4 Perubahan yang Terjadi Pada Tubuh Wanita Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat hamil, banyak terjadi perubahan pada tubuh Anda, begitu pula setelah Anda melahirkan. Tak heran, banyak ibu yang mengeluhkan perubahan tubuh setelah hamil dan punya anak, dan sulit baginya untuk mengembalikan bentuk tubuhnya lagi seperti sebelum hamil.

Tapi, sebenarnya dengan menjaga pola makan sehat, melakukan olahraga teratur, dan tidur yang cukup dapat membantu ibu dalam mengembalikan bentuk tubuhnya lagi. Lalu, apa saja sih perubahan tubuh setelah hamil yang dapat terjadi?

Perubahan pada rambut setelah melahirkan

Saat hamil, rambut Anda mungkin berubah. Begitu juga saat Anda sudah melahirkan, rambut Anda bisa jadi berubah lagi. Hal ini bisa terjadi pada beberapa ibu baru pada beberapa bulan pertama setelah melahirkan.

Rambut Anda yang menjadi lebih tebal saat kehamilan, bisa mulai rontok perlahan setelah Anda melahirkan. Hal ini dipengaruhi oleh perubahan hormon estrogen yang mulai menurun setelah melahirkan. Hormon estrogen yang tinggi saat kehamilan dapat menjaga rambut Anda dari kerontokan.

Rambut rontok setelah hamil tidak akan berlangsung lama dan tidak akan sampai menyebabkan Anda mengalami kebotakan. Jadi, Anda tidak perlu khawatir. Seiring waktu, tingkat pertumbuhan dan kerontokan rambut Anda akan kembali seperti semula.

Perubahan pada kulit setelah melahirkan

Perubahan hormon juga memengaruhi perubahan kulit Anda. Sama seperti perubahan pada rambut, jika saat kehamilan Anda memiliki kulit yang lebih bersih, setelah hamil mungkin Anda akan memiliki jerawat. Sebaliknya, jika Anda memiliki banyak jerawat saat kehamilan, jerawat Anda tersebut mungkin akan hilang setelah Anda melahirkan dan kulit Anda akan lebih bersih. Jika kulit Anda berubah warna saat hamil, perubahan warna ini mungkin juga akan hilang setelah Anda melahirkan.

Garis cokelat di perut Anda yang muncul saat kehamilan perlahan-lahan akan menghilang dengan sendirinya. Sementara stretch mark dan kulit yang kendor pada perut mungkin bisa dikurangi tapi tidak bisa hilang dengan sempurna. Kulit Anda dapat kehilangan elastisitasnya setelah melahirkan dan seiring dengan pertambahan usia Anda.

stretch-mark

Perubahan pada payudara setelah melahirkan

Perubahan tubuh setelah hamil selanjutnya adalah perubahan pada payudara. Selama kehamilan, payudara Anda akan membesar karena mulai memproduksi ASI untuk bayi Anda. Setelah melahirkan, pembesaran payudara Anda mungkin akan menurun, sekitar tiga sampai empat hari atau sampai Anda berhenti menyusui. Hal ini membuat payudara Anda kemudian mengendur dan terlihat lebih kecil. Saat ini, Anda mungkin perlu untuk mengganti bra Anda dengan yang baru sesuai dengan ukuran payudara Anda.

Biasanya, semakin Anda banyak memiliki anak, payudara Anda cenderung lebih mengendur. Namun, jangan mengira hal ini karena menyusui. Penelitian tahun 2008 menunjukkan bahwa menyusui tidak berhubungan dengan payudara kendur. Payudara kendur lebih mungkin terjadi karena payudara Anda yang membesar saat kehamilan, karena tubuh Anda lebih besar saat hamil, jumlah kehamilan yang lebih banyak Anda miliki, ukuran payudara Anda yang besar sebelum hamil, riwayat merokok, dan usia yang lebih tua.

Perubahan pada perut setelah melahirkan

Perubahan tubuh setelah hamil yang mungkin paling sering para ibu keluhkan adalah perubahan pada perutnya. Perut Anda mungkin tidak akan langsung kembali normal setelah melahirkan. Pada saat hamil, otot perut Anda mengembang dan setelah melahirkan perut Anda akan mengecil.

Walaupun Anda sudah melahirkan bayi, plasenta, dan mengeluarkan cairan dalam rahim setelah melahirkan, namun ukuran perut Anda akan lebih besar dibandingkan sebelum Anda hamil. Anda butuh usaha ekstra untuk mengembalikannya seperti sebelum hamil. Cobalah untuk melakukan latihan kegel dan latihan perut (seperti sit-up) untuk mengembalikan kekuatan otot perut dan mengencangkan otot perut Anda lagi.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Minum Paracetamol Saat Hamil, Apakah Aman?

Terkadang ibu hamil mungkin merasa demam dan nyeri. Hal ini membuat ibu hamil memerlukan paracetamol. Namun, apakah aman minum paracetamol saat hamil?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan, Hidup Sehat, Tips Sehat 18 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Apakah Pemanis Buatan Aman untuk Ibu Hamil?

Pemanis buatan saat hamil mungkin diperlukan oleh ibu yang memiliki diabetes gestasional atau yang kelebihan berat badan. Tapi, apakah memang lebih aman?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 18 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Seberapa Besar Kemungkinan Bayi Prematur Bertahan Hidup?

Kebanyakan bayi prematur lahir pada usia kehamilan 34-36 minggu. Lalu, bagaimana kemungkinan bayi prematur bertahan hidup jika usianya masih 24 minggu?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Melahirkan, Perkembangan Janin, Kehamilan, Hidup Sehat, Fakta Unik 17 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Mengenal Sistem Rhesus dalam Golongan Darah Anda

Jika ibu memiliki rhesus negatif sedangkan janinnya memiliki rhesus positif, ada berbagai komplikasi yang bisa terjadi, termasuk kematian bayi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Kelainan Darah, Golongan Darah 17 November 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

waktu bermain video game

Berapa Lama Waktu Bermain Video Game yang Pas untuk Anak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit
nutrisi trimester ketiga

Nutrisi yang Harus Dipenuhi Ibu Hamil di Trimester Ketiga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Akibatnya Jika Ibu Mengandung Bayi Besar?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 5 menit
berapa kali hamil

Berapa Kali Hamil dan Melahirkan yang Aman Bagi Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit