5 Fakta Penyakit Malaria yang Perlu Anda Tahu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Juni 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Malaria adalah penyakit yang sering kali ditemukan di negara-negara yang ada di Asia Selatan, Afrika, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Penyakit serius yang disebabkan oleh nyamuk pembawa parasit malaria ini dapat menyebabkan tubuh Anda mengalami demam tinggi dan menggigil.

Malaria tidak menular dari satu orang ke orang lain dengan sentuhan atau berdekatan dengan penderita, tetapi disebarkan melalui nyamuk.

Kebanyakan infeksi malaria menyebabkan gejala mirip flu, seperti demam tinggi, menggigil, dan nyeri otot. Gejala-gejala tersebut datang dan pergi dalam sebuah siklus. Dikutip dari WebMD, beberapa jenis malaria bisa menyebabkan masalah yang lebih serius, seperti kerusakan pada jantung, paru-paru, ginjal, atau otak.

Berikut ini ada beberapa fakta seputar malaria yang perlu Anda ketahui, yang mungkin bisa membantu mencegah Anda jadi korban selanjutnya.

Beberapa parasit malaria bisa bertahan dari obat

Beberapa parasit mungkin bertahan hidup karena mereka berada pada hati Anda, atau karena mereka memang tahan dengan obat. Dokter akan melakukan tes darah untuk masalah ini, dan Anda perlu segera mencari pertolongan darurat bila merasa mengalami gejala penyakit malaria.

Nyamuk malaria lebih aktif di sore atau dini hari

Ya, ketika sudah subuh atau sore, nyamuk pembawa malaria akan lebih mudah ditemukan dan menyerang Anda, apalagi kalau Anda menghabiskan waktu di luar. Jadi, berhati-hatilah!

Parasit malaria bisa membunuh sel darah

Ketika Anda terinfeksi oleh nyamuk malaria, parasitnya bisa menyebabkan malaria masuk ke dalam darah dan menginfeksi sel hati. Parasit akan bereproduksi di dalam sel hati, yang kemudian membuat parasit baru lainnya memasuki sistem peredaran darah dan menginfeksi sel darah merah. Pada akhirnya, sel darah bisa rusak dan kemudian parasit tersebut berpindah ke sel darah lain yang belum terinfeksi.

Wanita hamil lebih mudah terkena penyakit malaria parah

Ini dikarenakan sistem imun pada wanita hamil turun dibandingkan ketika masih belum hamil. Sama dengan wanita hamil, anak kecil, orang separuh baya dan lansia, dan orang-orang dengan masalah kesehatan lainnya akan lebih mudah terkena komplikasi serius bila mereka terkena malaria.

Sebenarnya kasus penyakit malaria turun cukup drastis

Ya, berdasarkan laporan yang ditulis Kompas akhir 2014 lalu, kasus malaria yang menyebabkan kematian secara global turun 47% pada 2000-2013. Namun, sepanjang tahun 2013, ada 584.000 orang meninggal dunia dan 78%-nya adalah balita. Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) saat itu, Margaret Chan, mengatakan dalam peluncuran Laporan Malaria Dunia 2014 bahwa malaria bisa dikalahkan. Akan tetapi masih ada beberapa negara yang harus berjuang keras. Penurunan kematian paling signifikan saat itu terjadi di Afrika atau tempat di mana 90% kematian akibat malaria terjadi. Dari 173 juta orang yang terinfeksi, kini jadi 128 juta. Capaian tersebut cukup besar, apalagi saat itu populasi Afrika bertambah 43%.
Sejauh ini sih, untuk bisa menghindari dan mencegah malaria, yang bisa Anda lakukan adalah melakukan fogging di rumah sebulan sekali, atau sering-sering menyemprotkan obat nyamuk di pagi dan malam hari.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Penyakit Infeksi

Penyakit infeksi dapat disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, atau parasit. Meski gejalanya mirip, pengobatannya berbeda. Lantas, bagaimana membedakannya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Penyakit Infeksi 7 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit

9 Penyakit Infeksi pada Anak yang Rentan Menyerang

Penyakit infeksi pada anak cukup mengkhawatirkan karena bisa mengganggu tumbuh kembang. Lantas, apa saja penyakit infeksi yang sering dialami anak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Penyakit Pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 30 September 2020 . Waktu baca 7 menit

Bisakah Penyakit Infeksi Menyebabkan Terjadinya Autoimun?

Autoimun terjadi saat sistem imun menyerang sel sehat di dalam tubuh. Selain faktor genetik, infeksi penyakit turut berperan menyebabkan autoimun.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Alergi 29 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Bisakah HIV Menular Melalui Gigitan Nyamuk?

Salah satu mitos tentang HIV yang sering beredar adalah kemungkinan gigitan nyamuk yang dapat menularkan virusnya. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
HIV/AIDS, Kesehatan Seksual 24 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

virus rubella penyakit campak jerman

Rubella (Campak Jerman)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
nyamuk malaria penyebab malaria

Mengenal Ciri-Ciri Nyamuk Anopheles Penyebab Penyakit Malaria

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 30 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
ibu meninggal saat setelah melahirkan

5 Kondisi Penyebab Kematian Ibu Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 24 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
obat malaria

Obat-obatan untuk Mengatasi Penyakit Malaria, Mulai dari Medis hingga Alami

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit