home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Benarkah Aspartam Dalam Minuman Bersoda Bikin Susah Hamil?

Benarkah Aspartam Dalam Minuman Bersoda Bikin Susah Hamil?

Kebanyakan minum minuman bersoda terkait dengan berbagai gangguan kesehatan tertentu, seperti stroke, hipertensi, obesitas, gangguan ginjal, hingga kanker. Nah, beberapa penelitian mengemukakan bahwa kandungan aspartam dalam minuman soda bisa membuat wanita jadi kurang subur. Kenapa begitu?

Apa itu aspartam?

Aspartam adalah gula buatan yang terbuat dari asam aspartat dan fenilalanin. Rasanya 200 kali lipat manisnya daripada gula biasa, tapi lebih rendah kalori. Meski rasanya sangat manis, aspartam tidak memengaruhi kondisi gula darah. Itu sebabnya aspartam sering digunakan sebagai pengganti gula pasir bagi pengidap diabetes.

Apakah aspartam aman dikonsumsi?

Aspartam telah disetujui oleh FDA sebagai pemanis buatan yang aman untuk dikonsumsi sejak tahun 1981 silam. BPOM pun mengizinkan penggunaan aspartam sebagai pemanis buatan, tapi dengan jumlah yang dibatasi.

BPOM menyatakan bahwa asupan aspartam yang diperbolehkan adalah sebanyak 40 mg/kg berat badan per hari. Meski begitu, kenyataannya jumlah aspartam yang Anda konsumsi sehari-hari hanya 10 persen dari batas rekomendasi tersebut. Ini karena rasa aspartam sudah sangat manis, sehingga pemakaian dalam jumlah yang sedikit saja sudah mampu memberikan rasa yang teramat manis.

Aspartam dalam minuman bersoda tidak menyebabkan mandul

Sampai saat ini belum ada penelitian ilmiah akurat yang berhasil membuktikan bahwa aspartam bisa menyebabkan infertilitas atau kemandulan.

Hal senada juga ditemukan oleh penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Pharmacology and Pharmacotherapeutics. Dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa aspartam tidak menyebabkan gangguan reproduksi pada seseorang. Hasil penelitian ini telah diuji pada tikus, hamster dan kelinci. Mereka diberi asupan aspartam sebanyak 1.600 mg/kg berat badan aspartam per hari untuk kelinci dan 4.000 mg/kg berat badan aspartam per hari untuk hewan pengerat seperti tikus dan hamster.

Sedangkan untuk penelitian klinis manusia diberikan dosis 75 mg/kg berat badan per hari. Penelitian ini berlangsung selama 24 minggu atau 6 bulan. Hasilnya, aspartam sama sekali tidak berpengaruh pada masalah reproduksi seseorang dan tidak menyebabkan kemandulan.

Aspartam aman dikonsumsi, tapi Anda tetap harus membatasi makanan dan minuman manis agar tidak memicu berbagai risiko kesehatan di kemudian hari, terutama obesitas dan diabetes. Meskipun begitu, ingat bahwa obesitas adalah akar dari berbagai macam penyakit kronis. Obesitas dan diabetes pun sudah lama terkait dengan masalah kesuburan dalam jangka panjang.

Daripada mengonsumsi makanan dan minuman manis, Anda dianjurkan memperbanyak asupan makanan sehat dari buah dan sayuran untuk meningkatkan kesuburan.

Berbagai faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang mandul

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, aspartam dalam minuman bersoda tidak menyebabkan seseorang mandul. Sebenarnya, ada banyak faktor risiko lainnya yang jadi penyebab seseorang mandul. Beberapa faktor risiko paling umum di antaranya:

  • Penyakit, seperti diabetes dan hipotiroidisme dapat mengurangi kesuburan Anda.
  • Penggunaan obat-obatan. Penggunaan insulin, antidepresan, obat kemoterapi, dan beberapa obat hipertensi juga juga dapat menjadi faktor kemandulan, termasuk masalah dengan produksi sperma atau kemampuan sperma untuk membuahi sel telur.
  • Merokok dan minum alkohol. Pada wanita, merokok menyebabkan masalah pembuahaan. Sementara mengonsumsi minuman secara berlebihan dapat menyebabkan kemandulan, baik bagi pria atau wanita.
  • Menopause dini. Kemandulan pada perempuan juga dapat terjadi karena menopause dini, di mana indung telur sudah tidak melepaskan telur lagi sebelum usia 40 tahun.
  • Masalah berat badan. Terlalu kurus atau terlalu gemuk dapat menyebabkan masalah kemandulan. Selain itu, kebiasaan diet yang berlebihan atau terlalu banyak olahraga juga dapat membawa masalah bagi kesuburan.

Diskusikan lebih lanjut dengan dokter mengenai masalah kesuburan Anda, untuk benar-benar dapat mengetahui penyebab pasti sekaligus pengobatannya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Sugar substitutes: Health controversy over perceived benefits. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3198517/. Accessed 23/07/1993.

Aspartame. https://www.cancer.org/cancer/cancer-causes/aspartame.html. Accessed 23/07/1993.

Aspartame. https://www.food.gov.uk/science/additives/aspartame. Accessed 23/07/1993.

Press Release Badan Pengawas Obat dan Makanan. www.pom.go.id/Press-Release-Badan-Pengawas-Obat-dan-Makanan. Accessed 23/07/1993.

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/infertility/symptoms-causes/syc-20354317 accessed date March 15th, 2018

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal diperbarui 28/07/2017
x