Baru Putus dari Mantan, Bolehkah Langsung Punya Pacar Lagi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 31 Maret 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Putus memang menyesakkan hati. Namun, bagi sebagian orang, menjalani hari-hari untuk kembali sendiri mungkin akan lebih menyiksa. Untuk itu, terkadang pilihan untuk mencari pacar baru kerap melintas di dalam pikiran sebagai solusi. Namun sebenarnya, bolehkah langsung memulai hubungan kembali saat baru saja putus cinta?

Bolehkah langsung cari pacar baru setelah putus cinta?

Sebenarnya tidak ada yang melarang Anda untuk langsung punya pacar lagi setelah putus. Namun pertanyaannya, apa tujuan Anda melakukan hal tersebut? Sebagai pelampiasan rasa sepi saja atau memang karena siap memulai hubungan kembali? Hal inilah yang kemudian perlu Anda tanyakan ke dalam diri.

Chamin Ajjan, seorang terapis seks asal Amerika Serikat, menyatakan bahwa berpacaran dengan tujuan untuk menemukan pasangan baru tanpa terlebih dahulu menyelesaikan perasaan yang lalu menunjukkan sisi egois dalam diri.

Hal ini disebabkan saat Anda memutuskan memiliki pacar lagi, namun perasaan Anda belum selesai, Anda membuat pasangan baru Anda menjadi korban tanpa diketahuinya.

Ketika baru putus cinta bukan tidak mungkin semua kenangan tentang mantan kekasih masih sangat melekat di dalam hati. Jika memang itu yang terjadi, mengapa Anda mencari pacar baru? Apa tujuannya Anda punya pacar lagi? Jangan korbankan orang lain jika tujuannya hanya sekadar untuk mengisi kekosongan hati setelah putus dengan mantan.

Jika Anda masih merasa sakit hati, masih terobsesi dengan mantan, atau bingung apa yang salah di dalam diri hingga bisa putus, tandanya Anda belum siap memulai hubungan yang baru.

Anda butuh waktu untuk pulih dari hubungan masa lalu. Biasanya, lama atau tidaknya bergantung pada banyak faktor, mulai dari keseriusan hubungan hingga penyebab putus itu sendiri. Untuk itu, sebaiknya jangan langsung memacari seseorang saat baru putus cinta.

Berikan jeda sebelum memulai hubungan baru

Daripada sibuk mencari pacar baru, lebih baik berikan diri Anda waktu untuk berpikir dan instrospeksi diri. Menurut Dr. Paulette Sherman, seorang psikolog di New York, menyatakan bahwa hal yang perlu dilakukan saat baru putus cinta adalah introspeksi diri dengan belajar dari masa lalu.

Anda perlu mencari tahu, kira-kira apa yang salah dari dalam diri Anda dan hubungan Anda kemarin. Selanjutnya, jadikan hal ini sebagai pelajaran untuk kemudian Anda pakai sebagai bekal di hubungan yang baru.

Menangislah jika ingin meluapkan kesedihan. Nikmati prosesnya karena dalam fase ini Anda akan menemukan banyak sekali pelajaran penting yang bisa diambil dan diperbaiki untuk ke depannya.

Setelah sadar bahwa semua perasaan dengan mantan telah benar-benar selesai, barulah Anda bisa mulai mencari penggantinya. Dengan begitu hubungan yang nantinya akan dijalani dengan orang baru tak sekadar pelampiasan semata. Namun, Anda memang ingin dan sudah siap untuk memulainya kembali.

Ingat, jangan terburu-buru untuk memulai hubungan saat baru putus cinta jika memang belum pulih sepenuhnya. Sebab, Anda hanya akan menambah pikiran dan masalah ke hubungan yang baru jika belum diselesaikan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Alasan Psikologis Cinta Bisa Memudar

Putus cinta bukanlah kalimat yang mudah diterima begitu saja. Cari tahu kenapa cinta Anda atau pasangan bisa hilang dan memudar meski sudah berjalan lama.

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Luapan Rasa Sedih Setelah Patah Hati Yang Normal?

Sedih akibat patah hati bisa bikin depresi jika terus dipendam. Bahkan tidak jarang depresi karena patah hati berujung pada bunuh diri. Kenali gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Mental, Gangguan Mood 20 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Sulit Mempertahankan Hubungan Asmara karena Memiliki Trauma Masa Kecil?

Pacar terlalu posesif dan cemburuan? Bisa jadi kelakuannya itu merupakan cerminan dari efek trauma masa lalu. Lho, apa hubungannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 3 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengapa Putus Cinta Bikin Tidak Nafsu Makan?

Putus cinta pasti bikin galau. Nah, disadari atau tidak, kita juga jadi tidak nafsu makan. Kenapa patah hati bikin tidak nafsu makan? Apa ini normal?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 15 Juli 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hubungan tak direstui

Lakukan 5 Hal Ini Saat Cinta Anda Tak Direstui Orangtua

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi patah hati

Telah Jalin Hubungan Bertahun-tahun Tetapi Masih Bisa Putus, Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
hubungan tidak langgeng

4 Tanda Hubungan Asmara Tidak Langgeng dan Mungkin Segera Berakhir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
break pacaran

Break Pacaran Ternyata Bermanfaat, Asal Anda Mengikuti 3 Syarat Ini

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 4 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit