4 Masalah Kesehatan yang Kerap Muncul Akibat Putus Cinta

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Putus cinta tak hanya membuat dunia terasa seperti runtuh. Hal ini ternyata juga bisa berefek negatif pada kondisi kesehatan baik fisik maupun kejiwaan. Terlebih jika Anda memiliki kesedihan yang terlampau dalam pasca putus cinta. Lantas, masalah kesehatan apa saja yang bisa muncul setelah putus cinta?

Akibat putus cinta terhadap kesehatan 

Rasa sakit yang ditimbulkan dari patah hati sebenarnya bisa memiliki dampak yang berbeda-beda bagi setiap orang. Berikut berbagai efek putus cinta terhadap kesehatan Anda:

1. Stres

stres saat puasa

Berpisah dengan orang yang Anda sayangi sangat mungkin membuat stres. Jika dibiarkan, stres akan berdampak buruk terhadap kesehatan fisik Anda. 

Stres dapat menaikkan kadar hormon kortisol di dalam tubuh. Dalam beberapa kasus, hormon kortisol yang meningkat ini akan memengaruhi hampir semua organ tubuh Anda, termasuk tekanan darah dan jantung. 

Ketika seseorang merasa stres, jantung berdetak lebih cepat dari biasanya dan tekanan darah pun akan meningkat. Membiarkan kondisi ini terlalu lama tentu memberi beban yang jauh lebih berat pada jantung.

Selain itu, stres akibat putus cinta juga bisa membuat Anda lebih mudah panik dan ketakutan ketika menghadapi sesuatu. 

2. Nyeri dada

Mengatasi kram otot dada

Penelitian dari National Academy of Sciences of The United States of America menemukan fakta menarik seputar aktivitas otak orang yang baru putus cinta.

Ternyata, otak orang yang baru putus cinta punya aktivitas yang sama dengan orang yang sedang merasakan sakit secara fisik. Khususnya, saat orang tersebut melihat foto pasangan yang meninggalkannya.

Kondisi ini kemungkinan bisa muncul saat sistem saraf simpatis dan parasimpatis aktif secara bersamaan. 

Saraf parasimpatis merupakan sistem saraf yang berfungsi untuk mengatur sistem pencernaan dan produksi air liur. Jika saraf ini menyala, detak jantung dan sistem pernapasan Anda akan melambat. 

Di sisi lain, aktifnya sistem saraf simpatis akan mengencangkan otot dan membuat detak jantung Anda semakin kencang.

Jika kedua sistem saraf tersebut bekerja, hal ini tentu dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, salah satunya nyeri dada. 

3. Kenaikan berat badan

Bagi sebagian orang, putus cinta bisa membuat angka timbangan meningkat. Menurut sebuah studi dari Yale University, stres kronis yang dilepaskan oleh hormon kortisol ternyata memang bisa menimbun lemak di perut Anda. 

Namun, penelitian menyebutkan bahwa kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita ketimbang pria. Selain itu, stres juga kerap memicu seseorang untuk makan lebih banyak dari biasanya tanpa terkendali.

Akibatnya, asupan makanan dengan lemak yang tinggi, gula, dan garam pun menjadi tidak terkontrol. Alih-alih mengisi kekosongan Anda, makanan tersebut justru semakin membuat Anda stres dan ingin menambah porsi. 

Walaupun demikian, kondisi ini mungkin berlaku pada sebagian orang saja. Sebagian lainnya justru merasa tidak nafsu makan sehingga berat badan mereka semakin merosot. 

4. Kualitas tidur terganggu

stres akibat tidak bisa tidur

Selain mengalami kenaikan berat badan, akibat dari putus cinta lainnya adalah terganggunya kualitas tidur seseorang.

Misalnya, sebelum tidur Anda terbiasa untuk menceritakan apa yang terjadi hari itu kepada mantan pasangan. Akan tetapi, hal ini tak lagi mungkin dilakukan saat hubungan sudah berakhir.

Akibatnya, Anda merasa ada yang hilang dari rutinitas tidur harian. Hal ini bisa membuat Anda akan kembali teringat mantan yang bisa berujung pada nostalgia dan meningkatkan hormon kortisol. 

Peningkatan hormon kortisol ini bisa membuat tidur Anda menjadi tidak nyenyak. Akibatnya, kualitas tidur Anda pun terganggu.

Bisa jadi Anda baru bisa tidur lewat tengah malam atau mungkin terbangun di tengah malam tanpa sebab yang jelas.

Bersedih setelah putus cinta memang boleh-boleh saja. Namun, jangan biarkan kesedihan ini berlarut-larut terlalu lama.

Ceritakan keluh kesah Anda pada keluarga atau sahabat terdekat. Hal ini bertujuan agar perasaan Anda jauh lebih lega sehingga masalah kesehatan akibat putus cinta tidak sampai muncul.

Sumber Foto: Wall BG

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Terlalu Sering Mengecek Handphone Bisa Bikin Stres

Sering mengecek handphone untuk "kepoin" seseorang? Hati-hati, Anda bisa jadi rentan stres karena hal ini, lho! Kok bisa? Cari tahu di artikel ini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 20 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Mengatasi Stres Dengan Terapi Warna

Bahkan sebelum maraknya tren buku mewarnai untuk orang dewasa, terapi warna sudah lama jadi pilihan pengobatan alternatif. Apa saja manfaatnya?

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 20 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Sedang berada di tempat umum, tiba-tiba keluar air mani? Padahal Anda tidak sedang bergairah atau berpikiran mesum. Nah, ini dia penjelasan dari para ahli.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 17 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Stres saat hamil memang normal. Tetapi jika ibu hamil mengalami stres hingga mengganggu aktivitasnya, dampak stres tersebut bisa memengaruhi janin.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kesehatan mental kehilangan pekerjaan

Bagaimana Luapan Rasa Sedih Setelah Patah Hati Yang Normal?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
bagaimana cara menghilangkan stres

9 Makanan yang Membantu Menghilangkan Stres

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
susah tidur malam meski badan capek

Susah Tidur Malam Meski Tubuh Kelelahan, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
gambar gatal pada kulit

Fakta Seputar Gatal pada Kulit yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit