Sama Bahayanya, Ini Beda Sepsis dan SIRS yang Bisa Mengancam Jiwa

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Lebih baik, jangan menyepelekan infeksi apapun dan segera obati dengan tepat. Pasalnya, infeksi yang sepele pun bisa saja berubah jadi hal yang berbahaya. Salah satu masalah yang muncul ketika Anda mengalami infeksi yang tak kunjung sembuh adalah sepsis dan Systemic inflammatory response syndrome (SIRS). SIRS dan sepsis adalah masalah yang serius dan mengancam nyawa.

Meski sama-sama berbahaya dan mirip gejalanya, SIRS dan sepsis memiliki perbedaan yang cukup banyak. Supaya tidak terkena keduanya, Anda sebaiknya ketahui apa itu SIRS dan sepsis, serta perbedaannya.

SIRS terjadi ketika ada peradangan

Systemic inflammatory response syndrome atau sindrom respon inflamasi sistemik (SIRS) adalah respon tubuh ketika peradangan muncul. Singkatnya, SIRS hanya sebatas tanda dan gejala yang muncul setelah tubuh terserang suatu penyakit.

Selain peradangan, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh infeksi, trauma, maupun iskemia pada pembuluh darah. Kombinasi dari beberapa faktor penyebab tersebut juga bisa menimbulkan SIRS dalam tubuh. Seseorang dinyatakan mengalami SIRS bila mengalami beberapa gejala seperti:

  • Demam melebihi 38 derajat Celcius
  • Denyut jantung lebih dari 90 detakan per menit
  • Laju pernapasan lebih dari 20 napas per menit
  • Jumlah sel darah putih tidak normal

Sementara, sepsis adalah keracunan darah akibat infeksi

Sedikit berbeda dengan SIRS, sepsis adalah kondisi yang terjadi ketika tubuh terlalu berlebihan saat melawan infeksi. Ya, dalam hal ini sistem imun terlalu aktif dan malah menimbulkan masalah baru, yaitu keracunan darah.

Saat tubuh mengalami peradangan, sistem imun akan mengeluarkan antibodinya. Nah, sayangnya antibodi ini diproduksi terlalu banyak dan masuk ke pembuluh darah, akhirnya menyebabkan darah keracunan. Kondisi ini menyebabkan pembuluh darah menyempit dan aliran darah tidak lancar.

Penyempitan pembuluh darah menyebabkan organ-organ tubuh tidak mendapatkan pasokan makanan serta oksigen. Jika dibiarkan, organ akan rusak bahkan jaringan di dalamnya mati. Kondisi itu disebut dengan syok sepsis.

Sepsis bisa langsung dikenali saat tubuh menunjukkan beberapa tanda dan gejala yang menyerupai SIRS, yakni demam tinggi diatas 38 derajat Celcius, denyut jantung diatas 90 detakan per menit, serta laju pernapasan diatas 20 napas dalam satu menit.

gejala sepsis

Jadi, apa perbedaan dari SIRS dan sepsis?

Sebenarnya, SIRS dan sepsis adalah dua kondisi yang saling berkaitan satu sama lain, karena biasanya sepsis terjadi akibat adanya SIRS. Namun memang agak sulit untuk mengetahui perbedaan gejalanya. Nah, beberapa perbedaan yang sebaiknya Anda ketahui dari kedua kondisi ini, yaitu:

1. SIRS tidak selalu terjadi akibat infeksi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa sepsis muncul ketika infeksi terjadi dan merangsang antibodi diproduksi terlalu banyak. Sementara sindrom respon inflamasi sistemik atau SIRS tidak hanya dikarenakan infeksi saja, tapi juga peradangan serta trauma pada tubuh, dilansir dari laman Medscape.

Intinya, SIRS merupakan respon dari adanya masalah di dalam tubuh yang bisa terjadi akibat apa saja, tak hanya infeksi. Bisa saja

2. Gejala sepsis bisa lebih parah

Oleh karena sepsis umumnya berkembang lebih parah dibandingkan dengan SIRS, maka gejala yang ditimbulkan pun bisa berbeda. Gejala sepsis bisa berubah menjadi syok septik setelah berkembang lebih parah, dengan tanda-tanda seperti penurunan tekanan darah, ujung-ujung ekstremitas yang dingin, nadi yang melemah, dan lain sebagainya.

Proses syok sepsis terjadi akibat menurunnya kelancaran aliran darah serta oksigen menuju organ-organ tubuh yang disebabkan pembuluh darah yang mengalami pelebaran (vasodilatasi).

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspada Sepsis Pada Anak yang Bisa Sebabkan Kematian

Mendeteksi sepsis pada anak bukanlah hal mudah. Namun, jika tak segera diatasi, sepsis dapat menyebabkan kegagalan organ yang bisa berakhir kematian.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Penyakit Pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 30 November 2016 . Waktu baca 9 menit

Sepsis

Sepsis adalah dampak serius akibat infeksi yang bisa menyebabkan turunnya tekanan darah secara drastis, penggumpalan darah, dan kebocoran pembuluh darah.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Kelainan Darah, Penyakit Kelainan Darah Lainnya 22 September 2016 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gejala sepsis

Kenali Ciri-Ciri Sepsis, Keracunan Darah Fatal Akibat Infeksi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2018 . Waktu baca 4 menit
sepsis adalah

Waspada Bahaya Sepsis, Infeksi Fatal yang Bisa Merenggut Nyawa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 16 September 2018 . Waktu baca 5 menit
rawat inap

10 Kondisi yang Mengharuskan Anda Rawat Inap di Rumah Sakit

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 22 Agustus 2018 . Waktu baca 6 menit
penyebab septikemia

Waspada Septikemia, Darah Keracunan Akibat Bakteri

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 29 Desember 2016 . Waktu baca 5 menit