5 Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Hamil dan Bayinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13/02/2020 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Nutrisi di dalam susu bisa bantu memenuhi kebutuhan zat gizi bagi ibu dan janinnya selama masa kehamilan. Namun, tidak semua ibu hamil memiliki toleransi yang tinggi pada laktosa dalam susu hewani. Untuk mengatasi permasalahan ini, susu nabati seperti susu kedelai pun kerap jadi solusinya. Lantas, adakah manfaat susu kedelai untuk ibu hamil?

Manfaat susu kedelai untuk ibu hamil

ibu hamil minum susu
Sumber: Livestrong

Susu kedelai merupakan susu yang paling mudah ditemukan dan harganya lebih terjangkau jika dibandingkan dengan susu nabati lainnya.

Berikut sejumlah kebaikan yang bisa didapatkan dari minum susu kedelai:

1. Menambah energi

Ibu hamil lebih rentan mengalami kelelahan akibat perubahan hormon selama masa kehamilan. Karbohidrat sebagai sumber energi menjadi salah satu nutrisi yang paling dibutuhkan.

Susu kedelai bisa jadi salah satu sumber karbohidrat yang sehat untuk ibu hamil dan janin di dalam perutnya.

Kandungan karbohidrat kompleks yang ada pada biji kedelai membutuhkan waktu lebih lama untuk diproses tubuh. Hal ini membuat energi yang dihasilkan juga akan bertahan lebih lama.

2. Memenuhi kebutuhan vitamin D dan kalsium

Bagi sebagian ibu hamil yang sensitif terhadap sinar matahari, susu kedelai dapat menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan vitamin D harian.

Selain itu, kandungan kalsium di dalam susu kedelai juga tak kalah bermanfaat untuk ibu dan janin.

Dikenal bermanfaat untuk kesehatan kulit dan penglihatan, kombinasi vitamin D dan kalsium juga membantu pembentukan tulang dan gigi yang kuat pada bayi.

3. Sumber protein yang baik

Menurut The Journal of Perinatal Education, protein yang ada dalam biji kedelai dapat menjadi pengganti yang setara dengan protein daging.

Bahkan, protein kedelai memiliki kalori dan lemak jenuh yang lebih sedikit.

Protein berkualitas tinggi mendorong pembentukan jaringan organ yang mendukung perkembangan janin serta dapat membantu memperbaiki sel-sel tubuh.

Susu kedelai bisa dimanfaatkan sebagai sumber asupan protein untuk ibu hamil baik yang menjalani pola makan vegetarian maupun tidak.

4. Mengurangi risiko penyakit bawaan lahir

Biji kedelai mengandung vitamin B9 yang dikenal dengan sebutan asam folat. Konsumsi asam folat yang cukup sangat dibutuhkan karena dapat meningkatkan perkembangan sel-sel saraf pada janin.

Selain itu, kandungan asam folat dalam susu biji kedelai juga mengurangi risiko bayi lahir dengan cacat bawaan seperti kecacatan tabung saraf janin atau neural tube defects (NTD).

Untuk itu, ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi cukup folat salah satunya dengan minum susu kedelai agar bayi Anda lahir dengan sehat dan sempurna.

5. Mengurangi risiko anemia

Anemia merupakan kondisi yang kerap terjadi pada ibu hamil. Anemia terjadi ketika seseorang kekurangan zat besi sehingga bisa menimbulkan berbagai efek samping.

Beberapa risiko seperti kelahiran prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah akan meningkat jika anemia tidak ditangani.

Di masa kehamilan, pasokan darah yang dibutuhkan menjadi dua kali lebih banyak. Zat besi sangat diperlukan untuk membentuk sel darah merah yang nantinya akan memberikan pasokan oksigen untuk bayi.

Oleh karena itulah ibu hamil membutuhkan asupan zat besi yang lebih banyak dari biasanya saat masa kehamilan. Minum susu kedelai bisa jadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan zat besi pada ibu hamil.

Meskipun susu kedelai memiliki banyak kebaikan di dalamnya, konsumsi susu yang berlebihan juga tidak disarankan.

Perlu diingat bahwa biji kedelai memiliki kandungan glikinin dan konglikinin yang dapat memicu reaksi alergi pada orang yang memiliki alergi makanan tertentu.

Konsultasikan pada dokter kandungan Anda sebelum memutuskan untuk memilih susu kedelai sebagai minuman rutin saat masa kehamilan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 mins read

Cara Memilih Susu Soya yang Tepat untuk Kebutuhan Anak

Susu soya dapat menjadi sumber nutrisi anak. Namun, tetap teliti sebelum memilih susu soya untuk anak dan lakukan tips berikut ini.

Ditulis oleh: Roby Rizki
Parenting, Nutrisi Anak 03/06/2020 . 6 mins read

Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

Merokok saat hamil adalah ancaman nomor satu untuk kesejahteraan anak. Ada hubungan antara ibu perokok dan anak berbibir sumbing. Masih kurang seram?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . 5 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

protein susu soya

Ibu Harus Tahu, Ini Beda Kandungan Protein dalam Susu Kedelai dan Susu Sapi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 6 mins read
cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 mins read
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 mins read
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 mins read