Proses Melahirkan Bayi Kembar yang Harus Diketahui Calon Orangtua

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23/06/2020 . 8 menit baca
Bagikan sekarang

Kelahiran bayi kembar mungkin membuat Anda lebih gugup. Ini wajar, karena calon orangtua akan menyambut kehadiran dua bayi sekaligus. Supaya lebih siap lahir dan batin, sebaiknya ketahui dengan baik serba-serbi melahirkan bayi kembar melalui ulasan berikut ini.

Mengapa kebanyakan bayi kembar lahir prematur?

Kebanyakan kehamilan bayi kembar akan dilahirkan prematur, sedangkan kembar tiga atau lebih biasanya akan lahir lebih cepat lagi. Ada banyak alasan mengapa melahirkan bayi kembar kerap terjadi lebih awal alias prematur.

Dalam beberapa kasus persalinan bayi kembar, waktu melahirkan sudah tidak bisa ditunda lagi karena waktunya sudah tiba. Biasanya kondisi ini disebabkan oleh rahim yang sudah berkontraksi, air ketuban sudah pecah, preeklampsia, hingga leher rahim sudah mengalami pembukaan.

Hamil anak kembar memang meningkatkan risiko persalinan lebih cepat. Dalam kasus lainnya, kemungkinan terjadi komplikasi atau ada risiko tertentu yang dihadapi sehingga mau tidak mau bayi kembar harus dilahirkan lebih cepat.

Tekanan darah tinggi saat hamil (hipertensi gestasional), masalah pada plasenta seperti plasenta previa dan abruptio plasenta, atau intrauterine growth restriction (IUGR) kerap jadi penyebabnya.

IUGR yaitu kondisi di mana satu atau lebih bayi Anda tidak berkembang sebagaimana mestinya di dalam kandungan.

Apa bedanya melahirkan bayi kembar dengan persalinan biasa?

tanda-tanda mau melahirkan tanda-tanda persalinan

Bila Anda hamil bayi kembar, diskusikan rencana melahirkan Anda dengan dokter kandungan dan bidan Anda secepatnya. Calon orangtua akan dianjurkan untuk melahirkan bayi kembar di rumah sakit atau klinik bersalin dengan fasilitas yang memadai, bukan di rumah.

Ini karena melahirkan bayi kembar memiliki risiko komplikasi persalinan yang lebih tinggi daripada persalinan satu bayi. Pada kebanyakan kasus, dokter dan bidan mungkin sudah merencanakan dan menentukan tanggal melahirkan bayi kembar Anda pada trimester ketiga.

Pada tanggal yang telah ditentukan tersebut, persalinan akan dirangsang (induksi) oleh tim medis. Diskusikan lebih lanjut dengan dokter dan bidan untuk detailnya karena kondisi dan kehamilan setiap orang itu berbeda-beda.

Apa yang perlu dipersiapkan sebelum melahirkan bayi kembar?

induksi melahirkan induksi persalinan

Sebenarnya, mempersiapkan sebelum hari melahirkan bayi kembar tiba sama saja seperti bersiap diri sebelum menjalani proses persalinan pada umumnya.

Itu sebabnya, membekali diri dengan beragam pengetahuan mengenai tahapan melahirkan penting sebagai bentuk persiapan diri Anda.

Di samping itu, mengutip dari Kids Health, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai metode persalinan apa yang kemungkinan akan Anda jalani nantinya. Entah itu melahirkan bayi kembar dengan metode normal ataupun operasi caesar.

Sekali pun dokter memperbolehkan Anda untuk merencanakan metode melahirkan bayi kembar dengan cara normal, Anda tetap harus  bersiap untuk kemungkinan lain.

Pasalnya, bukan tidak mungkin Anda harus menjalani operasi caesar karena satu dan lain hal.

Bagaimana proses melahirkan bayi kembar?

induksi melahirkan

Pada dasarnya, proses melahirkan bayi kembar hampir mirip dengan proses melahirkan satu bayi. Dokter akan memasangkan alat monitor pada perut ibu bersalin untuk memantau kondisi bayi-bayi Anda dalam kandungan.

Setelah ketuban pecah, dokter mungkin memasangkan fetal scalp clip pada kepala bayi pertama untuk memantau aktivitas jantungnya. Anda tidak perlu khawatir, karena alat ini aman digunakan bagi ibu dan bayi selama proses melahirkan bayi kembar.

Kemudian, bayi akan dilahirkan satu per satu, tergantung pada metode persalinan yang Anda pilih bersama dengan tim medis. Ibu mungkin akan diberikan infus berisi cairan dan obat untuk merangsang kontraksi rahim berikutnya.

Bila semua bayi Anda telah lahir, bidan dan dokter anak akan langsung memeriksa kondisi bayi-bayi Anda. Tim medis akan lantas menentukan apakah bayi Anda kembar identik atau tidak melalui plasentanya. Cara lain untuk memeriksa apakah bayi kembar identik atau tidak yaitu melalui tes genetik (DNA).

Bisakah melahirkan bayi kembar melalui persalinan normal?

Hamil bayi kembar tidak menutup kemungkinan melahirkan normal atau melalui vagina. Melahirkan bayi kembar lewat persalinan normal mungkin saja dilakukan apabila Anda memenuhi syarat-syarat berikut ini.

  • Kehamilan Anda sehat.
  • Anda dan bayi di dalam kandungan tidak berisiko mengalami komplikasi.
  • Bayi-bayi Anda tidak identik (tidak berbagi plasenta yang sama).
  • Bayi pertama tidak sungsang.
  • Semua bayi Anda sehat dan berkembang sebagaimana mestinya.

Melansir dari laman NHS, Anda mungkin diberikan bius epidural sebelum melahirkan. Lalu dokter akan membimbing Anda untuk mengejan dan melahirkan bayi yang pertama.

Setelah bayi pertama lahir, Anda bisa beristirahat sebentar sembari dokter memeriksa posisi bayi kedua dan melakukan pemeriksaan vagina. Tak lama setelah kelahiran bayi pertama, leher rahim Anda akan membuka lagi untuk memberi jalan bagi bayi berikutnya.

Namun, bila Anda tak kunjung mengalami kontraksi atau bukaan, dokter akan memberikan infus berisi obat hormon. Obat tersebut digunakan untuk memicu kontraksi dan bukaan.

Anda juga mungkin diberikan obat khusus untuk mencegah perdarahan hebat setelah melahirkan bayi kembar. Jika ternyata bayi kedua (atau ketiga dan keempat) posisinya sungsang, dokter mungkin harus membenarkan dulu posisinya sebelum dikeluarkan.

Dalam kasus yang sangat langka, bayi selanjutnya akhirnya harus dilahirkan lewat operasi caesar untuk mengurangi risiko terjadinya komplikasi.

Melahirkan bayi kembar melalui operasi caesar

Ketimbang melahirkan dengan metode normal, kebanyakan bayi kembar memang dilahirkan melalui operasi caesar. Anda mungkin disarankan untuk melahirkan bayi kembar dengan operasi caesar kalau Anda dan bayi memiliki risiko komplikasi.

Berikut beberapa kondisi yang mengharuskan Anda untuk melahirkan bayi kembar melalui operasi caesar:

  • Posisi bayi pertama sungsang
  • Bayi-bayi Anda berbagi satu plasenta
  • Masalah lain pada plasenta seperti plasenta previa
  • Anda pernah kesulitan melahirkan normal pada persalinan sebelumnya
  • Anda sudah pernah melahirkan caesar
  • Kondisi gawat janin
  • Salah satu, kedua, atau ketiga bayi Anda mengalami masalah pertumbuhan dalam kandungan
  • Preeklampsia yang tidak bisa ditangani dengan obat-obatan
  • Prolaps tali pusar
  • Proses persalinan sudah berlangsung terlalu lama

Anda mungkin hanya diberikan bius epidural yang akan membuat bagian pinggul ke bawah mati rasa. Dengan begitu, Anda masih akan tetap terjaga selama dokter melakukan pembedahan.

Dalam kasus khusus dan gawat darurat, Anda bisa diberikan bius total sehingga Anda tidak sadarkan diri selama persalinan berlangsung.

Bayi akan diangkat satu per satu dalam persalinan caesar. Urutan bayi kembar mana yang akan diangkat terlebih dahulu dalam metode melahirkan caesar tergantung pada posisi dan plasenta bayi di dalam kandungan.

Melahirkan bayi kembar dengan kombinasi normal dan caesar

melahirkan normal setelah miomektomi

Selain pilihan metode melahirkan bayi kembar dengan cara normal melalui vagina serta operasi caesar, ternyata keduanya juga bisa terjadi bersamaan. Ya, Anda bisa melahirkan bayi kembar dengan metode persalinan normal dan caesar sekaligus.

Ada kemungkinan Anda melahirkan bayi kembar pertama dengan metode normal melalui vagina, dan bayi kedua dilahirkan melalui operasi caesar. Hanya saja, kelahiran dengan dua metode ini terbilang cukup langka.

Biasanya, melahirkan bayi kembar dengan kombinasi dua metode melahirkan ini dilakukan dalam keadaan darurat. Ambil contohnya bayi mengalami prolaps tali pusat atau abruptio plasenta.

Prolaps tali pusat merupakan kondisi ketika tali pusat bayi keluar sebelum bayi lahir sehingga memotong pasokan oksigen bayi. Sementara abruptio plasenta adalah kondisi saat plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum waktunya.

Jenis-jenis anak kembar

bayi kembar lahir beda hari

Ada dua jenis bayi kembar. Namun, jenis bayi kembar apa yang Anda miliki baru akan terlihat setelah Anda melahirkan mereka.

1. Kembar monozigot

Kembar monozigot adalah ketika Anda melahirkan bayi kembar yang identik atau sering dikenal sebagai kembar identik. Melahirkan bayi kembar tipe identik berasal dari satu sel telur yang dibuahi dan kemudian membelah menjadi dua bagian terpisah.

Kedua bagian sel telur yang terpisah ini akan terus berkembang menjadi dua bayi dengan rupa yang identik atau mirip. Dikarenakan berasal dari sel telur dan sel sperma yang sama persis, kromosom bayi dengan tipe identik ini sepenuhnya sama.

Artinya, melahirkan bayi kembar dengan tipe monozigot atau identik membuat mereka memiliki jenis kelamin, golongan darah, warna rambut, hingga warna mata yang sama.

2. Kembar dizigotik

Berbeda dengan melahirkan bayi kembar monizigot atau identik, kembar dizigotik adalah jenis bayi kembar fraternal. Melahirkan bayi kembar fraternal didasari oleh adanya dua sel telur yang dibuahi oleh dua sel sperma yang terpisah.

Dengan kata lain, melahirkan bayi kembar tipe fraternal atau dizigotik hampir sama seperti melahirkan bayi lainnya alias kakak beradik. Bayi kembar ini bisa memiliki jenis kelamin yang sama atau bahkan berbeda. Namun yang jelas, penampilan fisiknya tidak semirip tipe kembar identik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 menit baca

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 menit baca

Penyebab dan Cara Mengatasi ASI yang Tidak Keluar Setelah Melahirkan

Banyak ibu yang khawatir karena setelah sang buah hati lahir ke dunia, ASI tidak kunjung keluar dari payudara. Sebenarnya, apa penyebab kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Menyusui 05/06/2020 . 10 menit baca

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

sidik jari anak kembar

Benarkah Anak Kembar Memiliki Sidik Jari yang Juga Sama?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . 4 menit baca
mengantar istri melahirkan ke rumah sakit

Ayah, Ini Tips Mengantar Ibu Hamil ke Rumah Sakit untuk Kelahiran

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 27/06/2020 . 4 menit baca
cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca