Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Jangan Sampai Parah, Hindari 6 Pantangan Ini Bila Mengalami Floaters

Jangan Sampai Parah, Hindari 6 Pantangan Ini Bila Mengalami Floaters

Apakah Anda melihat bercak-bercak hitam pada pandangan Anda? Jika ya, bisa jadi ini merupakan tanda dari floaters mata. Pada kondisi ini, ada berbagai pantangan yang perlu dihindari penderita floaters agar tidak berkembang menjadi parah.

Memangnya, apa yang akan terjadi jika pantangan ini dilakukan? Apa saja pantangan-pantangan yang dimaksud? Ketahui jawabannya melalui ulasan berikut.

Apakah floaters mata berbahaya?

Penderita floaters umumnya melihat seperti bintik-bintik, benang, garis berlekuk, atau bahkan jaring laba-laba kecil hitam atau abu-abu yang melayang saat Anda menggerakkan mata.

Bintik-bintik hitam ini biasanya akan semakin jelas saat Anda melihat latar belakang yang terang, seperti langit yang biru dan cerah atau dinding putih.

Kondisi ini sering terjadi akibat perubahan normal pada mata seiring pertambahan usia.

Ketika usia bertambah, cairan seperti gel di mata yang bernama vitreous menjadi lebih cair, saling menempel, hingga memberikan bayangan pada retina mata Anda.

Pada kondisi ini, floaters mata yang Anda alami umumnya tak berbahaya dan bahkan sering kali tidak membutuhkan pengobatan apa pun.

Pada kebanyakan kasus, floaters juga bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan, baik itu hilang sepenuhnya atau memang Anda tidak melihatnya.

Meski begitu, melansir National Eye floaters, floaters juga bisa terjadi karena penyakit mata lainnya, seperti:

  • infeksi mata,
  • cedera mata,
  • uveitis (peradangan mata),
  • perdarahan di mata,
  • vitreous detachment atau lepasnya vitreous,
  • robeknya retina.
  • atau ablasi retina.

Pada beberapa kondisi di atas, floaters bisa berkembang menjadi serius hingga menyebabkan hilang penglihatan jika tak segera ditangani.

Pada kondisi ini, pengobatan sangat diperlukan segera untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Berbagai pantangan yang perlu dihindari penderita floaters

Mata kena zat kimia

Meski umumnya tidak berbahaya dan tak membutuhkan pengobatan, penderita floaters tetap perlu berhati-hati dan menghindari berbagai hal yang dapat memperparah kondisi matanya.

Apa saja yang perlu dihindari penderita kondisi ini? Berikut adalah berbagai pantangan penderita floaters yang perlu dihindari.

1. Merokok

Merokok diketahui tidak baik untuk kesehatan mata dan dikaitkan dengan berbagai penyakit pada mata, seperti katarak hingga degenerasi makula.

Bukan cuma itu, merokok juga dapat memperparah floaters yang Anda alami. Pasalnya, bahan-bahan kimia yang terkandung dalam rokok diketahui dapat merusak mata Anda.

2. Minum alkohol berlebihan

Sama seperti rokok, mengonsumsi alkohol secara berlebihan juga perlu dihindari oleh penderita floaters.

Sebab, alkohol yang Anda konsumsi dapat menyebabkan penuaan lebih cepat pada vitreous sehingga dapat memicu floaters semakin parah.

3. Melakukan aktivitas yang menekan bola mata

Bagi Anda yang menderita floaters akibat robeknya retina, cedera mata, atau perdarahan di mata, sebaiknya hindari aktivitas yang menekan bola mata.

Ambil contoh, mengangkat benda berat, batuk secara berlebihan, atau muntah. Aktivitas ini dapat menyebabkan perdarahan mata yang bisa memperparah floaters atau bahkan lepasnya retina.

Selain itu, hindari pula aktivitas atau olahraga intensitas berat yang meningkatkan risiko terjatuh atau cedera dan menekan bola mata, seperti melompat, voli, bisbol, atau sepak bola.

4. Stres

obat herbal tradisional glaukoma

Stres juga merupakan pantangan yang perlu dihindari oleh penderita floaters karena dapat memperburuk kondisinya. Bagaimana bisa?

Saat stres, tubuh Anda mengeluarkan hormon adrenalin yang bisa melebarkan pupil mata. Bila ini terjadi terus menerus, mata Anda bisa tertekan dan menjadi tegang.

Tekanan pada mata inilah yang membuat floaters semakin parah. Biasanya, saat mata tegang, gejala lainnya juga bisa muncul, seperti mata kering atau penglihatan buram.

5. Menyantap makanan olahan dan berlemak

Beberapa makanan diketahui dapat menyebabkan atau memperparah peradangan di tubuh Anda, termasuk mata.

Makanan-makanan ini umumnya, yaitu makanan olahan dan berlemak, seperti gorengan, daging olahan, karbohidrat olahan, serta makanan mengandung pemanis tambahan.

Oleh karena itu, bagi penderita floaters, sebaiknya hindari pantangan yang satu ini. Mengonsumsinya secara berlebihan dapat memperparah floaters Anda.

6. Menatap layar komputer terlalu lama

Jangan biarkan mata Anda menatap layar komputer terlalu lama. Menatap layar komputer, ponsel, atau TV selama berjam-jam bisa membuat mata lelah dan tegang.

Hal tersebut bisa memperparah floaters mata yang tentu bisa mengganggu pandangan Anda. Lebih baik, istirahatkan mata Anda dan pastikan tidur Anda cukup.

Lindungi pula mata Anda dari cahaya menyilaukan dan terang yang bisa membuat bintik-bintik mata semakin terlihat. Misalnya, dengan menggunakan kacamata hitam saat cuaca cerah.

Verifying...

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

8 frequently asked questions about eye floaters. Vision Eye Institute. (2022). Retrieved 23 March 2022, from https://visioneyeinstitute.com.au/eyematters/8-frequently-asked-questions-eye-floaters/

Eye floaters – Symptoms and causes. Mayo Clinic. (2022). Retrieved 23 March 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/eye-floaters/symptoms-causes/syc-20372346

Eye Floaters & Stress | Associated Retina Consultants | Eye Floaters Phoenix. Associated Retina Consultants. (2022). Retrieved 23 March 2022, from https://associatedretinaconsultants.com/can-stress-cause-eye-floaters/

Eye Injury: Symptoms, Treatment, Causes. Cleveland Clinic. (2022). Retrieved 23 March 2022, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16988-eye-injuries

Eyestrain – Symptoms and causes. Mayo Clinic. (2022). Retrieved 23 March 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/eyestrain/symptoms-causes/syc-20372397#:~:text=Eyestrain%20is%20a%20common%20condition,screens%20and%20other%20digital%20devices

Floaters | National Eye Institute. Nei.nih.gov. (2022). Retrieved 23 March 2022, from https://www.nei.nih.gov/learn-about-eye-health/eye-conditions-and-diseases/floaters

Floaters and flashes in the eyes. nhs.uk. (2022). Retrieved 23 March 2022, from https://www.nhs.uk/conditions/floaters-and-flashes-in-the-eyes/

Foods that Cause Inflammation & How to Reduce Inflammation. Uchicagomedicine.org. (2022). Retrieved 23 March 2022, from https://www.uchicagomedicine.org/forefront/gastrointestinal-articles/what-foods-cause-or-reduce-inflammation

How to reduce eye floaters? – Binetter Eye Centre. Binettereyecentre.com.au. (2022). Retrieved 23 March 2022, from https://binettereyecentre.com.au/2019/09/18/how-to-reduce-eye-floaters/#:~:text=Introduce%20healthy%20foods%20in%20your,can%20significantly%20reduce%20eye%20floaters

Keep Your Eyes Healthy | National Eye Institute. Nei.nih.gov. (2022). Retrieved 23 March 2022, from https://www.nei.nih.gov/learn-about-eye-health/healthy-vision/keep-your-eyes-healthy

Perfect Vision? 20 Tips to Keep It That Way. American Academy of Ophthalmology. (2022). Retrieved 23 March 2022, from https://www.aao.org/eye-health/tips-prevention/tips-to-keep-perfect-vision-2020

Retinal detachment – Symptoms and causes. Mayo Clinic. (2022). Retrieved 23 March 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/retinal-detachment/symptoms-causes/syc-20351344

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ihda Fadila Diperbarui Apr 11
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita