Gastroenteritis (Flu Perut)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu gastroenteritis?

Gastroenteritis adalah peradangan pada lapisan usus yang biasanya disebabkan infeksi. Beberapa orang juga sering menyebut gastroenteritis sebagai flu perut. Sebagian besar infeksi disebabkan oleh virus, tapi bisa juga disebabkan oleh bakteri atau parasit.

Infeksi ini menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi dan berkontak dengan orang yang terinfeksi. Keluhan utama akibat gastroenteritis adalah dehidrasi. Dehidrasi terjadi saat terlalu banyak cairan tubuh yang terbuang dari muntah dan diare.

Seberapa umumkah gastroenteritis?

Gastroenteritis adalah kondisi yang sering terjadi. Penyakit ini lebih sering terjadi pada bayi, anak kecil, orang tua, dan orang dengan sistem imun yang lemah. Pencegahan terbaik yaitu dengan cuci tangan. Diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala gastroenteritis?

Beberapa gejala dan tanda gastroenteritis adalah:

  • Nyeri perut atau kram perut
  • Diare
  • Mual dan muntah
  • Penurunan berat badan
  • Demam
  • Menggigil atau sakit kepala

Tergantung dari penyebabnya, gejala tersebut dapat terjadi 1-3 hari setelah terinfeksi dan berlangsung selama 1-2 hari, atau dapat mencapai 10 hari.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • BAB terus-menerus dalam 24 jam atau BAB berdarah
  • Muntah yang berkepanjangan lebih dari 2 hari atau muntah darah;
  • Dehidrasi (haus, mulut kering, urine berwarna kuning gelap, urine sedikit atau bahkan tidak ada, pusing);
  • Demam tinggi, dengan suhu lebih dari 40 derajat Celsius.

Untuk bayi dan anak kecil, Anda harus menghubungi dokter Anda jika anak Anda:

  • Demam tinggi lebih dari 38 derajat Celsius.
  • Rewel dan menangis terus
  • Tampak lemas atau lemah
  • Diare berdarah
  • Memperlihatkan tanda-tanda dehidrasi
  • Muntah lebih dari beberapa jam
  • Tidak buang air kecil dalam 6 jam
  • Tidur tidak seperti biasanya

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab gastroenteritis?

Gastroenteritis adalah kondisi yang dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau parasit. Biasanya infeksi ini menyebar melalui makanan atau minuman yang telah terkontaminasi.

Infeksi virus yang paling sering menyebabkan infeksi yaitu norovirus dan rotavirus. Pada kasus yang jarang, bakteri penyebab infeksi adalah E. coli dan Salmonella. Biasanya bakteri ini ditemukan pada daging unggas mentah atau telur yang terkontaminasi.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk gastroenteritis?

Ada banyak faktor risiko yang menyebabkan kondisi ini terjadi. Faktor risiko gastroenteritis adalah:

  • Usia. Lansia biasanya memiliki sistem imun yang lebih lemah sehingga mereka lebih rentan terhadap infeksi. Bayi dan anak kecil juga memiliki sistem imun yang lemah.
  • Sistem imun lemah. Ada beberapa kondisi yang melemahkan sistem imun Anda seperti HIV/AIDS atau sedang menjalani kemoterapi.
  • Tinggal di daerah dengan sanitasi air yang buruk. Jika Anda tinggal di daerah yang minim akses air bersihnya, Anda lebih berisiko terkena infeksi.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan gastroenteritis?

Gastroentritis adalah kondisi yang dapat diobati dengan beberapa pilihan perawatan. Pilihan terapi untuk gastroenteritis biasanya berupa banyak istirahat dan minum air. Dokter Anda dapat meresepkan obat untuk mengurangi gejala yang Anda rasakan. Jika Anda terinfeksi bakteri, Anda akan mendapatkan antibiotik.

Jika Anda curiga Anda kena gastroenteritis, Anda harus:

  • Berhenti makan untuk beberapa jam untuk mengistirahatkan lambung Anda.
  • Banyak minum air.
  • Secara perlahan makan makanan yang mudah dicerna, misalnya pisang atau bubur.
  • Hindari susu, alkohol, kafein, makanan berlemak, atau makanan yang padat dan keras.
  • Banyak istirahat.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk gastroenteritis?

Untuk mendiagnosis dengan tepat, dokter Anda dapat melakukan pemeriksaan:

  • Cek riwayat medis dan pemeriksaan fisik.
  • Pemeriksaan feses untuk mencari bakteri atau parasit.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi gastroenteritis?

Berikut adalah perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi gastroenteritis:

  • Ikuti arahan dokter Anda dengan baik
  • Banyak istirahat
  • Banyak minum air
  • Cuci tangan sesering mungkin, khususnya setelah ke kamar mandi
  • Awali dengan makanan lunak yang mudah dicerna
  • Hati-hati saat menyiapkan dan memasak makanan

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca