Varikokel

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu varikokel?

Dikutip dari Mayo Clinic, varikokel adalah pembengkakan atau pembesaran pembuluh darah vena dalam buah zakar (skrotum). Kondisinya mirip dengan varises pada kaki.

Perlu diketahui apabila peran dari pembuluh darah vena membawa darah dari sel dan jaringan kembali ke jantung, untuk kemudian ditukar dengan sel darah baru yang beroksigen.

Varikokel dapat terjadi pada salah satu sisi atau kedua sisi buah zakar. Penyakit yang sering juga disebut dengan varises testis ini biasanya terjadi pada sisi kiri.

Kondisi ini dapat menyebabkan buah zakar jadi bengkak juga meregang.

Seberapa umumkah varikokel?

Varikokel sangat sering terjadi pada remaja dan lansia. Namun, kondisi ini juga dapat terjadi saat masa kanak-kanak.

Penyakit ini tidak memengaruhi aktivitas harian namun dapat menyebabkan infertilitas atau masalah kesuburan.

Sekitar 15 dari 100 pria menderita varikokel. Cukup sulit diprediksi apabila 15 orang ini pun juga memiliki masalah kesuburan atau tidak.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala varikokel?

Varikokel tidak memiliki gejala yang langsung bisa dikenali. Laki-laki biasanya tidak menyadari bahwa mereka menderita penyakit ini hingga dokter melakukan pemeriksaan testis.

Kadang, seseorang bisa merasa skrotumnya membesar namun tidak nyeri, testisnya jadi lebih berat sebelah, atau terasa panas.

Varikokel dapat memperlambat pertumbuhan testis di bagian kiri selama masa puber. Lalu, kondisi ini juga menyebabkan testis mengecil akibat tekanan.

Walaupun diklaim tidak memiliki gejala, berikut beberapa hal yang mungkin bisa Anda rasakan, seperti:

  • Tiba-tiba muncul benjolan pada salah satu buah zakar.
  • Skrotum membengkak dan terasa sakit bila ditekan.
  • Garis pembuluh darah di bagian testis membesar.
  • Mengalami nyeri yang timbul-hilang atau berulang.

Lalu, kondisi ini pun kemungkinan menimbulkan rasa sakit, seperti:

  • Ketidaknyamanan dengan sakit yang tajam.
  • Rasa sakit meningkat saat berdiri atau melakukan aktivitas fisik dalam waktu yang lama.
  • Menjadi lebih buruk setelah melewati satu hari.

Kemungkinan ada ciri-ciri atau gejala varikokel yang tidak disebutkan di atas. Bila memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Varikokel sering tidak menunjukkan gejala serius yang sampai membuat Anda langsung segera pergi berobat ke dokter.

Namun, ketika Anda merasa nyeri serta bengkak pada skrotum, melihat ukuran penis tidak normal, atau melihat ada keanehan pada alat kelamin anak, harus segera konsultasi ke dokter.

Jika Anda memiliki tanda atau gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter. Hal ini karena tubuh masing-masing orang berbeda gejalanya.

Penyebab

Apa penyebab varikokel?

Sebetulnya penyebab kondisi varises pada testis tidak diketahui secara pasti.

Namun, banyak ahli yang mengatakan bahwa penyebab varikokel adalah ketika katup pembuluh darah di testis tidak berfungsi dengan baik.

Jadi, aliran darah di dalamnya melambat karena tidak mengalir dengan lancar.

Jika aliran darah melambat, darah mungkin tersumbat di pembuluh darah. Padahal pembuluh darah ini tugasnya membawa dasar dari sel dan jaringan kembali ke jantung.

Pada kasus varikokel,  benjolan ini biasanya terjadi pada sisi kiri karena vena di sisi itu lebih sering mendapat tekanan besar daripada sisi kanan.

Bila aliran darah di testis dan skrotum tidak bekerja dengan baik, darah akan menumpuk dan menyebabkan pembengkakan.

Hal inilah yang akan menyebabkan pembuluh darah di kantong testis Anda membengkak.

Sering terjadi pada masa puber, kondisi ini juga kebanyakan terjadi pada skrotum sisi kiri karena posisi vena pada testis berada di kiri.

Mengapa varikokel sering dianggap bikin pria jadi tidak subur?

Subur tidaknya seorang pria dipengaruhi oleh kualitas sperma yang diproduksi oleh testis di dalam buah zakar.

Aliran darah dari jantung menuju penis ketika pria mendapatkan rangsangan seksual akan menciptakan ereksi.

Di saat yang bersamaan, skrotum (buah zakar) tertarik ke dalam tubuh untuk mempersiapkan air mani.

Adanya pembengkakan pembuluh darah vena akibat varikokel pada pria ini dapat menyebabkan katup pembuluh vena tidak bisa berfungsi optimal untuk mengembalikan darah ke jantung.

Darah yang terjebak di area intim ini semakin lama akan meningkatkan suhu di sekitar testis dari seharusnya.

Padahal, agar testis dapat memproduksi kloter sperma yang sehat dan berkualitas, suhu di sekitarnya tak boleh melebihi dari 4 derajat di atas suhu tubuh normal.

Suhu panas akan sangat memengaruhi kualitas sperma. Peningkatan suhu satu derajat saja akan mengurangi jumlah sperma sebanyak 40%.

Ada satu saja kelainan pada sperma (baik itu bentuk yang rusak, jumlah sperma yang kurang, dan motilitas atau gerak sperma yang lambat) dapat meningkatkan risiko masalah kesuburan pada pria.

Walaupun kondisi ini sering ditemukan pada pria yang menjalani tes kesuburan, 8 dari 10 pria yang mengalami varikokel tidak mempunyai masalah kesuburan.

Tonjolan pembuluh darah pada orang dengan varikokel dapat merusak sperma dan mengurangi jumlah sperma.

Namun, pada orang dengan jumlah sperma rata-rata, varikokel bisa saja tidak memengaruhi kesuburan laki-laki.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya mengalaminya?

Tidak ada kondisi tertentu yang meningkatkan risiko varikokel secara signifikan.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk varikokel?

Sebetulnya varises pada testis ini tidak memerlukan penanganan khusus, kecuali bila Anda merasakan sakit dan tidak nyaman di bagian kantung penis.

Selain itu, cara mengatasi varikokel dengan penanganan medis mungkin dibutuhkan apabila menyebabkan masalah infertilitas atau masalah kesuburan bagi pria.

Nantinya, dokter akan menyarankan pembedahan atau operasi untuk mengatasi varises pada penis.

Pembedahan dilakukan dengan cara mengangkat pembuluh darah, lalu dijepit ke aliran darah lewat jalur lain.

Operasi reseksi pembuluh darah merupakan operasi minor dan membutuhkan 1-7 hari waktu istirahat.

Biasanya sehabis operasi, akan membuat bagian kelamin pria jadi memar dan tidak nyaman karena nyeri.

Meski demikian, sekitar 15% pasien varikokel yang menjalani operasi biasanya jarang ada yang kambuh lagi.

Bila kambuh, dokter biasanya akan menganjurkan operasi kembali.

Beberapa jenis operasi untuk mengatasi varikokel:

1. Varikoselektomi

Operasi ini dilakukan di bawah pengaruh anestesi lokal atau umum. Dokter bedah nantinya akan membedah lewat jalur melalui selangkangan, atau lebih jarang, melalui perut atau paha atas.

Dokter akan menggunakan ultrasound dan mikroskop bedah guna menutup vena yang terkena penumpukan aliran darah.

Lalu, dokter akan mengubah rute darah melalui pembuluh darah lain yang lebih sehat.

2. Embolisasi

Pada operasi pembedahan ini, seorang radiologi akan memasukkan selang atau kateter ke dalam tubuh melalui leher atau selangkangan.

Nantinya, alat bedah akan dibawa melalui tabung, dan ahli bedah menggunakan bersamaan dengan bahan kimia khusus untuk memblokir pembuluh darah yang tersumbat oleh jaringan parut.

Embolisasi adalah operasi kecil yang dapat dilakukan dengan rawat jalan. Pemulihan sehabis operasi ini juga umumnya tidak memerlukan waktu lama-lama.

Anda tidak harus melakukan pembedahan atau operasi jika mengalami varises di testis.

Namun, Anda mungkin ingin mempertimbangkan perawatan jika varikokel sampai menyebabkan:

  • Testis menyusut (atrofi testis).
  • Rasa sakit.
  • Infertilitas atau ketidaksuburan.

Efek samping operasi

Kedua prosedur pembedahan varises di testis di atas umumnya relatif aman.

Namun, tetap saja ada peluang efek samping dari operasi ini. Berikut efek samping yang bisa terjadi.

  • Arteri pada bagian testis atau buah zakar rusak.
  • Anda akan mengalami atrofi testis lebih lanjut.
  • Bagian testis berisiko mengalami infeksi.
  • Testis jadi memar, bengkak, atau terdapat penumpukan cairan di area tersebut.
  • Kondisi trombosis vena ginjal dapat terjadi. Ini dapat mempengaruhi ginjal dan mungkin perlu operasi lebih lanjut.
  • Kadang-kadang, pembuluh darah baru di mana darah lewat setelah operasi juga membesar.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendeteksi varikokel?

Dokter akan mendiagnosis dengan pemeriksaan skrotum. Jika diagnosis kurang jelas, dokter akan meminta pemeriksaan ultrasound.

Hal ini diperlukan untuk mengambil gambaran vena di skrotum dan menyingkirkan penyebab pembengkakan yang tidak disebabkan varikokel.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi varikokel?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi varikokel:

  • Gunakan celana serta celana dalam yang tidak terlalu ketat.
  • Gunakan obat antinyeri seperti parasetamol jika nyeri berlangsung lama.
  • Pergi ke dokter jika mengalami gejala sakit di testis, dan gejalanya berlangsung lama dan serta bertambah buruk.
  • Hubungi dokter jika Anda memiliki masalah pada kesuburan.

Berikut adalah hal yang TIDAK boleh Anda lakukan untuk membatasi perkembangan varikokel:

  • Mengabaikan rasa nyeri atau kondisi bengkak di skrotum.

Pencegahan

Anda bisa melakukan pencegahan dengan 5 langkah penting ini:

Berbeda dengan penis, kebanyakan testis laki-laki berukuran sama. Namun, tidak menutup kemungkinan, seseorang memiliki testis yang lebih besar dari yang lain.

Testis seharusnya terasa lembut, tanpa gumpalan atau benjolan. Terasa kokoh tapi tidak keras.

Saat dipegang, Anda bisa merasakan pembuluh lembut di belakang testis, biasanya disebut dengan epididimis.

Jika Anda sudah memahaminya, begini cara memeriksa testis sendiri:

1. Rasakan bentuknya saat memeriksa

Periksa masing-masing testis di waktu yang berbeda. Coba rasakan seperti apa ‘bentuknya’.

Artinya Anda harus mengingat bentuk saat memegangnya, sehingga tahu jika ada perbedaan saat memeriksanya lagi.

Kenapa harus memeriksanya secara satu per satu dan terpisah dengan bagian penis lain?

Alasannya agar Anda bisa membedakan bentuk masing-masing testis dan mengenali tanda-tanda yang tidak biasa.

2. Periksa sehabis mandi

Anda bisa memeriksanya pada malam hari, sehabis mandi air hangat. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan skrotum dalam keadaan rileks dan lembut.

Cobalah memegang testis sedikit lebih ketat, namun tetap santai. Bayangkan seperti Anda sedang memegang anak ayam, tidak terlalu kendur, tidak terlalu kencang.

3. Lakukan gerakan melingkar

Gunakan jari-jari atau ibu jari kedua tangan, lalu lakukan gerakan memutar pada satu testis.

Kenali apakah ada benjolan atau bengkak seperti butiran beras yang tertanam pada testis Anda.

Jika ada, ingat atau tuliskan secara rinci untuk memantau perubahan yang terjadi.

Perubahan tersebut dapat berupa benjolan yang membesar, sensasi geli, atau malah ada benjolan baru.

Penting juga untuk mengingat seberapa besar dan jelas benjolan tersebut. Segera temui dokter untuk berkonsultasi.

4. Perhatikan bila ada sensasi aneh

Jika merasakan nyeri, gatal, berat, atau geli, Anda harus mulai waspada dan berkonsultasi pada dokter.

Beberapa laki-laki memang ada yang memiliki sensitivitas tinggi pada testis mereka. Baik sensitivitas karena sentuhan, maupun karena temperatur.

Perlu diperhatikan juga saat Anda merasakan rasa sakit ketika buang air kecil, berjalan, tidur, bahkan terasa sakit saat berhubungan seks.

5. Periksa juga skrotum

Arahkan tangan pada skrotum dan lihat apakah ada sensasi kasar, bersisik, perubahan warna, ruam, kemerahan, atau keanehan lainnya yang tidak biasa.

Tidak ada cara untuk mencegah varikokel. Akan tetapi, Anda bisa menurunkan risiko terhadap masalah kesehatan satu ini.

Pria disarankan untuk menjaga kesehatan organ vitalnya dengan memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung anti-oksidan.

Terutama sayur dan buah yang kaya vitamin A, C, E, dan zinc.

Hindari juga paparan zat kimia, listrik, radiasi terus menerus, berendam air panas, dan pemakaian celana yang terlalu ketat untuk melindungi suhu ideal buah zakar.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Penyakit Urologi dan Cara Mencegahnya

Urologi adalah bagian tubuh Anda yang meliputi ginjal, kandung kemih, saluran kemih, dan prostat. Apa saja penyakit yang berkenaan dengan sistem urologi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi 7 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Makan Taoge Bikin Pria Lebih Subur, Fakta atau Mitos?

Ingin lebih subur? Taoge banyak dipercaya mampu meningkatkan kesuburan pria. Apakah benar taoge bisa bikin lebih subur, atau hanya mitos?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat, Tips Sehat 3 September 2020 . Waktu baca 3 menit

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Urat menonjol pada permukaan kulit memang kerap ditemui pada orang berusia lanjut. Lalu apa artinya kalau masih muda sudah mengalami kondisi ini?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Inkontinensia Urin

Inkontinensia urin adalah gangguan kandung kemih yang menyebabkan kesulitan mengontrol keluarnya air kencing. Berikut gejala, penyebab, dan pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 6 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

uretritis non gonore

Uretritis Non-Gonore

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
uretritis gonore adalah

Uretritis Gonore

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
gejala kanker tiroid

Kanker Tiroid

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
gejala penyakit urologi

Gejala Penyakit Urologi, Dari Nyeri Buang Air Kecil Hingga Impotensi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 7 September 2020 . Waktu baca 10 menit