Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Ketika Anda diminta untuk menjalani operasi tertentu oleh dokter, ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Kebanyakan prosedur medis membutuhkan Anda untuk berpuasa selama beberapa jam menjelang waktu operasi. Kadang, konsumsi obat tertentu tetap dibolehkan di waktu-waktu ini dengan persyaratan tertentu dari dokter. Tapi yang perlu Anda perhatikan adalah, jangan sembarangan minum obat herbal. Sebab, ada beberapa suplemen herbal yang harus Ada hindari menjelang operasi yang jika diminum mungkin dapat meningkatkan risiko komplikasi. Apa saja?

Kenapa tak boleh minum suplemen herbal menjelang operasi?

Banyak orang yang tidak tahu bahwa ada beberapa suplemen herbal yang harus dihindari ketika menjelang operasi. Mereka menganggap kalau semua suplemen herbal tersebut dibuat dari bahan alami, dan tidak menimbulkan efek buruk bagi tubuh.

Namun, faktanya beberapa suplemen herbal justru berbahaya bagi pasien yang akan menjalani tindakan medis tertentu. Masing-masing tanaman menimbulkan efek samping pada tubuh dan hal tersebut dapat mengganggu masa pemulihan setelah selesai operasi. Maka dari itu American Society of Anesthesiologist menyarankan kalau penggunaan suplemen sebaiknya dihentikan 2-3 minggu sebelum operasi medis dilakukan.

Jadi, jangan terkecoh dengan embel-embel alami yang dimiliki suplemen. Memang, tidak semua suplemen buruk bagi tubuh – dan begitu pun sebaliknya. Bila Anda memiliki suatu kondisi medis tertentu dan ingin mengonsumsi suplemen sebagai pendamping obat agar cepat pulih, maka sebaiknya Anda bicarakan dulu pada dokter yang menangani Anda.

Lalu, suplemen herbal apa saja yang harus dihindari menjelang operasi medis?

Menurut Journal of the American Medical Association, ada beberapa ekstrak tanaman herbal yang cukup berbahaya bila dikonsumsi menjelang operasi, karena dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko komplikasi pasca operasi yang dapat membahayakan. Berikut daftarnya

Suplemen yang dapat menimbulkan masalah perdarahan jika diminum menjelang operasi:

  • Gingko biloba
  • Ginseng
  • Minyak ikan
  • Ekstrak bawang putih
  • Dong quai

Suplemen yang bisa meningkatkan risiko gangguan fungsi jantung jika diminum menjelang operasi

herbal untuk HIV

Apa saja dampak yang ditimbulkan jika mengonsumsi suplemen herbal tersebut menjelang operasi?

Berbagai suplemen yang telah disebutkan sebelumnya sudah terbukti memilki dampak yang kurang baik untuk tubuh pasien operasi. Konsumsi obat-obatan herbal ini menjelang waktu operasi akan menimbulkan beberapa gangguan fungsi tubuh, seperti:

  • Menurunkan kemampuan tubuh untuk menggumpalkan darah. Hal ini akan meimbulkan risiko perdarahan, karena darah pasien tidak dapat membeku dengan cepat
  • Mengencerkan darah, yang berisiko memicu perdarahan hebat selama dan pasca operasi
  • Memperlambat pembekuan darah untuk pemulihan pasca operasi
  • Meningkatkan risiko penyakit jantung, seperti stroke
  • Bekerja bertolak belakang dengan obat medis yang diberikan dokter. Hal ini akan membuat pemulihan Anda akan semakin lama.
  • Menurunkan kadar gula darah (hipoglikemia), contohnya suplemen ekstrak ginseng.

Bagaimana setelah operasi selesai, apakah suplemen herbal tersebut juga harus dihindari?

Beberapa suplemen yang telah disebutkan sebelumnya, juga harus dihindari saat Anda masih dalam masa pemulihan operasi. Biasanya, suplemen ini harus dihindari selama kurang lebih 1-2 minggu setelah operasi. Bila Anda bingung, suplemen apa saja yang harus dihindari setelah menjalani operasi, maka sebaiknya Anda tanyakan pada dokter yang menangani Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pedoman Memilih Suplemen dan Obat Herbal yang Aman Dikonsumsi

Banyak produk herbal di pasaran yang mengandung bahan kimia obat dan tidak mendapat izin edar BPOM. Begini cara tahu mana obat herbal yang aman dikonsumsi.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 19 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Makanan tinggi garam bukan hanya membuat Anda berisiko mengalami tekanan darah tinggi. Simak berbagai bahaya makanan asin pada tubuh kita.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Jangan sampai berbagai efek samping imunisasi (vaksin) bikin Anda takut apalagi ragu diimunisasi. Pelajari dulu seluk-beluknya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
bikin kopi yang sehat

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
daging ayam belum matang

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
perlukah lansia minum susu

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit