Teknik Pernapasan yang Tepat Saat Lari Agar Tidak Terengah-engah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda tahu lari butuh teknik pernapasan yang tepat? Ya, dengan teknik pernapasan yang tepat Anda akan dapat manfaat maksimal dari olahraga yang satu ini. Jadi, tak sekadar capek dan berkeringat tetapi olahraga lari bisa jadi latihan yang membantu menjaga kebugaran tubuh secara maksimal. Berikut ulasan mengenai teknik pernapasan saat lari yang sebaiknya digunakan.

Teknik pernapasan saat lari yang tepat

agar kuat lari

Jika Anda terbiasa untuk bernapas melalui hidung dan dikeluarkan melalui mulut saat lari, sebaiknya ubah mulai sekarang. Meski teknik pernapasan ini sangat disarankan dalam yoga dan beberapa seni bela diri, tidak untuk olahraga lari. Memang boleh, tetapi teknik pernapasan ini bukan yang terbaik dan disarankan untuk olahraga aerobik intensitas tinggi seperti berlari.

Anda justru harus bernapas melalui mulut dan hidung saat berlari secara bersamaan. Ini karena otot membutuhkan oksigen untuk terus bekerja dengan baik. Bernapas melalui hidung saja tak cukup untuk memberikan asupan oksigen yang dibutuhkan tubuh. Anda butuh pernapasan mulut juga untuk mengambil lebih banyak oksigen yang dibutuhkan.

Embuskan napas dengan maksimal, jangan tanggung-tanggung sehingga karbon dikoksida yang dikeluarkan pun akan lebih banyak. Hal ini membantu Anda untuk bisa menarik napas lebih dalam. Dengan menggunakan teknik pernapasan saat lari yang tepat Anda tak akan mudah kehabisan napas dan terengah-engah.

Gunakan teknik pernapasan perut

sakit perut bagian atas

Saat lari, usahakan untuk menggunakan teknik pernapasan perut atau diafragma, bukan dari dada. Pernapasan perut membuat Anda mengambil lebih banyak udara dibandingkan pernapasan dada. Teknik pernapasan dada justru bisa membuat Anda mulai merasa seperti tersedak karena tak mendapat cukup udara.

Menurut John Henwood, seorang pelatih lari di New York, pernapasan perut membuat Anda bisa bernapas lebih dalam. Hal ini nantinya akan membuat tubuh Anda rileks dan fokus saat berlari.

Jika Anda masih kesulitan dan belum begitu paham teknik pernapasan perut cobalah untuk melatihnya sebelum berlari. Caranya mudah, berbaringlah dengan posisis telentang. Posisikan diri Anda dengan santai dan bahu menempel di lantai atau kasur. Saat bernapas, biarkan perut naik dan saat mengembuskannya biarkan perut dalam kondisi turun.

Lalu dalam kondisi berdiri, Anda bisa mempraktikannya sambil berdiri dengan tegap. Pastikan postur tubuh lurus dengan bahu yang tegak dan tak membungkuk ke depan. Posisi kepala juga harus sejajar dengan tubuh, tidak terlalu condong ke depan. Ini karena Anda tak akan bisa menarik napas dalam jika tubuh dalam keadaan bungkuk.

lari atau jalan kaki

Selanjutnya, tarik napas melalui hidung dan rasakan perut mengembang naik. Kemudian, embuskan napas keluar melalui mulut dengan posisi perut kembali kempes atau turun. Agar lebih mudah, Anda bisa mencoba teknik ini dengan meletakkan tangan di perut. Kemudian rasakan pergerakan naik turunnya.

Ketika perut mengembang artinya diafragma sedang bergerak ke bawah untuk memberi ruang bagi paru-paru supaya terisi penuh dengan oksigen. Nantinya saat lari, ambil napas dari mulut dan juga hidung secara bersamaan untuk mendapatkan asupan oksigen lebih banyak. Jika Anda sudah mampu melakukannya dalam keadaan diam, coba praktikkan perlahan saat lari dan rasakan perbedaannya.

Untuk memudahkan, ketika memulai cobalah lari dengan kecepatan yang membuat Anda mudah bernapas. Kemudian, gunakan “tes bicara” untuk mengetahui apakah langkah Anda sudah sesuai. Anda harus dapat berbicara hingga kalimat penuh tanpa terengah-enggah. Intinya, jangan memaksakan diri. Perlambat lari Anda atau berjalan jika Anda mulai merasa kehabisan napas.

 

Berapa Banyak Kalori yang Berhasil Saya Bakar Saat Berolahraga?

Ingin tahu berapa banyak kalori yang berhasil kamu bakar dalam sehari? Efektifkah olahraga yang kamu pilih untuk membakar kalori? Cek selengkapnya.

Mau Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ini yang Akan Terjadi Pada Tubuh Manusia Jika Lari Secepat Kilat

Pada kenyataannya, jika manusia lari secepat kilat bak Quicksilver atau The Flash, hal-hal mengerikan akan terjadi pada tubuh, seperti ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 9 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Strategi Latihan Agar Tak Kehabisan Napas Saat Main Badminton

Badminton atau bulu tangkis memang perlu ketangkasan. Anda pun jadi mudah kehabisan napas. Yuk, cari tahu cara menjaga napas saat main badminton di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 6 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Sering Susah Tidur? Ini Cara Cepat Tidur Dalam Satu Menit

Sudah lelah dan besok harus bangun pagi, tapi tetap tidak bisa tidur. Tenang, coba dulu cara cepat tidur dengan teknik ini.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Pola Tidur Sehat, Tips Tidur 26 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

5 Tips Aman Tetap Jogging Saat Puasa

Jika Anda berencana untuk tetap jogging saat puasa, ada beberapa hal penting yang perlu Anda perhatikan guna menghindari risiko cedera. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Olahraga Lainnya, Kebugaran 13 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati sakit pinggang dengan olahraga

Berapa Lama Waktu Jogging agar Kalori Terbakar Optimal?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
tips lari untuk penderita rematik

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
waktu untuk lari

Kapan Waktu Terbaik untuk Olahraga Lari?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
cara mengatasi jantung berdebar

5 Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang yang Efektif

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit