Manfaat Rutin Melakukan Yoga Bridge Pose pada Fisik dan Mental

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bridge pose menjadi salah satu pose yoga yang punya banyak manfaat. Mulai dari memperkuat kaki, memberi energi pada kesehatan fisik, hingga membantu menjaga kesehatan mental.

Dapat dilakukan dengan berbagai modifikasi dan variasi menjadikan pose yoga ini pilihan tepat baik bagi yang baru memulai yoga ataupun yang telah mahir.

Beragam manfaat bila rutin lakukan yoga bridge pose

Manfaat yoga bridge pose

Untuk melakukan postur yoga bridge pose, ikuti langkah-langkah berikut.

Berbaring terlentang, tekuk lutut, letakkan telapak kaki menapak di atas matras. Posisikan tumit sejajar vertikal dengan tulang ekor. Kuatkan paha dan tulang ekor lalu angkat pinggul ke atas. Posisikan dagu menempel dengan dada. Letakkan kedua lengan menekan ke lantai dan Anda bisa posisikan kepalan tangan di antara kedua tumit.

Jika ini membuat terlalu banyak tekanan pada bagian bawah punggung, Anda bisa memodifikasinya dengan meletakkan blok penyangga di tulang ekor. Ini disebut modifikasi restorasi.

Modifikasi dan variasi manapun yang Anda pakai, gerakan yoga bridge pose memberikan berbagai manfaat kesehatan yang patut dicoba.

Manfaat fisik dari yoga bridge pose

Manfaat yoga bridge pose

Untuk Anda yang bukan atlet, bridge pose akan menarik tubuh depan dan tubuh belakang, menciptakan ruang antara tulang belakang dan mengurangi tekanan pada cakram (ruas-ruas tulang belakang). Gerakan ini sebagai alternatif pereda rasa nyeri punggung.

Bridge pose memiliki manfaat meregangkan dan memperkuat otot-otot tubuh dan membantu memperbaiki postur.

Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam membungkuk di depan meja kerja. Hal tersebut menyebabkan bahu membungkuk ke depan dan ketegangan di dada. Karenanya, aktivitas tersebut  bisa melemahkan otot-otot di punggung dan leher.

Saat melakukan gerakan bridge pose, bagian pundak akan menekan ke lantai dan dada akan terbuka. Jika dilakukan secara rutin, pose ini bisa membantu memperbaiki postur bungkuk pada bahu.

Pose ini juga membantu Anda mengembangkan kesadaran pada otot-otot di kaki dan membantu membangun kekuatan pada otot pendukung di kaki dan pinggul Anda.

Manfaat lainnya dari yoga bridge pose untuk tubuh:

  • Meredakan rasa tidak nyaman saat menstruasi.
  • Terapi untuk asma, tekanan darah tinggi, dan sinusitis.
  • Mengurangi kecemasan, kelelahan, sakit punggung, sakit kepala, dan susah tidur.

Manfaat untuk kesehatan mental

Manfaat yoga bridge pose

Yoga disebut sebagai upaya fisik yang mampu menuntun pikiran pada ketengan. Selama beberapa tahun terakhir banyak studi yang membahas soal peran yoga pada kesehatan mental. Gerakan yoga bridge pose mengurangi perasaan cemas, stres, dan mengurangi depresi ringan. 

Studi berjudul Exploring the therapeutic effects of yoga and its ability to increase quality of life, menunjukkan beberapa manfaat yoga pada kesehatan mental. 

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa melakukan yoga dapat meningkatkan pemulihan dan pengobatan pada kecanduan, mengurangi stres dan kecemasan, memperbaiki pola tidur, serta meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dengan baik. 

Gerakan yoga secara keseluruhan, termasuk gerakan bridge pose, memiliki beragam manfaat kesehatan. Namun, untuk melakukan pose-pose tertentu tetap perlu kehati-hatian.

Bagi beberapa orang dengan kondisi medis pada lutut dan sakit leher perlu lebih dulu berkonsultasi dengan dokter untuk melakukan yoga terutama gerakan bridge pose.

Normal Kah Detak Jantung Anda?

Kalkulator detak jantung kami bisa memperkirakan berapa target detak jantung saat olahraga yang perlu Anda capai.

Coba Hitung!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Olahraga untuk Membantu Menambah Tinggi Badan

Usia remaja belum terlambat untuk menambah tinggi badan lewat berbagai cara, terutama asupan nutrisi dan olahraga berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Olahraga Lainnya, Kebugaran 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Ini Alasan Orang yang Sering Menangis, Justru Mentalnya Sekuat Baja

Ketika lain kali Anda diledek cengeng karena sering menangis, katakan dengan lantang bahwa menangis adalah tanda orang yang sehat dan bermental baja

Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mental Illness (Gangguan Mental)

Mental illness adalah gangguan mental yang memengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku,suasana hati, atau kombinasi diantaranya. Berikut informasi lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Mental 17 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Tidak hanya bermanfaat bagi orang yang sehat, olahraga juga harus dilakukan oleh mantan penderita kanker. Apa saja manfaatnya? Olahraga apa yang dianjurkan?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kebugaran 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gerakan olahraga melatih kelenturan tubuh

10 Gerakan Olahraga Untuk Meraih Kelenturan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
tips lari untuk penderita rematik

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
olahraga malam hari

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
minum kopi sebelum olahraga

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit