Tidak Hanya Wanita, Inilah 7 Manfaat Yoga untuk Pria

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Pada umumnya, kelas-kelas yoga yang tersedia di berbagai pusat olahraga dihadiri oleh wanita. Namun fakta ini mungkin akan mengejutkan Anda: yoga bukan olahraga khusus wanita saja. Yoga untuk pria juga memiliki manfaat yang sama.

Rutin beryoga akan mengasah fokus mental Anda dan mengguyur racun keluar dari dalam tubuh. Anda juga akan meningkatkan fleksibilitas tubuh. Ini berguna tidak hanya untuk kesiapan fisik untuk olahraga lain, namun juga meningkatkan performa Anda di tempat tidur

Masih tidak teryakinkan? Berikut adalah 7 manfaat menguntungkan yoga untuk pria yang patut Anda simak.

Manfaat yoga untuk pria

1. Meningkatkan jangkauan gerak tubuh

Anda mungkin berpikir bahwa jangkauan gerak adalah hal yang sama seperti fleksibilitas, tapi keduanya sedikit berbeda. Pria memiliki banyak kelompok otot keras, seperti hamstring (otot belakang paha), glutes (pinggul dan bokong), perut, dan bahu. Yang tidak Anda sadari, otot-otot ini memliki batasan kemampuan untuk dilatih memenuhi kapasitas rentang geraknya.

Saat Anda hanya melakukan latihan seperti angkat beban atau bench press, gerakan berulang dan monoton yang memfokuskan gerakan hanya pada kelompok otot tertentu. Hal tersebut lama-kelamaan akan membatasi jangkauan gerak Anda dalam fungsionalitas sehari-hari.

Kelas yoga untuk pria akan menekankan gerakan yang bisa membuka jalan bagi otot-otot ini bekerja lebih optimal. Peningkatan kelenturan akan membantu tubuh untuk memberikan kapasitas gerak terbaiknya. Ini bisa menguntungkan Anda di gym untuk sesi workout selanjutnya. Siapa sih yang tidak ingin memiliki postur dan gerakan yang lebih baik saat melakukan bench press?

2. Melancarkan pernapasan

Mungkin Anda merasa Anda bernapas baik-baik saja selama ini. Tapi Anda akan terkejut saat menemukan bahwa yoga akan menantang Anda untuk memusatkan energi pada tarikan dan hembusan napas. Khususnya, pada saat Anda berjuang untuk menjaga postur yang rumit dan tidak familiar untuk tubuh Anda.

Semakin intens kelas yoga Anda, gerakan-gerakan ini “memaksa” Anda untuk memperlambat laju pernapasan daripada mempercepatnya. Teknik pernapasan ini akan mengajarkan Anda untuk mengambil napas panjang dan perlahan di saat Anda benar-benar membutuhkannya. Teknik ini juga memperluas kapasitas paru untuk memungkinkan Anda menghirup oksigen dalam jumlah yang sama, atau bahkan lebih banyak, dengan pernapasan pendek.

3. Menguatkan keseimbangan tubuh

Yoga melibatkan banyak gerakan unik sebagai tambahan dari gerakan-gerakan klasik, seperti down dog, plank, dan variasi lain dari gerakan lateral, twisting, spinal-arch, dan banyak latihan keseimbangan lainnya. Semua latihan keseimbangan ini tidak mungkin didapatkan di kelas angkat beban Anda.

Melalui gerakan-gerakan unik ini, tubuh Anda akan dipacu untuk mengembangkan kapasitas otot dalam cara yang baru dan sama sekali tidak Anda duga. Selain itu, gerakan tersebut menguatkan otot penyeimbang tubuh dan meningkatkan kesehatan persendian seiring waktu. Anda akan bertambah kuat, itu pasti, namun Anda juga akan mengasah persendian lemah yang selama ini Anda tidak ketahui, untuk mencegah terjadinya cedera di lain kali Anda berolahraga.

Dengan kata lain, kelas yoga akan meliputi banyak aspek dasar yang Anda pikir Anda sudah lakukan (tapi mungkin tidak) dengan rutinitas pencegahan cedera dan peningkatan mobilitas.

4. Relaksasi

Jika Anda penggila gym, Anda pasti paham bahwa da hari-hari tertentu di mana Anda harus beristirahat namun diharuskan untuk tetap aktif; tidak dengan latihan fisik yang memberatkan. Yoga adalah pilihan aktivitas yang pas untuk mengisi “kekosongan” hari. Anda bisa tetap aktif sekaligus mendapatkan waktu relaksasi dan pemulihan otot. Ini berguna untuk menjaga kebugaran tubuh dan menyiapkan Anda untuk sesi nge-gym selanjutnya.

5. Menyeimbangkan tubuh, mental, dan holistik Anda

Selain membantu memperbaiki keseimbangan fisik, kelas yoga untuk pria akan mendorong Anda untuk mengeksplorasi kapasitas tubuh Anda dengan pose-pose rumit, guna membiarkan Anda untuk tahu dimana letak kelemahan tubuh Anda sebenarnya.

Selain itu, yoga termasuk ampuh untuk membantu Anda para pria mengatasi stress. Dibanding harus gila-gilaan meninju karung tinju di gym untuk melepas penat rutinitas harian, yang bisa membuat Anda justru semakin lelah dan agresif, yoga memungkinkan Anda untuk bisa lebih tenang secara keseluruhan. Ini juga melibatkan kombinasi meditasi pikiran, latihan pernapasan, dan teknik relaksasi tubuh.

Seiring waktu, yoga akan melatih Anda untuk mulai mengganti pola makan dan gaya hidup Anda secara naluriah. Anda tidak akan lagi merasa butuh untuk merokok atau berpesta sepanjang malam, mengetahui bahwa hal ini akan merusak apa yang telah Anda susah payah bangun selama ini. Selama yoga, pikiran Anda bisa berhenti sejenak untuk tetap fokus dan tenang untuk melihat gambaran besar dari masalah sebenarnya. Selain itu Anda dapat bertindak atas dasar integritas diri dan bukan karena kepanikan semu.

Singkatnya, fokus, produktivitas, dan wawasan kreativitas semua bisa ditingkatkan dengan rutin beryoga.

6. Membentuk otot

Yoga menggunakan berat tubuh Anda sendiri untuk membangun massa dan kekuatan otot. Mari kita bandingkan: Saat melakukan bench press, rata-rata Anda akan mengangkat beban sekitar 70-90 kilo dalam satu kali sesi untuk mendapatkan otot idaman. Dengan beryoga, Anda juga bisa mendapatkan manfaat pembentukan otot yang sama optimalnya dari bench press dengan melakukan push-up, squat, dan legi lift yang dimodifikasi melalui gerakan khas yoga. Hasilnya, massa dan kekuatan kelompok otot yang sama baiknya, namun akan selalu bertambah kuat seiring waktu.

Yoga meluaskan jangkauan gerak tubuh untuk para pria dan meningkatkan akses ke lebih banyak serat otot. Ini bisa memungkinkan proses hipertrofi lebih mendalam pada setiap kelompok otot yang difokuskan. Hipertrofi adalah proses dimana otot berkembang akibat sel-sel otot yang diperbesar, alias pertumbuhan otot pada tingkat sel.

Jika Anda melengkapi rutinitas angkat beban Anda dengan kelas yoga, Anda akan dapat mengaktifkan bagian otot yang mungkin terabaikan selama ini. Misalnya, kelompok otot anterior serratus, atau “otot petinju”, yang terletak di antara bawah ketiak Anda dan samping tulang rusuk. Otot ini memberikan keseimbangan untuk bahu Anda dan merupakan dasar bagi Anda untuk mengembangkan otot deltoid dan dada. Melatih otot anterior serratus akan membantu six-pack Anda terlihat jauh lebih terdefinisi dan kecang, dan hal ini bisa Anda dapatkan melalui kelas yoga.

7. Meringankan nyeri dan cedera

Yoga menggunakan gerakan terkontrol dan keselarasan antara fisik, sistem penggerak tubuh, dan pernapasan untuk membangun tubuh Anda secara lebih efisien dan meminimalisir risiko cedera. Keselamatan dan keselarasan adalah prioritas pertama dan mutlak dalam yoga. Yoga menuntut Anda untuk tidak memaksakan diri melampaui kemampuan diri Anda melalui batasan pose tubuh dan pemusatan pada pernapasan.

Dalam bulan pertama dari kelar yoga rutin, Anda akan dapat mengurangi rasa sakit dan cedera, guna meningkatkan kesehatan tubuh secara umum ke tingkat selanjutnya.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Serangan Panik

Panik adalah insting alamiah manusia yang mendeteksi datangnya bahaya. Namun, serangan panik adalah kondisi lain yang disebabkan oleh gangguan klinis.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Mental, Gangguan Kecemasan 18 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Sperma Encer dan Cair, Apakah Normal?

Air mani encer bisa berarti tubuh Anda tidak memproduksi cukup sperma namun bukan berarti Anda tidak subur. Ini beberapa cara memperbaikinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 15 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Terus-terusan Dipaksa Menghadapi Rasa Takut, Apakah Bisa Menghilangkan Fobia?

Terapi desensitasi adalah cara mengatasi fobia dengan sengaja terus-terusan mempertemukan Anda dengan pemicu fobia. Apakah cara ini aman dan efektif?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Kesehatan Mental, Gangguan Kecemasan 11 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Benarkah Ada Cara Membesarkan Penis yang Efektif? Cari Tahu di Sini!

Dari mulai krim, suplemen, pompa, hingga bedah plastik, diklaim bisa membesarkan ukuran penis. Namun, mana yang sebenarnya terbukti secara medis?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 10 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cedera pergelangan kaki sindroma sinus tarsi

Tanda dan Gejala Sinus Tarsi, Cedera Pergelangan Kaki yang Bikin Sulit Berdiri

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
yoga untuk disfungsi ereksi

4 Gerakan Yoga untuk Membantu Mengatasi Disfungsi Ereksi pada Pria

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
13 Olahraga Untuk Penyandang cacat

13 Olahraga yang Baik untuk Penyandang Cacat atau Disabilitas

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit
air mani pria

7 Fakta Menarik Seputar Air Mani Pria, Ternyata Berbeda dengan Sperma, Lho!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit