home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Langkah Efektif untuk Mencegah Kanker Kelenjar Getah Bening (Limfoma)

5 Langkah Efektif untuk Mencegah Kanker Kelenjar Getah Bening (Limfoma)

Setiap tahun, ribuan orang di seluruh dunia terdiagnosis kanker kelenjar getah bening atau limfoma. Meski bisa disembuhkan, keberhasilannya tergantung pada jenis dan stadium penyakit yang dimiliki. Agar tidak mengalami hal tersebut, lebih baik mencegah penyakit ini dengan menghindari beragam fakto risiko limfoma atau kanker kelenjar getah bening. Apa saja cara pencegahan kanker limfoma yang bisa dilakukan?

Langkah-langkah pencegahan kanker kelenjar getah bening

Kanker getah bening atau limfoma adalah jenis kanker darah yang berkembang di limfosit, yaitu tipe sel darah putih yang tersebar di sistem limfatik dan berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Penyakit ini dapat terjadi karena berkembangnya sel limfosit secara abnormal, sehingga menimbulkan gejala limfoma pada penderitanya.

Dilansir dari American Cancer Society, tidak ada cara khusus untuk mencegah kanker kelenjar getah bening atau limfoma. Meski demikian, Anda dapat menurunkan risikonya dengan cara berikut:

1. Melindungi diri dari penyakit infeksi

Sejumlah penyakit infeksi virus bisa meningkatkan risiko kanker getah bening. Misalnya, infeksi HIV penyebab AIDS, infeksi virus human T-cell lymphotropic virus (HTLV-1), hepatitis C, atau infeksi bakteri H. pylori pada lambung. Oleh karena itu, salah satu bentuk pencegahan kanker limfoma, yaitu melindungi diri dari infeksi virus tersebut.

Anda dapat mencegah infeksi HIV, HLTV-1, dan hepatitis C dengan menghindari perilaku yang dapat memicu penularan, seperti berhubungan seks dengan lebih dari satu pasangan atau menggunakan alat suntik yang sama dengan orang lain, terutama bila orang tersebut memiliki penyakit infeksi.

Adapun guna mencegah infeksi H. pylori dan infeksi virus lainnya, sebaiknya Anda menjaga kebersihan diri serta memastikan makanan dan minuman yang Anda konsumsi bersih dan telah dimasak dengan baik.

2. Menjaga penyakit terkait sistem kekebalan tubuh tetap terkendali

Beberapa orang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Salah satu penyebabnya adalah penyakit. Dilansir dari Lymphoma Action, beberapa penyakit yang menyebabkan masalah pada sistem kekebalan tubuh dapat membuat limfosit tumbuh di luar kendali hingga menyebabkan limfoma, seperti penyakit autoimun atau gangguan imunodefisiensi.

Beberapa penyakit yang menyebabkan masalah pada sistem imun merupakan kondisi yang telah dialami sejak lahir atau berkaitan dengan genetik. Pada kondisi ini, mencegah penyakit tersebut sangat sulit dilakukan. Oleh karena itu, cara yang perlu Anda lakukan untuk mencegah kanker kelenjar getah bening adalah menjaga penyakit tersebut tetap terkendali.

Anda bisa melakukannya dengan rutin kontrol ke dokter, menjalani pengobatan seperti yang disarankan dokter, serta menerapkan pola hidup yang sehat. Dengan demikian, sistem kekebalan tubuh bisa berfungsi dengan baik walaupun tidak optimal.

3. Menghindari paparan bahan kimia

Paparan bahan kimia tertentu, seperti pestisida dan formaldehyde yang sering digunakan sebagai bahan produk rumah tangga, industri, atau pertanian, dapat meningkatkan risiko terkena kanker getah bening. Oleh karena itu, sebaiknya Anda sebisa mungkin menghindari paparan zat ini sebagai salah satu bentuk pencegahan kanker limfoma.

Anda dapat mengurangi paparan bahan ini dengan menggunakan masker, sarung tangan, kacamata, dan pakaian pelindung, terutama bila Anda sering kontak langsung dengan zat tersebut. Adapun untuk mengurangi paparan bahan kimia yang sudah ada di produk rumah tangga, Anda perlu menggunakan ventilasi rumah yang tepat atau sering membuka jendela rumah.

4. Menghindari paparan radiasi yang tidak perlu

Paparan radiasi dosis tinggi atau dosis rendah dalam jangka panjang dapat memengaruhi limfosit dan meningkatkan risiko kanker getah bening. Paparan tersebut bisa berasal dari prosedur medis, seperti sinar-X (rontgen) atau radioterapi sebagai salah salah pengobatan kanker.

Selain itu, pengobatan kanker kemoterapi pun bisa meningkatkan risiko kanker lainnya, termasuk limfoma. Oleh karena itu, sebisa mungkin hindari berbagai sumber paparan radiasi yang tidak diperlukan sebagai cara mencegah timbulnya kanker kelenjar getah bening.

Konsultasikan dengan dokter Anda apakah Anda perlu menjalani pemeriksaan dan perawatan radiasi serta kemoterapi. Dokter akan menentukan cara terbaik untuk mengobati kondisi Anda tanpa meningkatkan risiko terjadinya limfoma. Meski demikian, sejauh ini manfaat dari berbagai pemeriksaan dan pengobatan tersebut lebih tinggi dibandingkan risiko yang mungkin ditimbulkan.

5. Menjaga berat badan ideal

Berat badan berlebih dan obesitas memiliki kaitan yang erat dengan berbagai penyakit, termasuk kanker kelenjar getah bening. Bagaimana hal itu bisa terjadi belum diketahui secara pasti. Namun, obesitas memang diketahui dapat melemahkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Untuk menjaga berat badan, Anda perlu menerapkan gaya hidup yang sehat. Adapun gaya hidup sehat ini merupakan bentuk pencegahan kanker kelenjar getah bening lainnya yang juga perlu Anda terapkan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

American Cancer Society. 2020. Can Non-Hodgkin Lymphoma Be Prevented? https://www.cancer.org/cancer/non-hodgkin-lymphoma/causes-risks-prevention/prevention.html. Accessed August 12, 2020.

Cleveland Clinic. 2020. Adult Non-Hodgkin’s Lymphoma: Prevention. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15662-adult-non-hodgkins-lymphoma/prevention. Accessed August 12, 2020.

Diabetes.co.uk. 2020. What is an Autoimmune Disease? https://www.diabetes.co.uk/autoimmune-diseases.html. Accessed August 12, 2020.

Harvard Health Publishing. 2020. How to prevent infections. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/how-to-prevent-infections. Accessed August 12, 2020.

Johns Hopkins Medicine. 2020. Helicobacter Pylori. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/helicobacter-pylori. Accessed August 12, 2020.

Lymphoma Action. 2020. Causes of lymphoma. https://lymphoma-action.org.uk/about-lymphoma-what-lymphoma/causes-lymphoma. Accessed August 12, 2020.

OAC. 2020. Obesity and the Immune System. https://www.obesityaction.org/community/article-library/obesity-and-the-immune-system/. Accessed August 12, 2020.

San Francisco Department of Public Health. 2020. Hepatitis C. https://www.sfcdcp.org/infectious-diseases-a-to-z/hepatitis-c/. Accessed August 12, 2020.

Winchester Hospital. 2020. Reducing Your Risk of Hodgkin Lymphoma. https://www.winchesterhospital.org/health-library/article?id=19593. Accessed August 12, 2020.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Ihda Fadila
Tanggal diperbarui 03/11/2019
x