Merasa Tidak Dicintai Oleh Pasangan? 5 Cara Ini Mampu Pulihkan Perasaan Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21 April 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Semakin lama usia pernikahan Anda dan pasangan, semakin banyak pula rintangan yang menghadang. Tidak peduli seberapa banyak hal yang sudah dilakukan bersama, Anda mungkin pernah merasa tidak dicintai oleh pasangan. Entah karena sama-sama terlalu sibuk, hingga akhirnya waktu yang Anda miliki bersama pasangan tidak lagi berkualitas. Hal ini yang kemudian membuat Anda merasa terabaikan dan tidak dicintai oleh pasangan. Meski sebenarnya, Anda tahu bahwa pasangan masih tetap seperti dulu. Lantas, bagaimana mengatasi perasaan yang mengganjal ini?

Berbagai cara agar berdamai dengan perasaan tidak dicintai oleh pasangan

1. Menyerah bukan cara terbaik

Wajar bila timbul rasa sedih, marah, atau kecewa saat pasangan tak lagi perhatian dengan Anda. Namun ketimbang langsung menyerah pada keadaan, Anda perlu tahu dulu mengapa Anda merasa tidak dicintai oleh pasangan. Tanyakan pada diri Anda sendiri, apakah Anda memang sedang tidak dicintai atau hanya merasa tidak dicintai oleh pasangan.

Terkadang perasaan ini muncul akibat Anda dan pasangan sudah terlampau lama sibuk dengan urusan masing-masing dan tak lagi punya waktu untuk berdua saja. Jadi, sebaiknya perbaiki cara komunikasi Anda dengan pasangan, rancang jadwal untuk menghabiskan waktu yang berkualitas dengannya.

Ingat, kunci dari pernikahan yang sehat adalah komunikasi yang baik. Jadi, ketimbang balas dendam dengan balik tidak mencintai pasangan, lebih baik mintalah bantuan orang terdekat atau pihak keluarga untuk membantu menyelesaikan masalah.

Pasalnya, bisa jadi ini hanyalah sebatas salah paham dan perasaan Anda saja karena membanding-bandingkan kehidupan asmara Anda dengan orang lain.

2.  Tetap setia pada pasangan

Mungkin Anda merasa terabaikan dan tidak dicintai, tapi jangan jadikan hal ini alasan untuk mencari pelarian lain yang justru akan membuat kehidupan rumah tangga semakin tak harmonis.

Tetaplah setia dan diskusikan secara perlahan dengan pasangan Anda. Buatlah pasangan Anda tahu bahwa Anda ingin kehidupan rumah tangga berjalan seperti sedia kala. Dengan begitu, pasangan Anda akan kian melunak dan perlahan berbalik memahami perasaan Anda.

3. Tunjukkan perhatian

Perubahan apapun yang terjadi dalam rumah tangga pastinya akan dirasakan oleh siapapun yang ada di dalamnya, termasuk anak-anak Anda. Ya, anak-anak dapat merasakan ketika ada sesuatu yang janggal dalam hubungan ayah dan ibunya.

Anak-anak memiliki intuisi yang lebih peka daripada orang dewasa. Ini sebabnya, mereka bisa merasakan ketika hubungan ayah dan ibunya merenggang. Oleh karena itu, terus tunjukkan perhatian Anda pada pasangan seperti biasanya, terlebih di depan anak-anak.

Dengan demikian, secara tidak langsung Anda mengajarkan kepada anak-anak Anda bahwa salah satu bentuk cinta adalah perhatian yang terus mengalir, tidak peduli seberapa besar masalah yang sedang dihadapi.

4. Konsultasi dengan konselor pernikahan

kebiasaan yang merusak pernikahan

Berusahalah untuk tetap tenang dan seperti biasa jika di depan anak-anak. Meskipun memang Anda sedang kecewa pada pasangan, tapi kondisi ini akan berdampak buruk bagi perkembangan anak-anak. Bahkan beberapa anak akan menunjukkan tanda-tanda kecemasan, stres, depresi, hingga penurunan prestasi akademik karena ikut terbawa suasana kurang baik di rumah.

Hal ini tentu bukan masalah sepele, sebab perasaan Anda ini sudah memengaruhi orang-orang di sekitar Anda. Mau tidak mau, Anda dan pasangan harus kembali bekerja sama untuk mempertahankan pernikahan demi anak-anak. Sebab, runtuhnya pernikahan justru lebih menyakitkan bagi anak-anak ketimbang pada sisi istri maupun suami.

Oleh karena itu, cobalah untuk pergi ke konselor pernikahan untuk mendiskusikan masalah Anda dan pasangan. Anda berdua bisa saling mengutarakan penyebab dan keinginan masing-masing dalam rumah tangga.

Berikan ruang pada pasangan Anda untuk ikut berbicara dan menanggapi. Ini diharapkan dapat menyelamatkan rumah tangga Anda dari ancaman perpisahan.

5. Ingat, tidak semua orang punya prioritas yang sama

Setiap orang tentu memiliki deretan prioritas yang berbeda dalam hidupnya, bahkan suami-istri pun bisa memiliki daftar yang berbeda. Misalnya saja, pasangan lebih mementingkan pekerjaan, sebaliknya Anda lebih suka menghabiskan waktu dengan keluarga.

Tentu hal-hal dasar seperti ini harus dibicarakan berdua dari awal pernikahan. Pasalnya, hal ini akan memengaruhi hidup Anda dan pasangan. Bicarakan dengannya dan sepakati apa saja hal yang harus diprioritaskan berdua.

Bila Anda dan pasangan sudah memiliki daftar prioritas yang sama, maka hubungan pernikahan akan lebih mudah dijalani. Dengan begitu rasa terabaikan dan tidak dicintai pasangan juga bisa memudar seiiring berjalannya waktu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Tanda Anda Mengalami Kekerasan Emosional Dalam Hubungan Asmara

Efek kekerasan emosional dalam hubungan tak kalah sadis dibandingkan dengan kekerasan fisik. Apa saja tanda kekerasan emosional yang harus diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 19 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Selalu Ngantuk Sehabis Seks?

Kenapa selalu ngantuk sehabis seks? Ternyata bukan ego dan rasa malas penyebabnya. Yuk simak lengkap artikel berikut tentang ngantuk sehabis seks.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Seksual, Tips Seks 19 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Psst, Kaum Adam Wajib Tahu 15 Titik Rangsang Wanita Ini!

Bukan hanya satu bagian tubuh perempuan yang sangat peka bila disentuh lelaki. Nyatanya, wanita punya 15 titik rangsang, lho! Apa saja, ya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Tips Seks 18 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Lama Tidak Berhubungan Intim, Apa Saja Efeknya Bagi Tubuh?

Bagi beberapa pasangan yang karena satu dan lain hal sudah lama tidak berhubungan intim, ketahui apa saja efeknya bagi tubuh dalam penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Seksual, Tips Seks 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

luka di vagina

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
merangsang payudara

Bisakah Wanita Orgasme Hanya dengan Merangsang Payudara?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
pasangan selingkuh

3 Tips Mempertahankan Hubungan Setelah Pasangan Selingkuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 21 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit