home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Peran Suami Setelah Bayi Lahir untuk Membantu Istri di Rumah

4 Peran Suami Setelah Bayi Lahir untuk Membantu Istri di Rumah

Melahirkan bukanlah “pekerjaan” yang mudah. Setelah melahirkan pun istri masih dihadapkan pada tugas-tugas rumah tangga berikutnya yang juga menguras banyak tenaga. Sebagai suami yang baik, tentu Anda tidak boleh tinggal diam melihat istri yang baru saja pulih harus berjibaku dengan urusan rumah tangga yang tiada habisnya. Di rumah, peran suami setelah bayi lahir sama pentingnya ketika menemani istri selama melahirkan.

Perempuan mengalami perubahan fisik dan emosional setelah melahirkan

Sebelum membahas apa saja yang bisa dilakukan suami untuk membantu istri setelah bayi lahir, sebaiknya pahami dulu bahwa istri Anda mengalami banyak perubahan fisik dan emosional setelah melahirkan. Menjadi ibu baru merupakan tugas yang berat.

Istri akan mengalami sedikit rasa sakit setelah melalui proses persalinan, baik persalinan normal maupun caesar. Istri yang melahirkan normal mungkin akan mengalami sembelit, wasir, perdarahan (lokia), dan inkontinensia urin. Sementara, istri yang melakukan persalinan caesar, ia akan butuh waktu pemulihan yang lebih panjang. Pada saat ini, istri Anda harus membatasi aktivitasnya (terutama aktivitas berat) selama beberapa minggu.

Tak hanya perubahan secara fisik, perubahan secara emosional pun dialami ibu baru. Walaupun mungkin istri Anda terlihat senang dengan kelahiran bayi Anda, namun beberapa dari mereka kadang juga bisa merasa sedih, ingin marah, kesal, atau perasaan campur aduk lainnya (biasa dikenal dengan baby blues). Ini wajar terjadi karena mereka sedang dalam masa transisi untuk menjadi ibu.

Oleh karena itu, peran suami setelah bayi lahir sangat dibutuhkan istri untuk bisa membantunya dan menguatkannya dalam hal fisik maupun emosional.

Berbagai peran suami setelah bayi lahir

Ingat, sekarang anggota keluarga Anda bertambah satu. Kepentingan Anda sekarang sudah berubah. Tidak hanya untuk Anda dan istri, tapi juga untuk bayi Anda. Anda sekarang sudah menjadi orangtua. Anda dan istri harus berkolaborasi dengan baik agar bisa menjadi orangtua yang baik.

Pada saat ini, dukungan fisik maupun emosional Anda kepada istri sangat dibutuhkan. Dukungan emosional suami bisa menguatkan mental istri bahwa ia mampu menjadi ibu yang baik. Sementara, dukungan fisik dibutuhkan untuk meringankan tugas rumah tangga yang selama ini dilakukan istri, agar istri tidak kelelahan dalam merawat bayi maupun rumah.

Beberapa hal yang bisa dilakukan suami untuk membantu istri setelah bayi lahir adalah:

  • Membantu melakukan tugas rumah tangga di saat istri sedang sibuk merawat bayi, seperti membersihkan rumah, mencuci baju, mencuci piring, atau bahkan memasak. Anda juga bisa membantu mengerjakan tugas rumah tangga di saat istri tertidur. Istri mungkin harus mendapatkan lebih banyak waktu tidur karena pada malam hari biasanya ia terbangun untuk menyusui bayinya.
  • Membantu merawat bayi, seperti mengganti popok bayi, memandikan bayi, menggendong bayi, atau menemani bayi di saat ibu sedang sibuk mengerjakan tugas rumah tangga. Hal ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kedekatan antara Anda dan bayi.
  • Luangkan waktu Anda untuk berbicara dengan istri. Istri Anda mungkin ingin menceritakan sesuatu kepada Anda untuk meringankan bebannya. Kadang, istri mengalami masalah saat menyusui dan hal ini mungkin bisa membuatnya stres. Namun, dengan hanya berbicara dengan Anda, istri mungkin akan merasa jauh lebih tenang. Sehingga, hal ini secara tidak langsung dapat membantu istri dalam hal menyusui.
  • Tunjukkan kasih sayang Anda kepada istri, mungkin dengan pelukan dan ciuman. Saat ini istri mungkin lebih sibuk merawat bayi, namun bukan berarti sayang istri berkurang pada Anda. Hanya saja istri mungkin belum punya waktu untuk menunjukkannya. Nah, sekarang giliran Anda untuk menunjukkannya lebih dulu, walaupun hanya hal kecil. Ini penting untuk mempererat hubungan Anda dengan istri.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Benaroch, R. (2014). New Dads: What to Expect After Baby Arrives. [online] WebMD. Available at: http://www.webmd.com/parenting/baby/features/new-dads-what-to-expect#1 [Accessed 29 Aug. 2017].

Dad’s Guide Postpartum: Life After Childbirth | What to Expect. [online] Available at: https://www.whattoexpect.com/pregnancy/for-dad/life-after-childbirth.aspx [Accessed 29 Aug. 2017].

Winder, K. (2016). How Dads Can Help New Mothers After Baby’s Birth | BellyBelly. [online] BellyBelly. Available at: https://www.bellybelly.com.au/men/how-you-can-help-mum-after-your-babys-birth/ [Accessed 29 Aug. 2017].

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Arinda Veratamala
Tanggal diperbarui 15/09/2017
x