Langkah-langkah Menolong Orang yang Keracunan Sianida

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13/08/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Cerita tentang kasus “kopi sianida” saat ini masih hangat-hangatnya diberitakan oleh berbagai macam media. CCTV yang menunjukkan bagaimana cepatnya si korban kejang-kejang setelah meminum kopi sianida juga sudah diputar dipersidangan tentang kasus ini. Sebenarnya, keracunan sianida adalah kondisi yang masih bisa ditolong, asalkan dilakukan dengan segera, dan dosis racun tidak terlalu tinggi.

Bila ada orang terdekat Anda keracunan sianida, cepatlah bawa ke rumah sakit supaya si korban dapat penanganan lebih lanjut. Sementara itu, Anda bisa memberi pertolongan pertama pada si korban.

Bergantung dengan bagaimana si korban terekspos dengan sianida, berikut adalah cara-cara untuk memberi pertolongan pertama pada orang yang keracunan sianida:

Pertolongan pertama untuk korban yang menghirup atau meminum racun sianida

  • Cepatlah bawa korban untuk menghirup udara bersih.
  • Kalau korban berada di tempat yang penuh dengan gas sianida yang juga akan membahayakan, tetaplah di tempat Anda. Tunggu sampai ruangan sudah bebas dari gas racun tersebut atau tunggu pertolongan tim ahli datang.
  • Kalau korban kesulitan bernapas atau bahkan berhenti bernapas, lakukanlah cardiopulmonary resuscitation (CPR) sesuai dengan usia korban: bila korban masih anak-anak, maka lakukanlah CPR untuk anak-anak, kalau korban adalah orang dewasa, lakukan CPR untuk orang dewasa.
  • Jangan lakukan resusitasi mulut ke mulut (usaha untuk menyadarkan korban dengan melakukan ventilasi buatan mulut ke mulut)

Pertolongan pertama untuk korban yang terekspos racun sianida di kulit

Jangan sampai Anda memegang kulit korban yang terkena sianida, karena rawan sekali Anda juga terkontaminasi oleh racun sianida tersebut. Yang bisa Anda lakukan adalah hubungi tim medis secepatnya. Hanya tim medis ahli dengan pakaian pelindung khusus yang boleh berhubungan kontak langsung dengan si korban.

Pertolongan pertama untuk korban yang terekspos racun sianida di mata

  • Lepaskan kaca mata atau lensa kontak yang dipakai oleh si korban
  • Secepatnya alirkan air bersih ke mata si korban selama 10 menit
  • Letakkan lensa kontak korban di plastik darurat khusus untuk dibuang oleh personel tim medis. Jangan buang lensa kontak ini langsung di tempat sampah karena bisa mengontaminasi orang lain.
  • Kacamata yang digunakan korban bisa dipakai lagi setelah kacamata dicuci dengan sabun dan air.

Pengobatan yang dilakukan di rumah sakit untuk korban keracunan sianida

Pengobatan di rumah sakit bergantung dengan seberapa parah si korban terekspos racun sianida. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  1. Kalau pasien benar-benar dalam keadaan tidak sadar, pengobatan yang akan dilakukan bertujuan untuk menyelamatkan nyawa korban. Berbagai macam tindakan kesehatan mungkin dilakukan oleh dokter untuk mengontrol keadaan si korban secara intensif.
  2. Kalau keadaan korban tidak terlalu parah, maka korban akan diteliti secara intensif. Biasanya, pakaian korban akan diganti karena racun sianida yang menempel pada pakaian korban bisa jadi malah meracuni tim medis atau bahkan memperparah keracunan si korban itu sendiri.
  3. Tim medis mungkin akan memompa perut korban bila dokter memperkirakan tubuh korban mencerna sianida tersebut. Caranya, tabung akan diletakkan di mulut dan di perut korban, lalu diikuti dengan “mencuci” perut korban untuk mengeluarkan racun sianida dari tubuh.
  4. Cyanide Antidote Kit (CAK) atau Hydroxocobalamin (Cyanokit) bisa digunakan bila korban terekspos oleh racun sianida dengan cukup parah. Meskipun tidak 100% berhasil, tapi CAK dan Cyanokit dapat mencegah racun sianida meracuni korban lebih parah lagi.
  5. Kalau korban juga terekspos dengan racun karbon monoksida, maka terapi oksigen hiperbarik akan digunakan. Terapi oksigen hiperbarik dilakukan dengan meletakkan pasien di sebuah ruangan, dan pasien akan menghirup oksigen dalam jumlah yang banyak.
  6. Kalau dokter mendiagnosis bahwa risiko dari sianida di dalam tubuh pasien tidak terlalu berbahaya, maka pasien akan dikontrol untuk beberapa jam. Jika korban terlihat baik-baik saja, maka ia diperbolehkan pulang ke rumah dengan syarat-syarat khusus untuk secepatnya kembali ke dokter bila ada tanda-tanda keracunan sianida kembali muncul.
  7. Kalau korban terekspos sianida dengan cukup parah, memiliki penyakit lain, ada tanda-tanda masalah kesehatan yang belum terdiagnosis, atau terlalu lemah untuk pulang, maka ia akan dirawat di rumah sakit untuk pengobatan dan observasi lebih lanjut.
  8. Biasanya, korban akan direkomendasikan untuk pergi ke ahli saraf atau neuropsikiatri (dokter spesialis pikiran, otak, dan saraf) untuk mengontrol apakah ada masalah pada otak dan sistem saraf si korban.

Apakah keracunan sianida bisa dirawat di rumah?

Perlu diketahui bahwa keracunan sianida tidak bisa Anda tangani sendiri di rumah. Anda harus pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Yang bisa Anda lakukan hanyalah memberi pertolongan pertama sambil menunggu tim medis datang menjemput atau dalam perjalanan saat membawa korban ke rumah sakit

Jadi, bagaimana untuk mencegah agar tidak keracunan sianida?

  • Menerapkan childproofing (lingkungan rumah yang aman untuk anak-anak) sangat penting, apalagi kalau rumah tersebut penuh dengan anak kecil. Hal ini semakin penting lagi untuk diterapkan bila di dalam rumah tersebut tinggal orang yang bekerja di industri yang menggunakan sianida.
  • Aturan keamanan bekerja yang ketat harus diterapkan untuk menghindari terekspos dari racun sianida. Para pekerja harus meletakkan semua bahan-bahan kimia pada tempat yang telah ditentukan.
  • Pencegahan kebakaran standar harus dianjurkan di dalam rumah, seperti memasang pendeteksi asap rokok, menghindari penggunaan lampu halogen, dan tidak merokok di atas tempat tidur.
  • Kalau Anda melihat ada tanda-tanda keinginan bunuh diri atau keinginan seseorang meracuni orang lain, cepatlah minta bantuan dan bujuk orang tersebut untuk pergi ke ahli untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Memberi Pertolongan Pada Korban Jatuh dari Ketinggian

Pertolongan pertama yang Anda berikan saat seseorang jatuh dari ketinggian akan memberikan pengaruh yang besar. Berikut langkah-langkahnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 31/12/2019 . Waktu baca 4 menit

Langkah Penanganan Luka Bakar di Masing-masing Derajatnya

Luka bakar tidak boleh sembarangan diobati dengan obat luka biasa. Seperti apa cara penanganan pertama pada luka bakar yang benar?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novita Joseph
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 14/11/2019 . Waktu baca 6 menit

Tips Memasak Daging Sampai Matang Sempurna Agar Tak Keracunan

Memastikan kematangan daging saat memasak cukup sulit, sehingga Anda berisiko keracunan makanan. Lalu, bagaimana tips memasak daging mentah dengan tepat?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Hidup Sehat, Tips Sehat 10/11/2019 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Madu Bisa Membuat Luka Sembuh Lebih Cepat?

Manfaat madu tidak sebatas untuk kesehatan pencernaan dan kecantikan kulit, tapi juga disebut-sebut dapat mempercepat penyembuhan luka. Benarkah demikian?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 16/10/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

Kejang Dengan Demam (Kejang Febrile)

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 6 menit
mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

Yang Harus Anda Lakukan Saat Anak Anda Kejang

Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
penyebab cantengan; kuku cantengan

Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit