4 Langkah Jitu Menjaga Daya Tahan Tubuh dari Demam Berdarah

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kasus demam berdarah cukup tinggi terjadi di Asia, termasuk Indonesia. Kesadaran akan risiko dan bahaya penyakit ini perlu terus ditingkatkan. Mencegah demam berdarah terkadang menjadi sedikit rumit karena Anda tidak tahu kapan nyamuk Aedes aegypti datang. Meski demikian, pencegahan demam berdarah bukan merupakan hal yang tidak mungkin.

Menjaga daya tahan tubuh untuk mencegah demam berdarah

Cara terbaik untuk mencegah demam berdarah tentu saja adalah menghindari infeksi yang berasal dari nyamuk. Selain itu, daya tahan tubuh juga berperan besar dalam mencegah demam berdarah.

Seseorang dengan daya tahan tubuh yang lemah lebih berisiko terkena demam berdarah. Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terkena infeksi ini.

Berikut beberapa cara untuk menjaga dan menambah daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terjangkit penyakit demam berdarah.

1. Mengonsumsi buah, sayur, dan protein

Anda dapat melindungi daya tahan tubuh dengan menerapkan kebiasaan hidup sehat. Menjaga sistem imun atau daya tahan tubuh agar bekerja dengan normal merupakan target utama yang perlu Anda capai.

Mencegah demam berdarah dengan cara banyak mengonsumsi berbagai jenis makanan sehat dapat meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda. Tubuh memerlukan berbagai jenis nutrisi dan gizi yang berasal dari makanan untuk meningkatkan sistem imun, enzim, dan sel.

Berikut makanan yang dapat menjaga daya tahan tubuh Anda dalam kondisi yang normal.

  • Buah-buahan: Jambu biji, jeruk, lemon, pepaya, kiwi, dsb.
  • Sayuran: Brokoli, bayam, paprika, jamur, dsb.
  • Protein: Daging putih/unggas, ikan tuna, salmon dan kembung, dsb.

Tidak ada anjuran dalam cara mengolah makanan yang telah disebutkan. Untuk buah-buahan yang terkadang sulit didapatkan, Anda dapat mencari alternatifnya yaitu seperti yang sudah berbentuk jus.

2. Rutin berolahraga

Olahraga memiliki beberapa manfaat dalam menjaga sistem kekebalan tubuh untuk mencegah demam berdarah. Saat tubuh aktif berolahraga, kualitas tidur menjadi lebih baik yang kemudian berdampak juga dalam menurunkan tingkat stres.

Usahakan untuk olahraga secara rutin. Tidak perlu terlalu berat, contohnya seperti cukup berjalan santai selama 30 menit per hari. Rutin berolahraga dapat membantu daya tahan tubuh melawan infeksi, termasuk demam berdarah.

3. Menghindari stres

Stres yang berlebihan dapat membuat fungsi daya tahan tubuh menurun. Selain olahraga, Anda melakukan beberapa kegiatan untuk mengendalikan stres dengan:

  • Belajar untuk meditasi
  • Lebih banyak bersosialisasi
  • Tidur yang cukup
  • Pertimbangan untuk melakukan konseling jika memang dibutuhkan

Penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang aktif bersosialisasi (hanya teman dekat atau banyak), memiliki imunitas yang lebih kuat dibandingkan dengan mereka yang kesepian.

Bersosialisasi tak hanya dapat menghindarkan Anda dari stres, tetapi menjaga kekuatan daya tahan tubuh juga.

4. Mendapatkan tidur yang cukup

Tidur memungkinkan tubuh untuk menjaga konsistensi kesehatan. Saat Anda kekurangan durasi tidur yang bersifat untuk mengembalikan kebugaran ini, keseimbangan hormon jadi terganggu yang berdampak pada menurunnya daya tahan tubuh.

Meski para peneliti belum dapat membuktikan hubungan antara tidur dan daya tahan tubuh, sudah jelas bahwa mendapat tidur yang cukup (biasanya 7 sampai 9 jam untuk orang dewasa) merupakan kunci dari kesehatan Anda.

Mencegah demam berdarah biasanya dilakukan dengan menjauhkan diri atau orang sekitar dengan gigitan nyamuk Aedes aegypti. Namun, menjaga daya tahan tubuh juga penting karena Anda tidak bisa sepenuhnya mengontrol lingkungan dan masih terdapat kemungkinan untuk terjangkit demam berdarah. Untuk itu, lakukan pencegahan dari luar (menjaga kebersihan) dan dari dalam (menjaga daya tahan tubuh).

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jangan Disepelekan, 3 Gejala Demam Ini Perlu Perawatan Serius

Bukan hanya flu, demam bisa terjadi karena penyakit kronis dan butuh perawatan dokter. Simak gejala demam yang harus diwaspadai oleh Anda berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Metabolisme pada Tubuh Manusia

Pernah mendengar tentang metabolisme? Tahukah Anda apa yang terjadi selama metabolisme? Apa akibatnya jika proses ini terganggu?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Tamara Alessia
Fakta Gizi, Nutrisi 6 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit

5 Olahraga untuk Meningkatkan Kepadatan Tulang di Usia 40 Tahunan

Olahraga menjadi andalan untuk menjaga kesehatan di usia paruh baya. Berikut rekomendasi olahraga untuk meningkatkan kepadatan tulang dan imunitas lansia.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Nadhila Erin
Kebugaran, Hidup Sehat 1 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Trombositopenia

Trombositopenia adalah kondisi saat jumlah trombosit dalam darah terlalu rendah. Pada kasus berat, turunnya jumlah trombosit bisa sebabkan perdarahan hebat.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Trombosit 22 November 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kena demam berdarah dan tipes sekaligus

Mengapa Ada Orang yang Kena Demam Berdarah dan Tipes Sekaligus?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
pengobatan demam berdarah dbd

Panduan Pengobatan Pasien Demam Berdarah (DBD) di Rumah atau Dirawat Inap

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit
probiotik meningkatkan daya tahan tubuh

Ingin Meningkatkan Daya Tahan Tubuh? Coba Konsumsi Makanan Probiotik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
gejala demam berdarah dbd pada anak

Berbagai Gejala Demam Berdarah atau DBD yang Tidak Boleh Diabaikan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 2 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit