5 Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Hamil dan Bayinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 1 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Nutrisi di dalam susu bisa bantu memenuhi kebutuhan zat gizi bagi ibu dan janinnya selama masa kehamilan. Namun, tidak semua ibu hamil memiliki toleransi yang tinggi pada laktosa dalam susu hewani. Untuk mengatasi permasalahan ini, susu nabati seperti susu kedelai pun kerap jadi solusinya. Lantas, adakah manfaat susu kedelai untuk ibu hamil?

Manfaat susu kedelai untuk ibu hamil

ibu hamil minum susu
Sumber: Livestrong

Susu kedelai merupakan susu yang paling mudah ditemukan dan harganya lebih terjangkau jika dibandingkan dengan susu nabati lainnya.

Berikut sejumlah kebaikan yang bisa didapatkan dari minum susu kedelai:

1. Menambah energi

Ibu hamil lebih rentan mengalami kelelahan akibat perubahan hormon selama masa kehamilan. Karbohidrat sebagai sumber energi menjadi salah satu nutrisi yang paling dibutuhkan.

Susu kedelai bisa jadi salah satu sumber karbohidrat yang sehat untuk ibu hamil dan janin di dalam perutnya.

Kandungan karbohidrat kompleks yang ada pada biji kedelai membutuhkan waktu lebih lama untuk diproses tubuh. Hal ini membuat energi yang dihasilkan juga akan bertahan lebih lama.

2. Memenuhi kebutuhan vitamin D dan kalsium

Bagi sebagian ibu hamil yang sensitif terhadap sinar matahari, susu kedelai dapat menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan vitamin D harian.

Selain itu, kandungan kalsium di dalam susu kedelai juga tak kalah bermanfaat untuk ibu dan janin.

Dikenal bermanfaat untuk kesehatan kulit dan penglihatan, kombinasi vitamin D dan kalsium juga membantu pembentukan tulang dan gigi yang kuat pada bayi.

3. Sumber protein yang baik

Menurut The Journal of Perinatal Education, protein yang ada dalam biji kedelai dapat menjadi pengganti yang setara dengan protein daging.

Bahkan, protein kedelai memiliki kalori dan lemak jenuh yang lebih sedikit.

Protein berkualitas tinggi mendorong pembentukan jaringan organ yang mendukung perkembangan janin serta dapat membantu memperbaiki sel-sel tubuh.

Susu kedelai bisa dimanfaatkan sebagai sumber asupan protein untuk ibu hamil baik yang menjalani pola makan vegetarian maupun tidak.

4. Mengurangi risiko penyakit bawaan lahir

Biji kedelai mengandung vitamin B9 yang dikenal dengan sebutan asam folat. Konsumsi asam folat yang cukup sangat dibutuhkan karena dapat meningkatkan perkembangan sel-sel saraf pada janin.

Selain itu, kandungan asam folat dalam susu biji kedelai juga mengurangi risiko bayi lahir dengan cacat bawaan seperti kecacatan tabung saraf janin atau neural tube defects (NTD).

Untuk itu, ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi cukup folat salah satunya dengan minum susu kedelai agar bayi Anda lahir dengan sehat dan sempurna.

5. Mengurangi risiko anemia

Anemia merupakan kondisi yang kerap terjadi pada ibu hamil. Anemia terjadi ketika seseorang kekurangan zat besi sehingga bisa menimbulkan berbagai efek samping.

Beberapa risiko seperti kelahiran prematur dan bayi lahir dengan berat badan rendah akan meningkat jika anemia tidak ditangani.

Di masa kehamilan, pasokan darah yang dibutuhkan menjadi dua kali lebih banyak. Zat besi sangat diperlukan untuk membentuk sel darah merah yang nantinya akan memberikan pasokan oksigen untuk bayi.

Oleh karena itulah ibu hamil membutuhkan asupan zat besi yang lebih banyak dari biasanya saat masa kehamilan. Minum susu kedelai bisa jadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan zat besi pada ibu hamil.

Meskipun susu kedelai memiliki banyak kebaikan di dalamnya, konsumsi susu yang berlebihan juga tidak disarankan.

Perlu diingat bahwa biji kedelai memiliki kandungan glikinin dan konglikinin yang dapat memicu reaksi alergi pada orang yang memiliki alergi makanan tertentu.

Konsultasikan pada dokter kandungan Anda sebelum memutuskan untuk memilih susu kedelai sebagai minuman rutin saat masa kehamilan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Awas! Ini Bahayanya Jika Ibu Kekurangan Yodium Saat Hamil

Tidak sedikit wanita hamil yang belum mengetahui pentingnya yodium. Padahal, kekurangan yodium saat hamil memiliki dampak yang buruk bagi janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa Penyebab Anak dan Tantrum dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tantrum pada anak bisa terjadi kapan pun di manapun, termasuk di tempat umum. Berikut cara untuk mengatasi dan mencegahnya di kemudian hari,

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 2 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Berbagai Penyebab Bayi Lahir Prematur

Jika bayi belum cukup umur untuk keluar dari rahim, mengapa bisa keluar sebelum waktunya? Berikut berbagai penyebab bayi lahir prematur.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Bayi, Bayi Prematur, Parenting 2 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
pengganti nasi untuk ibu hamil

3 Pengganti Nasi yang Lebih Sehat untuk Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
darah tinggi setelah melahirkan

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit