Stenosis Arteri Karotis

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu stenosis arteri karotis?

Carotid stenosis atau stenosis arteri karotis adalah penyempitan pembuluh darah di bagian arteri karotis. Penyempitan ini biasanya disebabkan oleh penumpukan zat lemak dan endapan kolesterol yang disebut plak.

Tekanan yang dihasilkan dari arteri yang menyempit mengakibatkan ventrikel/bilik jantung tidak dapat mengembang sempurna dan jantung tidak berfungsi dengan baik.

Stenosis arteri kerotis adalah kondisi serius karena dapat menghambat aliran darah ke otak, yang dapat menyebabkan stroke.

Seberapa umumkah stenosis arteri karotis?

Stenosis arteri kerotis adalah kondisi yang umum terjadi pada lansia. 100 dari 1000 orang berusia lebih dari 80 tahun diketahui mengembangkan stenosis arteri kerotis.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala stenosis arteri karotis?

Pada tahap awal, penyakit ini seringkali tidak memunculkan tanda atau gejala apapun. Biasanya seseorang baru akan menyadari mengalami stenosis arteri karotis ketika mengalami transient ischemic attacks (TIA) atau serangan stroke mendadak. Sebagian besar TIA terjadi kurang dari 10 menit.

TIA disebabkan karena aliran darah ke bagian otak tertentu terhenti dalam waktu singkat. Beberapa tanda dan gejala khas dari TIA akibat stenosis arteri karotis adalah:

  • Merasa lemah, baal, atau kesemutan di satu sisi wajah atau tubuh
  • Gangguan penglihatan
  • Bingung
  • Kehilangan keseimbangan
  • Tiba-tiba sakit kepala parah tanpa sebab yang jelas
  • Bicara tak jelas atau sulit bicara
  • Sulit menelan (disfagia)

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab stenosis arteri karotis?

Penyebab stenosis arteri karotis adalah karena proses aterosklerosis, yaitu terjadinya penumpukan plak di arteri yang bertugas untuk menyalurkan darah ke otak.

Penyebab lain yang lebih jarang dari stenosis arteri karotis adalah:

  • Aneurisma
  • Peradangan arteri
  • Robekan arteri karotis
  • Displasia fibromuskular
  • Kerusakan jaringan akibat terapi radiasi
  • Pembuluh darah kaku

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk stenosis arteri karotis

Beberapa faktor hal yang mungkin dapat meningkatkan risiko Anda mengami stenosis arteri karotis adalah:

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Tingginya kadar lipid dalam darah
  • Diabetes mellitus
  • Merokok
  • Antibodi antiinsulin
  • Obesitas
  • Gaya hidup tidak sehat
  • Memiliki riwayat keluarga yang mengalami aterosklerosis, stenosis arteri karotis atau aorta.
  • Laki-laki kurang dari 75 tahun berisiko lebih tinggi. Wanita lebih dari 75 tahun berisiko lebih tinggi dari laki-laki. Tidak hanya itu, orang dengan penyakit jantung koroner berisiko lebih tinggi menderita carotid stenosis.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk carotid stenosis (stenosis karotis)?

Terapi tergantung pada derajat stenosis dan gejala. Terapi dapat berupa obat-obatan atau pembedahan.

  • Terapi medis yaitu menurunkan risiko (berhenti merokok, mengontrol kadar lipid dan diabetes) dan aspirin dosis rendah (81 atau 325 mg per hari)
  • Pembedahan untuk carotid stenosis disebut dengan carotid endarterectomy (CEA). Biasanya operasi ini dilakukan pada orang dengan gejala dan 70-99% stenosis jika harapan hidup lebih dari 5 tahun. Pengalaman dokter bedah melakukan operasi CEA berperan penting dalam menentukan keberhasilan operasi.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk carotid stenosis (stenosis karotis)?

Dokter membuat diagnosis dari riwayat medis dan pemeriksaan sistem saraf. Dokter akan mendengarkan arteri karotis menggunakan stetoskop mencari suara aliran darah yang tidak normal yang disebut bruit karotis.

  • Biasanya dilakukan pengukuran kadar lipid (kolesterol, trigliserida) dan kadar gula darah puasa
  • Ultrasonografi arteri karotis untuk menilai derajat penyempitan rongga karotis

Angiografi dan magnetic resonance imaging (MRI) dapat dibutuhkan sebelum operasi untuk menentukan area yang butuh dioperasi. Dokter dapat menganjurkan untuk berobat ke dokter spesialis (saraf, bedah vaskuler)

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi carotid stenosis (stenosis karotis)?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi stenosis arteri keratis adalah:

  • Diet seimbang dengan banyak buah, sayuran dan kacang
  • Kurangi lemak Anda dan kurangi konsumsi makanan olahan
  • Hubungi dokter Anda jika gejala Anda tidak membaik atau bahkan memburuk dengan terapi. Hubungi jika Anda merasakan gejala baru
  • Habiskan obat yang diresepkan dokter

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Bagaimana Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) Bisa Memicu Hipertensi?

    Menurut penelitian di tahun 2018, keadaan post-traumatic stress disorder yang dimiliki seseorang bisa memicu naiknya risiko hipertensi.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Duduk Terlalu Lama Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

    Duduk terlalu lama memang tidak baik efeknya untuk kesehatan, tahukah Anda bahwa duduk terlalu lama juga meningkatkan risiko penyakit jantung?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Tidur Siang Baik untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

    Sebuah studi menyatakan bahwa tidur siang dapat menjadi salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Simak selengkapnya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Ini Alasannya Kenapa Anda Perlu Mengukur Denyut Jantung Selama Olahraga

    Selain menjaga tubuh tetap terhidrasi, Anda juga perlu mengukur denyut jantung saat olahraga. Memangnya, apa tujuannya? Baca di sini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    Direkomendasikan untuk Anda

    senam hipertensi

    Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
    pantangan darah tinggi

    11 Pantangan Darah Tinggi yang Harus Anda Hindari

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Shylma Na'imah
    Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
    tekanan darah tinggi saat puasa

    5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020
    mengukur tekanan darah anak

    Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020