Aldosteronisme

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu aldosteronisme?

Aldosteronisme adalah kelainan hormonal yang menyebabkan tekanan darah tinggi. Kelenjar adrenal Anda menghasilkan sejumlah hormon penting, termasuk hormon aldosteron yang berfnugsi untuk menyeimbangkan sodium dan kalium dalam darah Anda.

Pada aldosteronisme, kelenjar adrenal menghasilkan hormon eldosteron yang terlalu banyak. Akibatnya, kadar kalium dan potasium dalam darah jadi tidak seimbang sehingga meningkatkan volume darah tekanan darah Anda.

Seberapa umumkah aldosteronisme?

Peningkatan kadar aldosteron bukanlah penyakit yang umum terjadi. Pria dan wanita memiliki risiko yang sama terhadap penyakit ini. Penyakit aldosteronisme adalah kondisi yang biasanya menyerang individu yang memiliki tekanan darah tinggi, serta mereka yang berusia 30-50 tahun.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala aldosteronisme?

Tanda dan gejala utama dari penyakit aldosteronisme adalah:

  • Tekanan darah tinggi.
  • Hipokalemia atau tekanan darah tinggi  bersamaan dengan kadar kalium yang rendah.

Gejala lain dari penyakit aldosteronisme adalah:

  • Tubuh lemas
  • Kram otot
  • Mual
  • Sembelit
  • Sering buang air kecil

Dalam beberapa kasus, pasien mungkin tidak menunjukkan gejala apa pun. Kemungkinan terdapat tanda-tanda atau gejala yang tidak tercantum di atas. Jika Anda mempunyai kekhawatiran tertentu mengenai gejala, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Silakan konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki risiko tekanan darah tinggi, seperti:

  • Anda berusia 45 tahun atau lebih.
  • Memiliki anggota keluarga dengan riwayat tekanan darah tinggi.
  • Kelebihan berat badan.
  • Perokok aktif.
  • Mengonsumsi alkohol.
  • Asupan nutrisi yang tidak seimbang (terlalu banyak garam dan kekurangan kalium).

Penyebab

Apa penyebab aldosteronisme?

Penyebab utama penyakit aldosteronisme adalah terlalu banyak kadar hormon adrenal aldosteron. Ada 2 jenis aldosteronisme, yaitu:

  • Hiperaldosteronisme primer terjadi ketika tumor adrenal muncul. Tumor ini adalah tumor jinak yang disebut adenoma. Gangguan ini juga dikenal sebagai sindrom Conn.
  • Hiperaldosteronisme sekunder biasanya disebabkan oleh penyakit lain di dalam tubuh seperti gagal jantung kongestif, gagal hati, penyakit ginjal, dehidrasi, atau interaksi dengan beberapa obat seperti diuretik atau fludrocortisone.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk aldosteronisme?

Faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena aldosteronisme adalah:

  • Memiliki tekanan darah tinggi sejak muda (sejak berusia kurang dari 30 tahun)
  • Mengonsumsi obat darah tinggi yang dikombinasikan lebih dari tiga.
  • Keluarga dengan riwayat stroke pada usia muda.
  • Rendahnya kadar kalium dalam darah.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk aldosteronisme?

Dokter akan memilih metode pengobatan aldosteronisme berdasarkan penyebabnya. Secara keseluruhan, tujuan dari semua perawatan adalah untuk mencegah produksi aldosteron, dan mencegah komplikasi akibat tekanan darah tinggi serta kadar kalium yang rendah dalam darah.

Berbagai pilihan pengobatan tumor di area kelenjar adrenal di antaranya:

  • Operasi. kemungkinan dokter akan melakukan operasi untuk mengangkat tumor adrenal. Setelah operasi, tekanan darah dan kadar kalium akan membaik, dan tingkat hormon aldosteron akan kembali normal seperti semula
  • Obat. jika tidak dapat menjalani operasi, Anda sebaiknya menggunakan obat penghambat aldosteron sebagai reseptor antagonis mineralokortikoid.  Gunakanlah obat seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. tekanan darah tinggi dan kadar kalium dalam darah juga akan menurun seiring dengan Anda berhenti merokok.

Kombinasi obat-obatan dan perubahan gaya hidup dapat secara efektif mengobati aldosteronisme primer yang disebabkan oleh terlalu banyak aktivitas dari kelenjar adrenal.

Perubahan gaya hidup dan pola makan yang sehat dapat membantu mengontrol tekanan darah Anda. Selalu jaga berat badan, lakukan olahraga yang cocok untuk kondisi tubuh Anda, serta kurangi merokok dan minuman beralkohol, dan selalu gunakan obat seperti yang diarahkan oleh dokter Anda.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk aldosteronisme?

Untuk mendiagnosis aldosteronisme, dokter dapat melakukan metode berikut.

  • Screening test. dokter akan melakukan tes untuk mengecek kadar aldosteron dan renin dalam darah. Renin adalah enzim yang membantu mengatur tekanan darah. Konsentrasi renin dan aldosteron yang rendah dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.
  • Pemeriksaan diagnostik. Jika hasil tes screening menunjukkan bahwa Anda berisiko meningkatkan aldosteron, dokter akan menyarankan agar Anda tetap melanjutkan tes uji, misalnya tes kadar aldosteron setelah diinfus, dan uji fludrocortisone.
  • Tes tambahan mungkin termasuk CT-scan pada perut dan pemeriksaan pembuluh darah adrenal.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi aldosteronisme?

Anda dapat mengontrol kondisi Anda jika Anda melakukan kebiasaan berikut ini.

  • Mempertahankan diet yang sehat. Batasi jumlah garam dalam asupan diet Anda, tambahkan suplemen sayuran dan buah. Buat makanan Anda bervariasi yang baik bagi kesehatan Anda, misalnya sereal, buah-buahan, sayuran, serta makanan rendah lemak
  • Menjaga berat badan yang ideal. Jika Anda memiliki BMI (Indeks Massa Tubuh) lebih besar atau sama dengan 25, penurunan berat badan dapat membantu mengontrol tekanan darah
  • Olahraga. Berjalan kaki dan latihan aerobik dapat membantu mengontrol tekanan darah Anda
  • Jangan merokok, batasi penggunaan minuman yang mengandung kafein atau alkohol.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Masalah Tiroid Bisa Memengaruhi Mood Seseorang?

Studi menemukan bahwa masalah pada tiroid dapat menganggu suasana hati. Benarkah demikian? Lantas, apa penyebabnya? Caru tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Tiroid, Health Centers 14 November 2019 . Waktu baca 3 menit

Mengenal Hipertensi Esensial, Gejala dan Cara Mengobatinya

Hipertensi esensial adalah jenis hipertensi yang tidak dketahui apa penyebabnya. Cari tahu lebih jauh tentang gejala serta pengobatannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hipertensi, Kesehatan Jantung 15 Mei 2019 . Waktu baca 7 menit

Kondisi Hipertensi Emergensi dan Urgensi yang Perlu Diwaspadai

Tekanan darah dapat meningkat cepat dan parah, sehingga perlu diwaspadai. Kondisi ini disebut krisis hipertensi, terdiri dari emergensi dan urgensi.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hipertensi, Kesehatan Jantung 14 Mei 2019 . Waktu baca 11 menit

Concor

Concor adalah obat penurun tekanan darah tinggi dengan bahan aktif bisoprolol. Cari tahu tentang dosis, aturan pakai, dan interaksi obat ini di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 1 Maret 2019 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan yang dilarang untuk pasien penyakit jantung

5 Jenis Pantangan Makanan untuk Pasien Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit
senam hipertensi

Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 17 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit
tekanan darah tinggi saat puasa

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 4 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
mengukur tekanan darah anak

Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 22 April 2020 . Waktu baca 7 menit