakan orang lain. 

Mengutamakan kestabilan emosi dan psikis Anda dengan keluar dari rumitnya cinta segitiga dirasa cukup adil untuk semua pihak. Anda juga akan menyelamatkan diri sendiri dari perasaan bersalah karena tidak memilih salah satu di antara keduanya.

Agar tidak menyakiti siapa pun

Kemungkinan terburuknya Anda mungkin dicap sebagai orang jahat oleh pihak yang merasa dicampakkan. Akan tetapi, sampai kapan Anda ingin berpusing-pusing untuk menentukan pilihan? 

Sejatinya, risiko untuk menuai konflik akan lebih kecil jika sejak awal Anda sudah mengemukakan tujuan untuk move on semata demi mempertahankan hubungan pertemanan.

Terlebih apabila semua pihak yang terlibat sudah lebih dulu saling dekat atau kenal satu sama lain.

Agar tidak memberi ruang untuk selingkuh

Dikelilingi dua insan yang membanjiri Anda dengan cinta tulus memang membuat sehari-hari terasa indah. 

Setelah Anda akhirnya memilih salah satu, tidak dapat disangkal akan tetap ada peluang untuk memulai perselingkuhan. Apalagi jika keputusan Anda memilih berdasarkan paksaan, atau tidak dipikir matang-matang.

Niat untuk menyelingkuhi pasangan saat ini dengan orang lan yang dulu juga menyukai Anda akan timbul jika Anda menyesali keputusan tersebut. Selingkuh karena Anda tidak mau kehilangan keduanya sangatlah mungkin terjadi ke depannya.

Begitu pula jika Andalah yang di posisi mencintai dua orang sekaligus. Niat untuk berselingkuh atau diselingkuhi mungkin akan sulit dihindari.

Setidaknya, melepaskan keduanya menjadi cara move on dari cinta segitiga yang lebih baik daripada tidak ikhlas menjaga hati dan terbebani oleh dua harapan di waktu yang sama. 

Lalu, bagaimana cara move on dari cinta segitiga?

1. Cari tahu perasaan Anda sebenarnya

Sebelum terburu-buru move on dan akhirnya menyesal, coba refleksi diri sendiri dulu.

Yakinkan diri sendiri bahwa entah memilih salah satu atau tidak memilih sama sekali merupakan langkah yang terbaik untuk Anda. 

Kadang, ngobrol dengan diri sendiri dapat menuntun Anda pada keputusan dan cinta sejati yang tepat. 

2. Jelaskan pada keduanya bahwa Anda tidak bisa memilih

Setelah dirasa tidak ada kebaikan atau manfaat dari memilih salah satu, maka lepaskan keduanya. Hal ini memang berat untuk kedua orang tersebut. Akan tetapi ini cukup bisa diterima apabila tujuan Anda adalah tidak mau menyakiti keduanya.

Jelaskanlah baik-baik duduk perkaranya langsung pada dua orang tersebut. Jelaskan juga kenapa Anda tidak mau atau tidak bisa memilih. Anda juga harus mengatakannya dengan tegas.

Apabila kedua orang itu saling mengenal dan Anda berani mempertemukannya di waktu bersamaan, katakan keputusan Anda tersebut di depan keduanya.

3. Memilih orang baru 

Agar bisa cepat move on dari cinta segitiga, Anda sebaiknya mulai membuka lembaran baru dengan orang lain. Memilih dan menjalin hubungan dengan orang lain bisa menjadi ‘deklarasi’ yang cukup meyakinkan bahwa Anda benar tidak memilih keduanya.

Dengan cara ini Anda juga bisa fokus pada kehidupan selanjutnya yang lebih pasti. Namun, pastikan apa pun pilihan Anda tidak menyakiti semua pihak yang terlibat di situ. Baik dua orang yang ada di dalam cinta segitiga, maupun si orang baru. Jangan malah jadikan orang baru tersebut hanya sebagai pelampiasan sementara.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Psst, Kaum Adam Wajib Tahu 15 Titik Rangsang Wanita Ini!

Bukan hanya satu bagian tubuh perempuan yang sangat peka bila disentuh lelaki. Nyatanya, wanita punya 15 titik rangsang, lho! Apa saja, ya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Tips Seks 18 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Mana yang Paling Ampuh di Antara Obat Kuat Viagra, Cialis, atau Levitra?

Obat kuat untuk mengatasi impotensi tidak hanya Viagra saja, ada juga Cialis dan Levitra. Tapi, manakah yang paling efektif?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 17 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Disunat Atau Tidak, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Sunat tak bisa dipisahkan dari tradisi budaya dan agama. Bagaimana dari sisi medis? Lebih sehat disunat atau tidak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 17 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Pasangan Suka Marah-Marah dan Emosian? Mungkin 4 Hal Ini Penyebabnya

Punya pasangan yang suka marah-marah tentu bikin hati jadi jengkel. Eits, jangan balik emosi dulu, ya. Psstt.. cari tahu dulu penyebab pasangan marah disini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 17 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

luka di vagina

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
pasangan selingkuh

3 Tips Mempertahankan Hubungan Setelah Pasangan Selingkuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 21 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
kekerasan emosional

8 Tanda Anda Mengalami Kekerasan Emosional Dalam Hubungan Asmara

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
ngantuk sehabis seks

Kenapa Selalu Ngantuk Sehabis Seks?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit