Benjolan payudara menjadi kemerahan atau bengkak yang menyakitkan di sekitar area puting. Perubahan payudara yang tidak biasa lainnya. Mengalami keputihan dan Anda tidak sedang menyusui. Mengalami gatal dan ruam pada payudara. Terdapat darah pada benjolan di payudara. Benjolan berisi nanah (abses). Dalam kasus yang jarang terjadi, perubahan penampilan di sekitar area puting mungkin merupakan gejala kanker payudara. Beri tahu dokter Anda segera jika Anda melihat gejala lain kanker payudara, termasuk benjolan keras di payudara, perubahan bentuk atau ukuran payudara atau puting susu, pembesaran kelenjar getah bening di ketiak, penurunan berat badan yang tidak terkendali, dan keluar cairan di puting susu.

Apa yang harus dilakukan pada benjolan tuberkel Montomery?
Benjolan di payudara karena tuberkel Montgomery biasanya normal dan payudara Anda tetap bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Benjolan biasanya akan mengecil atau hilang sendiri setelah kehamilan dan menyusui.
Jika Anda tidak hamil atau menyusui dan ingin menghilangkan benjolan ini, dokter mungkin merekomendasikan operasi. Ini adalah tindakan operasi kosmetik, dan mungkin disarankan jika benjolan payudara ini menyebabkan rasa sakit atau peradangan.
Jangan menghilangkan benjolan dengan memencetnya hingga pecah. Ini justru akan meningkatkan risiko infeksi pada puting susu Anda. Selain itu, juga akan menyebabkan rasa nyeri dan sakit yang lebih buruk.
Jika Anda ingin mengurangi ukuran benjolan Montgomery di rumah dan Anda tidak sedang hamil atau menyusui, Anda dapat mencoba pengobatan rumah berikut:
- Tekan handuk yang telah dicelupkan ke dalam air hangat ke puting susu Anda selama sekitar 20 menit setiap malam.
- Oleskan gel lidah buaya, shea butter, atau cocoa butter di sekitar puting Anda.
- Perbanyak minum air putih dan kurangi asupan gula.
- Makan makanan yang sehat, dan kurangi gula dan garam untuk mengurangi kondisi sumbatan pada kelenjar yang dapat meningkatkan ukuran benjolan di payudara.
Anda juga bisa menjaga kebersihan dan kesehatan area payudara Anda termasuk puting susu dan areola. Berikut tips untuk menjaga puting dan areola tetap bersih dan lembap selama kehamilan dan menyusui.
- Cuci payudara dengan air bersih, hindari sabun dan disinfektan yang menyebabkan kulit kering dan iritasi.
- Jangan gunakan astringen karena dapat mengganggu produksi minyak dari kelenjar Montgomery.
- Anda dapat mengoleskan beberapa tetes air susu (ASI) setelah menyusui ke puting dan areola untuk tambahan kelembapan.
- Jika kulit puting susu dan areola pecah-pecah atau sakit, gunakan lanolin yang dimodifikasi untuk mempercepat penyembuhan. Pastikan untuk membersihkannya sebelum menyusui buah hati Anda.
- Anda dapat menggunakan breast shells yang dapat membantu melindungi puting susu dari rasa sakit saat menyusui. Atau nipple shields untuk melindungi puting susu selama menyusui.
Tanya Dokter
Punya pertanyaan kesehatan?
Silakan login atau daftar untuk bertanya pada para dokter/pakar kami mengenai masalah Anda.
Ayo daftar atau Masuk untuk ikut berkomentar