5 Penyebab Telinga Berdarah dan Cara Mengatasinya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Perdarahan pada telinga bisa terjadi akibat beberapa gangguan telinga. Bahkan telinga berdarah bisa menjadi pertanda situasi darurat. Bila terjadi, segera periksakan telinga Anda ke dokter untuk memastikan penyebabnya dan mendapat pengobatan yang tepat. Untuk mengetahui apa saja penyebab telinga berdarah dan cara mengatasinya, simak ulasan berikut ini.

Penyebab telinga berdarah

Umunya, telinga berdarah sering terjadi karena cedera. Terutama saat membersihkan kotoran dan menyebabkan goresan. Selain itu, ada beberapa hal lain yang menyebabkan telinga keluar darah, misalnya lima hal berikut ini.

1. Infeksi telinga

Infeksi telinga bisa sering terjadi pada anak-anak daripada orang dewasa. Infeksi yang terjadi pada bagian tengah dan luar dapat menyebabkan telinga keluar darah. Berikut gejala yang meliputinya:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Telinga memerah
  • Telinga membengkak
  • Telinga terasa sakit
  • Sulit tidur
  • Keseimbangan terganggu karena adanya tekanan pada telinga
  • Pendengaran terganggu
  • Sakit pada leher

2. Kemasukan benda asing

Benda-benda kecil seperti serangga bisa masuk ke dalam telinga. Awalnya akan menyebabkan ketidaknyamanan pada telinga dan akhirnya bisa membuat telinga keluar darah. Bila benda asing tersebut tidak keluar, bisa menyebabkan infeksi telinga. Beberapa gejala yang muncul sebagai berikut:

  • Telinga terasa sakit
  • Adanya tekanan pada telinga
  • Telinga mengeluarkan cairan
  • Pendengaran terganggu
  • Pusing

3. Barotrauma

Terjadinya perubahan ketinggian secara tiba-tiba bisa menyebabkan barotrauma (trauma yang disebabkan perbedaan tekanan udara yang cukup tinggi), terutama pada aktivitas menyelam dan terbang, dan juga seperti terjun payung. Hal ini dapat menyebabkan perdarahan akibat pecahnya gendang telinga. Gejala yang muncul antara lain:

  • Telinga terasa sakit
  • Pusing
  • Telinga berdenging
  • Ada tekanan pada telinga
  • Pendengaran terganggu

4. Gendang telinga pecah

Pecahnya gendang telinga disebabkan oleh robeknya selaput tipis yang memisahkan telinga tengah dengan telinga luar. Hal ini bisa terjadi tanpa disadari, tapi akhirnya akan timbul rasa sakit. Gejala lain yang muncul meliputi:

  • Telinga berdenging
  • Telinga terasa penuh
  • Muncul sensasi berputar, seperti vertigo yang akhirnya menyebabkan mual dan muntah
  • Pendengaran terganggu dan terasa tidak nyaman

5. Kanker saluran telinga

Dilansir dari Medical News Today, sejumlah lima persen kasus kanker saluran telinga terjadi akibat adanya kanker kulit yang terjadi di telinga bagian luar. Orang yang terinfeksi telinga kronis selama 10 tahun atau lebih memiliki risiko kanker saluran telinga lebih tinggi. Jika seorang mengalami kanker telinga bagian tengah atau dalam, maka gejala yang muncul seperti berikut ini:

  • Pendengaran terganggu
  • Telinga terasa sakit
  • Terjadi bengkak pada kelenjar getah bening
  • Telinga berdenging
  • Sakit kepala
  • Kelumpuhan pada wajah
  • Penglihatan menjadi kabur

tiba-tiba telinga tuli sebelah

Bagaimana mengobati telinga berdarah?

Perdarahan pada telinga, bila terjadi pada bagian dangkal misalnya akibat goresan saat membersihkan kotoran dapat diobati sendiri. Namun, bila pendarahan terjadi tanpa penyebab yang jelas, sebaiknya segera periksakan ke dokter.

Tidak semua telinga berdarah bisa diobati dengan cara yang sama. Pengobatan harus disesuaikan dengan penyebab terjadinya perdarahan. Berikut adalah pengobatan pada telinga berdarah yang biasanya dilakukan.

  • Antibiotik dapat mengobati dan membersihkan beberapa infeksi akibat bakteri. Namun, tidak semua infeksi telinga akan merespons antibiotik. Infeksi virus tidak akan merespons terapi antibiotik.
  • Obat pereda nyeri dapat mengurangi rasa tidak nyaman dan sensasi nyeri dari infeksi telinga, kerusakan, atau masalah tekanan.
  • Saat telinga berdarah, tahan perdarahan tersebut dengan kain penutup telinga, selain untuk mencegah darah keluar juga mencegah air dan kotoran masuk ke telinga Anda sehingga menyebabkan infeksi.

Selain tu, bersihkan telinga dengan hati-hati. Jangan sampai menggores ataupun melukai telinga Anda. Jika Anda memiliki tindik atau anting, bersihkan anting dan daun telinga dengan alkohol secara rutin. Jangan memasukkan benda kecil atau sesuatu benda tajam yang bisa melukai telinga Anda untuk menghilangkan rasa gatal atau membersihkan kotoran dengan benda tersebut.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 6, 2018 | Terakhir Diedit: Januari 2, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca