Tidak Menikmati Pekerjaan di Masa Muda, Bisa Membahayakan Kesehatan di Masa Depan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda merasa puas pada pekerjaan yang sedang Anda kerjakan saat ini? Jika tidak puas dengan pekerjaan, maka Anda harus waspada dan memerhatikan kesehatan Anda. Sebab rasa ketidakpuasan tersebut bisa membahayakan kesehatan Anda tanpa Anda sadari. Bagaimana bisa?

Rasa tidak puas dengan pekerjaan bisa membahayakan kesehatan di kemudian hari

Sebuah studi menyatakan bahwa tidak puas dengan pekerjaan pertama Anda bisa membahayakan kesehatan Anda di usia yang akan datang. Pernyataan ini datang dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Ohio State University.

Dalam penelitian ini para ahli mengumpulkan pendapat dan data dari sebanyak 6.400 pekerja pria maupun wanita dengan rentang usia antara 25 hingga 39 tahun. Semua peserta penelitian diberi pertanyaan terkait pekerjaannya ketika mereka berumur 20 tahunan. Peserta diminta menilai terkait rasa kepuasannya terhadap pekerjaan yang ia lakukan saat itu.

Lalu pada akhir penelitian terdapat empat kelompok pekerja, yaitu 45% menyatakan tidak puas dengan pekerjaan, 15% puas, 23% merasa kepuasannya semakin menurun seiring dengan berjalannya waktu, dan 17% lainnya merasa pekerjaan yang dilakukan sekarang ini dapat memuaskan mereka.

Selain itu, diketahui juga bahwa kelompok pekerja yang memiliki tingkat kepuasan rendah terhadap pekerjaannya, ternyata cenderung mengalami depresi, masalah tidur, serta gangguan kecemasan. Hal ini menyebabkan mereka rentan terserang berbagai penyakit lain akibat gangguan kesehatan mental yang dialami.

Mengapa tidak puas dengan pekerjaan bisa berbahaya pada kesehatan kelak?

Sebenarnya hal ini lebih berkaitan dengan kesehatan mental Anda. rasa tidak puas dengan pekerjaan muncul akibat berbagai hal yang kemudian menyebabkan Anda mengalami tekanan dan stres. Apabila stres tidak diatasi dan direspon dengan baik, bukan tidak mungkin hal tersebut semakin memperburuk kesehatan Anda.

Beberapa gangguan kesehatan yang mungkin belum Anda sadari akibat rasa tidak puas dengan pekerjaan, seperti gangguan tidur, sering merasa sakit kepala, timbul rasa lelah, perut sakit, dan otot-otot tubuh terasa sakit. Hal tersebut adalah gejala yang paling sering terjadi jika seseorang merasa stres dan depresi.

Belum lagi stres dan depresi bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan nafsu makan atau bahkan sebaliknya, merusak suasana hati, dan menurunkan motivasi untuk berolahraga. Pada akhirnya, Anda akan menerapkan pola hidup yang tidak sehat dan berisiko tinggi untuk terkena penyakit kronis, seperti penyakit jantung koroner, stroke, serangan jantung, dan diabetes mellitus

Bagaimana cara menghindari penyakit akibat pekerjaan?

Semua pekerjaan pasti memiliki tekanan dan tuntutan masing-masing, oleh karena itu stres sudah pasti Anda alami. Namun, hal yang terpenting adalah bagaimana mengatasi dan merespon stres tersebut sehingga tidak berlarut-larut dan menimbulkan masalah. Berikut adalah tips untuk mengatasi stres akibat pekerjaan:

  • Ketahui apa yang menyebabkan Anda tertekan. Jika memang Anda merasa pekerjaan yang sedang dijalani saat ini tidak cocok dengan Anda, maka bicarakan hal tersebut dengan atasan Anda.
  • Berusaha untuk merespon stres dengan cara yang sehat. Banyak orang yang menjadikan makanan pelarian dari tekanan yang sedang dihadapinya. Bahkan yang terburuk adalah menjadikan rokok atau minuman beralkohol sebagai pelarian. Tentu ini tidak sehat. Jika memang Anda butuh hal untuk mengalihkan perhatian Anda, maka Anda bisa melakukan hal-hal positif lain sesuai dengan kegemaran Anda.
  • Sisihkan waktu untuk diri Anda sendiri. Anda memerlukan waktu untuk membuat diri nyaman, tenang, dan rileks. Jika tak bisa mengambil waktu cuti, Anda bisa kok berusaha menyisihkan waktu sewaktu akhir pekan atau sekadar saat pulang kerja. Pastikan tugas dari kantor sudah selesai dan Anda bisa mematikan gadget Anda agar tidak terganggu saat menghabiskan waktu sendiri.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Suka menggerak-gerakan kaki saat tidur? Tidak nyaman jika tubuh berdiam diri? Mungkin Anda mengidap restless leg syndrome. Mari simak penjelasannya.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Poliuria membuat Anda sering buang air kecil sehingga bisa mengganggu kegiatan sehari-hari. Ini cara mudah mengatasi sering buang air kecil akibat poliuria.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Nokturia adalah kondisi yang membuat Anda sering kencing pada malam hari. Pelajari gejala, penyebab, dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sarang nyamuk

4 Tips Mencegah Rumah Menjadi Sarang Nyamuk

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13/08/2020 . Waktu baca 4 menit
bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit