backup og meta

7 Ciri-Ciri Suami Selingkuh, Termasuk Punya IQ Rendah?

7 Ciri-Ciri Suami Selingkuh, Termasuk Punya IQ Rendah?

Suami yang suka selingkuh sering kali dianggap punya IQ yang rendah. Mereka menunjukkan kebodohannya ini dengan bersikap tidak setia terhadap pasangan.

Namun, apakah ada hubungan kesetiaan dengan IQ rendah? Apa saja ciri-ciri suami selingkuh? Mari ketahui selengkapnya dalam pembahasan berikut.

Kenapa suami selingkuh cenderung punya IQ rendah?

Dorongan dopamin dan adrenalin saat terlibat dalam perilaku tidak etis, seperti perselingkuhan, dapat meningkatkan kesenangan pada diri seseorang. 

Faktor genetika dan kimia otak juga memiliki pengaruh penting terhadap perilaku ini. Kemudian, mengapa pacar atau suami yang suka selingkuh cenderung ber-IQ rendah?

Salah satu teori untuk menjawab pertanyaan ini dikemukakan dalam sebuah artikel yang dimuat dalam Social Psychology Quarterly (2010).

Satoshi Kanazawa, psikolog dari London School of Economics and Political Science, menyebut bahwa pria dengan IQ tinggi cenderung menghargai eksklusivitas seksual.

Mereka lebih mungkin menjalani hubungan monogami alias hanya dengan satu pasangan.

Sementara itu, pria dengan IQ rendah mungkin tidak mampu menilai konsekuensi dari tindakan mereka, lebih impulsif, dan kurang memperhatikan eksklusivitas dalam hubungan.

Namun, tidak semua suami yang selingkuh punya IQ rendah. Faktor psikologis, misalnya trauma masa kecil atau dari hubungan sebelumnya, juga bisa memicu perilaku ini. 

Hal ini menunjukkan bahwa selingkuh tidak selalu terkait dengan tingkat kecerdasan intelektual (IQ) saja, tetapi juga dengan aspek psikologis yang lebih mendalam.

Ciri-ciri suami selingkuh yang perlu diperhatikan

selingkuh hati

Artikel lain yang diterbitkan oleh Archives of Sexual Behavior (2017) menyebutkan bahwa sekali berselingkuh, seseorang selamanya akan melakukan perilaku serupa.

Apabila suami pernah selingkuh sebelumnya, baik itu saat pacaran atau setelah menikah, ada kemungkinan ia mengulanginya pada kemudian hari.

Supaya Anda lebih waspada, berikut ini beberapa ciri suami selingkuh yang dapat diperhatikan.

1. Sikap tiba-tiba berubah

Pasangan yang sedang berselingkuh mungkin lebih mudah marah dan bersikap defensif. Atau sebaliknya, ia bisa tiba-tiba sangat perhatian dan memberi hadiah tanpa alasan jelas. 

Perubahan sikap yang ekstrem ini dapat menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang ia sembunyikan.

2. Bermain handphone berlebihan

Suami Anda chatting-an berlebihan, sembunyi-sembunyi saat melakukan panggilan telepon, atau langsung mematikan panggilan saat Anda mendekat?

Hal ini mungkin dapat menjadi tanda bahwa suami sedang terlibat dalam perselingkuhan.

3. Rutinitas harian berubah

Salah satu ciri pasangan selingkuh yaitu tiba-tiba memiliki rutinitas yang berbeda dari biasanya.

Ia mungkin menghabiskan waktu lebih lama di kantor dan pulang larut malam. Suami juga bisa melakukan perjalanan dinas mendadak tanpa alasan yang jelas.

4. Lebih memperhatikan penampilan

Potongan rambut baru, olahraga lebih sering, atau minat untuk melakukan perawatan diri bisa menjadi tanda adanya “seseorang” yang baru dalam kehidupan pasangan.

5. Kontak emosional berkurang

Salah satu tanda pasangan selingkuh hati adalah kurangnya kontak emosional. Maksudnya, ia lebih tertutup serta tidak lagi mau berbagi pikiran dan perasaan dengan diri Anda.

6. Minat berhubungan intim yang berubah

Kehidupan intim pasangan suami-istri yang berubah bisa menandakan adanya perselingkuhan. Suami mungkin mengalami penurunan minat untuk berhubungan dengan Anda. 

Ataupun sebaliknya, dorongan ia untuk melakukan hal ini dapat saja tiba-tiba meningkat drastis untuk menutupi perilaku buruknya tersebut.

7. Pengeluaran yang tidak bisa dijelaskan

Perselingkuhan yang suami lakukan juga bisa ditandai dengan adanya pengeluaran uang yang tidak jelas, seperti tanda terima dari restoran atau hotel yang tidak pernah Anda datangi bersama.

Saat mendapati ciri-ciri suami selingkuh, penting untuk tidak langsung berasumsi dan menuduh tanpa bukti yang jelas.

Pendekatan terbaik ialah dengan berbicara secara terbuka dengan pasangan. Mintalah bantuan dari profesional, seperti konselor pernikahan, bila diperlukan.

Ingat, komunikasi dan kepercayaan adalah kunci dalam menjaga keutuhan rumah tangga Anda.

Kesimpulan

  • Pria dengan IQ rendah umumnya impulsif dan kurang menghargai eksklusivitas seksual sehingga lebih mungkin untuk selingkuh.
  • Tidak semua pria yang berselingkuh punya IQ rendah. Faktor psikologis, seperti trauma masa kecil atau karena hubungan sebelumnya, juga dapat berperan.
  • Beberapa ciri suami selingkuh yakni perubahan sikap dan rutinitas, penampilan lebih baik dari biasanya, kontak intim berkurang, dan pengeluaran yang tidak wajar.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Dodgson, L. (2017). Science shows intelligent people are less likely to want to cheat on their partners — but it’s not that simple. Business Insider. Retrieved July 2, 2024, from https://www.businessinsider.com/intelligence-and-cheating-2017-10

Chugh, S., & Szekely, G. (2024). What is emotional cheating? How to recover. The Couples Center. Retrieved July 2, 2024, from https://www.thecouplescenter.org/what-is-emotional-cheating-how-to-recover/

Weiss, R., & Ma, L. (2018). 10 signs your spouse is cheating. Psychology Today. Retrieved July 2, 2024, from https://www.psychologytoday.com/us/blog/love-and-sex-in-the-digital-age/201812/10-signs-your-spouse-is-cheating

5 signs you may need marriage counseling. (2023). Cleveland Clinic. Retrieved July 2, 2024, from https://health.clevelandclinic.org/marriage-counseling

Knopp, K., Scott, S., Ritchie, L., Rhoades, G. K., Markman, H. J., & Stanley, S. M. (2017). Once a Cheater, Always a Cheater? Serial Infidelity Across Subsequent Relationships. Archives of sexual behavior, 46(8), 2301–2311. https://doi.org/10.1007/s10508-017-1018-1

Kanazawa, S. (2010). Why liberals and atheists are more intelligent. Social Psychology Quarterly, 73(1), 33-57. https://doi.org/10.1177/0190272510361602

Versi Terbaru

22/07/2024

Ditulis oleh Satria Aji Purwoko

Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

Diperbarui oleh: Edria


Artikel Terkait

Apakah Ada Cara Aman Berhubungan Intim Bersama PSK?

4 Alasan Psikologis Perasaan Cinta yang Tiba-Tiba Hilang


Ditinjau secara medis oleh

dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 22/07/2024

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan