Seberapa Sering Seks Ketika Hamil Boleh Dilakukan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22 Juli 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Bagi pasangan suami istri, berhubungan seks sudah menjadi kebutuhan yang perlu dipenuhi. Namun terkadang, kegiatan ini menjadi hal yang cukup dikhawatirkan saat hamil. Padahal sebenarnya, seks ketika hamil aman-aman saja sama seperti hari-hari sebelum Anda mengandung. Namun, tentu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Tak jarang ada berbagai pertanyaan seputar seks saat hamil yang diajukan termasuk seberapa sering sek boleh dilakukan.

Seberapa sering seks ketika hamil boleh dilakukan?

posisi seks saat hamil

Meski beberapa pasangan merasa khawatir melakukan seks saat hamil, kegiatan ini tentu tidak dapat dihindari dan tak menyurutkan gairah seksual masing-masing. Bahkan ada yang mungkin merasa lebih bergairah jika melakukan seks saat hamil. Nah, kemudian muncul pertanyaan yang sering kali dilontarkan oleh banyak pasangan, berapa kali, sih, seks ketika hamil boleh dilakukan?

Sebenarnya, tidak ada batasan khusus atau maksimal yang menyebutkan seberapa sering sebaiknya seks saat hamil. Anda dan pasanganlah yang bisa menentukan seberapa siap kondisi fisik dan mental untuk melakukan kegiatan seksual. Namun, umumnya tinggi rendahnya gairah seksual kedua pasangan di tiap trimester menentukan seberapa banyak kegiatan seks yang dilakukan.

Trimester pertama

Dikutip dari Parents, penelitian menunjukkan sekitar 54 persen wanita hamil mengalami penurunan keinginan seks yang berkurang selama trimester pertama. Hal ini terjadi karena masa awal kehamilan adalah waktu terberat bagi sebagian wanita.

Payudara yang terasa nyeri, mual berkepanjangan, dan suasana hati yang juga tidak menentu biasanya menjadi penyebab rendahnya gairah seksual pada wanita. Namun, hal ini biasanya hanya akan bertahan selama beberapa minggu saja dan akan kembali normal bahkan meningkat saat kondisi tubuh mulai stabil.

Trimester kedua

Di trimester kedua, biasanya kondisi tubuh wanita mulai stabil. Rasa lelah dan mual yang dialaminya di trimester pertama telah terlewati. Biasanya, Anda juga akan merasa lebih seksi karena secara fisik, klitoris dan vagina juga akan berukuran lebih besar akibat volume darah yang meningkat.

Dengan begitu, kenikmatan pun akan terasa semakin besar. Bahkan, banyak wanita yang mengalami orgasme hingga multiorgasme untuk pertama kalinya seumur hidup di trimester kedua kehamilan.

Saat wanita merasa berada di puncak gairahnya, justru pria terkadang mengalami hal sebaliknya. Pasalnya, di masa ini bayi mulai terlihat membesar yang ditunjukkan dengan perut pasangannya yang semakin membuncit.

Sehingga gairah seksualnya akan menurun karena ada kekhawatiran kegiatan seks yang dilakukan bisa menyakiti sang buah hati. Jika Anda dan pasangan berhasil mengendalikan kekhawatiran, kemungkinan besar di waktu inilah frekuensi hubungan intim Anda dan pasangan meningkat.

Trimester ketiga

Di trimester akhir, kendala untuk berhubungan seks semakin meningkat. Perut yang makin membesar dan energi yang mudah terkuras bagi wanita membuat banyak pasangan mengalami penurunan aktivitas seksual.

Namun, Anda tetap bisa berhubungan seks kapan pun Anda mau selama kondisi fisik memungkinkan. Selain itu, bagi pasangan yang bisa menemukan posisi seks yang tepat saat hamil, maka rutinitas ini akan tetap berjalan dengan baik hingga mendekati waktu persalinan.

Fokus pada kualitas seks, bukan kuantitas

seks saat hamil

Banyak atau sedikitnya kegiatan seksual yang Anda dan pasangan lakukan saat hamil tidak menjadi patokan kebahagiaan. Hal yang paling penting ialah fokus pada kualitas seks yang Anda dan pasangan lakukan ketimbang memikirkan kuantitasnya. Pasalnya, frekuensi seks yang jarang tetapi berkualitas tetap bisa menjaga keintiman Anda dan pasangan ketimbang sering tetapi tidak berkualitas.

Oleh karena itu, jangan terpatok pada seberapa sering seks dilakukan tetapi lebih kepada seberapa menikmati Anda dan pasangan saat berhubungan seks. Selama kehamilan berada dalam kondisi sehat dan dokter tidak meminta Anda untuk beristirahat total, Anda bisa melakukannya sesering yang Anda inginkan karena seks akan sangat aman meski dilakukan saat sedang mengandung.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Apakah Ibu sudah menentukan metode persalinan yang akan dilakukan? Simak tentang persalinan normal, alasan di balik keputusan operasi caesar dan prosesnya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar
Melahirkan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Awas! Ini Bahayanya Jika Ibu Kekurangan Yodium Saat Hamil

Tidak sedikit wanita hamil yang belum mengetahui pentingnya yodium. Padahal, kekurangan yodium saat hamil memiliki dampak yang buruk bagi janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
ibu hamil makan daging kambing

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit