home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Ada yang Cokelat, Hijau, Hingga Biru: Kenapa Warna Mata Tiap Orang Bisa Berbeda-beda?

Ada yang Cokelat, Hijau, Hingga Biru: Kenapa Warna Mata Tiap Orang Bisa Berbeda-beda?

Anda mungkin sering memperhatikan ada orang-orang yang bermata biru, ada yang hijau, abu-abu, dan ada juga yang cokelat tua pekat. Bukan karena pakai lensa kontak warna, lho! Warna-warni mata mereka adalah warna mata asli yang dimiliki sejak lahir. Biasanya, mata biru dan hijau dimiliki oleh orang-orang kulit putih alias kaukasian, sementara mata cokelat dan hitam adalah khas orang Asia. Kenapa warna mata setiap orang bisa berbeda, ya?

Apa yang membuat warna mata orang berbeda-beda?

Lingkaran berwarna di tengah mata itu disebut dengan pupil. Warna pupil ditentukan oleh sel-sel pewarna yang disebut melanosit. Terang gelapnya warna kulit dan rambut Anda juga ditentukan oleh sel melanosit tersebut.

Pada mata, sel melanosit berkumpul di depan atau di belakang iris (lihat gambar anatomi mata di bawah). Pupil tepat berada di tengah iris.

Sumber: All About Vision

Sel melanosit itu sendiri terdiri dari dua jenis pigmen, yaitu eumelanin (penghasil warna cokelat) dan pheomelanin (penghasil warna merah). Semakin banyak eumelanin di dalam iris Anda, warna mata Anda akan semakin gelap. Sebanyak 55% manusia di dunia memiliki warna mata cokelat kehitaman. Sebaliknya, semakin banyak pheomelanin di iris Anda, maka warna mata Anda akan semakin terang.

Lalu, kenapa warna mata yang terang ada banyak macamnya?

Mata yang aslinya berwarna terang, misalnya biru, hijau, ungu, hingga abu-abu terjadi karena sel melanosit menumpuk di belakang iris. Cahaya yang diterima iris mata kemudian memantul balik, sehingga memberikan membuat kesan warna biru (atau warna terang lainnya) pada pupil mata. Sementara itu, pupil yang berwarna gelap (cokelat pekat atau hitam) terjadi karena sel melanosit bertumpuk di lapisan terdepan iris, yang menyerap cahaya.

Selain itu, variasi warna mata juga ditentukan oleh berapa banyak pigmen melanin di dalam iris. Mata biru dan hijau, misalnya, memiliki jumlah pigmen yang berbeda. Dilansir dari laman Livestrong, orang-orang yang bermata hijau memiliki lebih sedikit pigmen dibandingkan mata cokelat, namun lebih banyak daripada orang bermata biru. Ada pula bagian iris tertentu yang tidak berpigmen.

Warna hijau adalah warna mata yang paling langka di dunia. Diperkirakan hanya sekitar 2% dari populasi manusia yang memiliki mata berwarna hijau.

Seperti banyak sifat lainnya, jumlah dan jenis pigmen melanin dalam mata Anda dikendalikan oleh genetik turunan orangtua Anda. Berdasarkan penelitian yang dipimpin oleh Manfred Kayser, seorang profesor di bidang forensik molekul asal Erasmus University Medical Centre Rotterdam, sejauh ini ada 11 gen yang berperan menentukan warna kedua mata manusia.

Ada orang yang punya dua warna mata berbeda

Enam dari seribu orang di dunia memiliki sepasang mata yang berbeda warna antara kanan dan kirinya — satu mata biru dan satu mata hijau, misalnya. Kondisi dua warna mata berbeda ini disebut dengan heterochromia.

Heretochromia (sumber: shutterstock)

Heterochromia umumnya adalah kondisi bawaan saat lahir (genetik). Perbedaan warna dua sisi mata tidak memengaruhi ketajaman penglihatan. Meski begitu, kondisi ini juga mungkin menjadi pertanda dari penyakit mata, seperti iritis kronis, uveitis, atau melanoma iris difus, atau akibat dari cedera mata dan penggunaan obat glaukoma tertentu.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Martin Yella Hewings. 2017. Brown, Blue, Green, and Hazel: What isThe Secret Behind Eye Color?. [Online] Tersedia pada: https://www.medicalnewstoday.com/articles/319767.php (Diakses 18 April 2018)

Perkins Sharon. 2017. What Causes Eye Color?. [Online] Tersedia pada: https://www.livestrong.com/article/252038-what-causes-eye-color/ (Diakses 18 April 2018)

Heterochromia: Why Do Some People Have Two Different Colored Eyes? http://www.allaboutvision.com/conditions/heterochromia.htm

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji Diperbarui 11/05/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x