4 Aturan Penting Pakai Softlens Saat Cuaca Panas Agar Mata Tetap Sehat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi sebagian orang, softlens atau lensa kontak bukan cuma sebagai pengganti kacamata tetapi juga menunjang penampilan. Namun agar tetap aman dan nyaman, ada beberapa aturan perlu diperhatikan saat pakai softlens. Aturan ini penting diterapkan terutama saat cuaca sedang panas-panasnya.

Aturan pakai softlens saat cuaca panas

Saat cuaca panas, paparan sinar matahari cenderung lebih terik dari biasanya. Udara sekitar juga terasa lebih kering. Ini membuat mata cenderung cepat kering dan rentan terhadap kerusakan akibat sinar UV.

Untuk menghindari berbagai masalah yang tak diinginkan, coba terapkan berbagai tips berikut ini:

1. Gunakan softlens dengan perlindungan sinar UV (UV protection)

masa kedaluwarsa softlens

Dilansir dari American Optometric Association, paparan sinar UV berlebih pada mata bisa menyebabkan berbagai masalah. Radiasi UV-A dan UV-B berlebih dalam waktu singkat bisa membuat mata mengalami fotokeratitis.

Kondisi ini biasanya ditandai dengan gejala seperti mata merah, mata terasa berpasir atau mengganjal, hingga sensitivitas terhadap cahaya yang meningkat.

Selain itu, semakin lama mata terpapar radiasi matahari langsung, semakin besar pula risiko Anda terkena katarak atau degenerasi makula di kemudian hari.

Untuk mencegah dan mengurangi bahaya paparan matahari pada mata, ada baiknya memilih produk softlens yang dilengkapi dengan UV protection. Jangan abaikan aturan yang satu ini saat pakai softlens di cuaca panas.

2. Menggunakan kacamata hitam

kacamata hitam

Kacamata hitam termasuk salah satu barang wajib saat cuaca panas. Pasalnya, kacamata hitam terutama yang dilengkapi dengan perlindungan sinar UV mampu memberikan perlindungan yang cukup untuk melindungi mata.

Sayangnya, banyak orang belum menyadari bahwa menggunakan kacamata hitam bukan hanya sekadar gaya-gayaan. Akibatnya, masih banyak orang yang tak menggunakannya meski matahari bersinar dengan sangat terik.

Oleh sebab itu, aturan kedua yang perlu dipatuhi saat pakai softlens di musim panas adalah ditambah dengan kacamata hitam. Kombinasi lensa kontak dan kacamata hitam dengan UV protection memberikan perlindungan ganda yang cukup efektif.

Tak hanya itu, kacamata juga membantu menghalangi mata dari embusan angin yang membuatnya cepat kering. Pasalnya, lensa kontak membutuhkan pelumas yang memadai agar bisa berfungsi dengan baik.

3. Menggunakan softlens sekali pakai

masa kedaluwarsa softlens

Paparan sinar matahari dan angin berlebih membuat mata lebih rentan merah dan iritasi. Selain itu, angin di musim kemarau juga kerap membawa banyak kotoran yang mudah menempel di mata.

Untuk menjaga mata dari iritasi akibat lensa kontak yang kotor karena tidak dibersihkan dengan baik, gunakanlah produk sekali pakai.

Mengganti lensa kontak setiap hari menjadi cara efektif untuk menjaganya tetap bersih dan nyaman dipakai. Untuk itu, ikuti aturan pakai softlens yang satu ini agar mata Anda akan terhindar dari risiko kekeringan kronis dan alergi.

4. Gunakan tetes mata lebih sering

cara pakai obat tetes mata

Dikarenakan musim kemarau membuat mata lebih cepat kering, gunakan tetes mata sesering mungkin. Membasahi lensa kontak sering-sering membantunya tetap terhidrasi sehingga Anda akan merasa tetap nyaman.

Anda bisa membasahi mata dua hingga empat kali sehari saat berkegiatan di luar ruangan. Jangan lupa untuk memilih tetes mata dengan kualitas yang baik sesuai petunjuk ahli agar mata tetap terjaga kesehatannya.

Tidak sulit bukan menerapkan berbagai aturan ini saat pakai softlens? Oleh karenanya, usahakan untuk konsisten melakukannya agar mata tetap sehat dan terhindar dari berbagai masalah yang bisa merusaknya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Porfiria

Porfiria atau porphyria adalah membuat seseorang terlihat pucat pasi dan bertingkah laku bak vampir yang harus menghindari sinar matahari. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kelainan Darah, Penyakit Kelainan Darah Lainnya 15 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Tabir Surya untuk Kulit, Seberapa Penting Menggunakannya?

Cahaya matahari memicu penuaan dini, kulit kusam, hingga kanker kulit. Maka itu, dibutuhkan rangkaian skincare tabir surya. Seberapa penting produk ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

Eksfoliasi, Apakah Aman dan Cocok untuk Semua Tipe Kulit?

Salah satu tren baru dalam dunia kecantikan adalah eksfoliasi. Simak apakah tipe kulit Anda bisa cocok dengan prosedur skincare yang satu ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit

Sinar Matahari Pagi, Siang, dan Sore: Mana yang Paling Sehat?

Saat menjemur bayi yang baru lahir, atau sekadar berjemur meresapi sinar matahari pagi, Anda harus tahu kapan waktu yang terbaik untuk melakukannya.

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Kulit 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cairan softlens tetes mata

Bolehkah Kita Menggunakan Cairan Softlens Sebagai Tetes Mata?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
efek tanning

Melakukan Tanning, Apa Efeknya untuk Kesehatan Kulit?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
cara membaca resep kacamata

Begini Cara Membaca Resep Kacamata dari Dokter dan Optik Anda

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 23 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
softlens lensa kontak

Memahami Jenis Lensa Kontak (Softlens) dan Cara Pemakaiannya yang Tepat

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit