Risiko dan Efek Samping Suntik Epidural Saat Bersalin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Suntik epidural umumnya diberikan pada ibu yang hendak bersalin atau melahirkan. Hal ini bertujuan untuk melancarkan proses persalinan yang dikenal sakit dan penuh perjuangan bagi para ibu.  Namun, sebelum memutuskan menggunakan suntik epidural, Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa saja efek samping suntik epidural yang mungkin dirasakan ibu pasca melahirkan. Selain itu, adakah risiko lain yang bisa terjadi? Simak baik-baik ulasannya berikut ini.

Apa itu suntik epidural?

Suntik epidural adalah salah satu bentuk suntikan bius lokal yang bertujuan untuk membuat bagian tertentu pada tubuh Anda mati rasa. Epidural tidak akan membuat Anda hilang kesadaran sepenuhnya, karena fungsinya hanya untuk menawar rasa sakit (analgesia). Ketika Anda diberikan epidural, impuls-impuls saraf sensoris tulang belakang Anda akan dihentikan.

Saraf sensoris bertugas untuk mengirimkan berbagai sinyal pada otak, seperti rasa sakit atau panas. Akibatnya, sensasi atau rasa sakit yang seharusnya Anda rasakan pada bagian bawah tubuh, lebih tepatnya di rahim, leher rahim, dan bagian atas vagina akan berkurang. Namun, saraf motoris Anda masih akan bekerja dengan baik sehingga otak masih bisa mengirimkan perintah bagi panggul dan bagian-bagian tubuh lainnya untuk berkontraksi.

Ada dua jenis suntik epidural sebelum melahirkan. Selengkapnya bisa Anda simak berikut ini.

1. Suntik epidural biasa

Jenis suntik epidural biasa ini diberikan dengan cara disuntikkan pada bagian punggung ibu bersalin melalui otot punggung, hingga analgesia tersebut mencapai rongga epidural. Epidural biasa mengandung obat-obatan yang akan memperkuat kerja bius, seperti fentanil atau morfin. Bila efek epidural ini mulai berkurang dalam waktu satu sampai dua jam, ibu bersalin akan mendapatkan suntikan berikutnya.

2. Kombinasi spinal epidural

Pada kombinasi suntik spinal epidural, biasanya obat-obatan bius disuntikkan pada membran yang melapisi tulang belakang hingga mencapai rongga epidural. Kemudian, selang atau kateter akan dipasang pada jalur tersebut sehingga lebih mudah untuk disuntik lagi jika ibu melahirkan membutuhkannya.

Ibu yang hendak melahirkan juga masih  tetap bisa bergerak dengan bebas setelah kateter dipasang sehingga tidak akan mengganggu proses persalinan. Kombinasi spinal epidural biasanya akan mulai kehilangan efeknya setelah empat sampai delapan jam.

ditemani suami saat melahirkan

Efek samping suntik epidural yang umum terjadi

Terkadang, seseorang akan merasakan mati rasa, kesemutan atau, melemahnya gerakan di daerah tubuh yang sebelumnya menerima suntikan epidural.  Efek samping suntik epidural yang membuat lemah gerakan dan kebas pada bagian tubuh akan menghilang perlahan sesuai dengan memudarkan bius suntikan.

Efek samping suntik epidural saat melahirkan juga dapat membuat adanya kerusakan saraf yang disebabkan oleh adanya kontak dengan jarum atau tabung epidural yang disebut sebagai kateter epidural. Beruntungnya, gejala ini jarang diketahui dan tidak terlalu dirasakan efeknya.

Tapi bila terjadi, efek samping ini umumnya lebih sering disebabkan oleh faktor-faktor yang tidak terkait dengan suntikan epidural itu sendiri. Efek ini bisa diakibatkan oleh adanya tekanan pada saraf di panggul saat bayi dilahirkan atau tekanan saraf karena mempertahankan posisi tubuh tertentu untuk waktu yang lama selama operasi.

Tidak ada pengobatan untuk efek samping epidural yang minor ini, dan biasanya akan sembuh sendiri dalam beberapa bulan ke depan.

Efek samping suntik epidural yang serius

Jarang sekali ditemukan adanya efek samping suntik epidural yang serius pada saat melahirkan. Pasalnya, jenis suntik ini sudah dinyatakan aman bagi ibu bersalin.

Namun, ada beberapa risiko yang mungkin saja bisa terjadi. Contohnya adalah melemah atau lumpuhnya bagian tubuh tertentu, perubahan fungsi usus, atau bahkan kandung kemih.

Efek samping ini disebabkan oleh komplikasi yang sangat jarang terjadi, seperti perdarahan atau infeksi di ruang epidural, yang menyebabkan hematoma epidural atau abses (menumpuknya nanah). Tekanan dari akumulasi darah atau nanah merusak sumsum tulang belakang dan saraf di sekitarnya juga bisa membuat risiko suntik epidural terjadi.

Kalkulator Hari Perkiraan Lahir

Kalkulator ini dapat memperkirakan kapan hari persalinan Anda.

Cek HPL di Sini
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Test Pack?

Meski Anda mungkin sudah hamil dua hari setelah berhubungan seks, beberapa test pack pengecek kehamilan mungkin belum bisa langsung mendeteksinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

Aborsi boleh saja dilakukan apabila ada indikasi medis. Apa saja pilihan cara menggugurkan kandungan yang aman? Simak selengkapnya di halaman ini. 

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Positif Hamil Atau Gejala Mau Haid? Begini 10 Cara Membedakannya

Mungkin Anda sedang harap-harap cemas menunggu jadwal mens selanjutnya. Membedakan tanda hamil atau haid itu susah-susah gampang, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit

Pertumbuhan Berat Badan Janin dalam Kandungan di Setiap Trimester Kehamilan

Membesarnya perut ibu saat hamil menandakan janin berkembang dengan baik. Idealnya, berapa berat badan normal janin sejak awal hingga akhir kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bercak darah tanda hamil atau menstruasi

Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
program dan cara cepat hamil

7 Cara Cepat Hamil yang Perlu Dilakukan Anda dan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
garis hitam di perut linea nigra

Kenali Linea Nigra, Garis Hitam “Khas” di Perut Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
tanda awal kehamilan ciri-ciri hamil muda tanda kehamilan

Ciri-Ciri Hamil dari yang Paling Sering Muncul Sampai Tak Terduga

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit