Perlukah Pakai Penutup Mata untuk Tidur? Ini Jawaban Para Ahli

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24/03/2020
Bagikan sekarang

Tidur menjadi sebuah kebutuhan dasar yang sangat penting bagi manusia. Pasalnya, kualitas tidur yang baik dapat memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting untuk membuat kualitas tidur yang baik di tiap malamnya. Penggunaan penutup mata untuk tidur disebut-sebut dapat membuat tidur menjadi lebih nyenyak. Benarkah begitu? Jika benar, perlukah menggunakan penutup mata untuk tidur?

Penelitian: penutup mata bikin tidur lebih berkualitas

Sebuah penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh penutup mata terhadap kualitas tidur pasien jantung dengan melibatkan 60 pasien rawat inap di Coronary Care Unit (CCU) di sebuah rumah sakit di Iran.

Dalam penelitian ini para dokter mencoba untuk menggunakan beberapa cara untuk meningkatkan kualitas tidur pasien. Metode yang dilakukan dengan menggunakan aromaterapi, relaksasi otot, dan penggunaan penutup mata untuk tidur. Penutup mata yang digunakan merupakan yang terbuat dari kain dan memiliki tali elastis untuk dipasangkan pada kepala pasien.

Penutup mata ini dirancang untuk menghalau semua cahaya yang mungkin masuk ke mata pasien dan membuat pandangan gelap total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan penutup mata lebih meningkatkan kualitas tidur kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak menggunakan alat tersebut.

Di akhir penelitian para ahli menyimpulkan bahwa penggunaan penutup mata untuk tidur terbukti dapat memperbaiki kualitas tidur pasien jantung, yang biasanya tidak nyenyak dan butuh obat tidur.

Kelebihan dan kekurangan penggunaan penutup mata untuk tidur

Dari hasil penelitian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa penutup mata dapat meningkatkan kualitas tidur. Namun pilihannya kembali pada Anda, apakah Anda merasa perlu memerlukannya atau tidak. Berikut berbagai kelebihan dan kekurangan yang bisa menjadi pertimbangan Anda sebelum menggunakan penutup mata untuk tidur.

Kelebihan

Mengurangi pembengkakan

Sebuah kolom kesehatan online di Columbia University melaporkan bahwa Anda dapat meredakan mata yang bengkak saat bangun tidur dengan menggunakan penutup mata yang menenangkan dan memberi sensasi sejuk di mata.

Hal ini bisa Anda dapatkan dari penutup mata yang terbuat dari gel. Beberapa penutup mata jenis ini bahkan memiliki aroma herbal yang menenangkan untuk meningkatkan rasa rileks Anda saat tidur.

Menghalau cahaya

The Schiffert Health Center of Virginia Tech merekomendasikan penggunaan penutup mata untuk menghalangi cahaya yang mungkin mengganggu tidur Anda. Cahaya biasanya menjadi penanda bagi tubuh untuk bangun.

Sementara itu, tubuh akan merespon kegelapan dengan membuat Anda mengantuk. Oleh karena itu, menggunakan penutup mata bagus untuk membuat Anda tertidur dengan cepat dan lelap.

Bahkan, sebuah penelitian di China tahun 2010 yang meneliti pasien di unit perawatan intensif menemukan bahwa peserta yang memakai penutup mata dan penutup telinga memiliki tingkat melatonin yang tinggi, yaitu hormon yang membantu mengendalikan waktu tidur.

Kekurangan

Rentan bangun kesiangan

Penutup mata yang digunakan saat tidur memblokade cahaya yang masuk. Oleh karena itu ketika matahari terbit, Anda mungkin masih akan merasa malam karena mata tidak terpapar sinar matahari yang biasanya akan membuat tubuh Anda terbangun. Sehingga Anda rentan mengalami waktu tidur yang lebih panjang dan menyebabkan kesiangan.

Meninggalkan bekas garis di wajah

Hampir semua penutup masa memiliki pita elastis untuk dikaitkan ke kepala. Karet ini bisa meninggalkan garis bekas pakai di sisi wajah jika terlalu kencang. Namun, jika Anda memilih karet yang kendur maka hal ini akan mudah terlepas saat Anda tidur.

Berbagai pertimbangan di atas bisa menjadi referensi Anda apakah Anda memerlukan penutup mata untuk tidur atau tidak. Hal yang terpenting ialah jaga kualitas tidur Anda setiap malamnya agar tubuh mendapatkan manfaat maksimal dari proses tidur itu sendiri.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Udara Kotor Bisa Bikin Susah Tidur?

Selain memberikan dampak buruk untuk kesehatan paru-paru dan jantung, udara kotor ternyata juga dapat mempengaruhi tidur Anda.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Posisi Tidur Menggambarkan Kondisi Hubungan Anda dengan Pasangan

Pergerakan saat tidur memang tidak dilakukan dengan tak sadar, tapi ternyata posisi tidur bisa menggambarkan hubungan Anda dengan pasangan.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

4 Cara Menyiasati Jadwal Tidur Anda yang Berbeda Dengan Pasangan

Pasangan yang beda kebiasaan tidur bisa mengurangi keintiman Anda dalam berhubungan. Jangan khawatir, ikuti beberapa tips menghadapinya berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Kurang Tidur Dapat Merusak Hubungan Percintaan, Kok Bisa?

Kurang tidur biasanya membuat Anda merasa lelah dan masih banyak lagi. Tapi, tahukah Anda ternyata kurang tidur bisa merusak hubungan Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari

Direkomendasikan untuk Anda

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
susah tidur selama pandemi COVID-19

Atasi Susah Tidur Akibat Stres Selama Pandemi COVID-19 dengan 4 Cara Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 29/04/2020
masalah tidur lansia

Masalah Tidur Lansia: Sering Mengantuk dan Banyak Tidur Siang

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 27/04/2020

Biasakan Tidur Bersama Pasangan Anda agar Lebih Nyenyak

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 06/04/2020