5 Penyebab Ruam Merah di Ketiak yang Bikin Perih dan Gatal, Plus Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14/05/2020 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Ketiak adalah salah satu area kulit yang paling mudah megalami ruam dan teriritasi. Ruam iritasi inilah yang kemudian menyebabkan ketiak gatal dan terasa perih. Apa penyebab timbulnya ruam di ketiak, dan bagaimana cara mengatasinya? Simak selengkapnya di artikel ini.

Berbagai penyebab ruam di ketiak yang bikin gatal dan perih

1. Lecet

Ruam di ketiak Anda mungkin saja disebabkan oleh luka lecet karena gesekan kulit dengan bahan pakaian yang kasar. Iritasi kulit ketiak juga bisa disebabkan oleh keteledoran saat mencukur bulu. Ruam kemerahan di ketiak akibat lecet bisa terasa perih dan menyebabkan kulit berkerak, pecah-pecah, hingga berdarah karena terkelupas.

Luka lecet bisa makin memburuk dan mengganggu jika tidak diobati. Jadi, jangan mengabaikannya. Bersihkan area yang lecet dengan lembut pakai air dingin bersih dan keringkan. Anda juga bisa mengompres kulit ketiak yang teriritasi dengan kompres dingin, jangan lupa keringkan. Kulit lembap bisa memperparah kodisi.

Setelah area tersebut kering, oleskan petroleum jelly atau pelembap ringan yang tidak menyumbat pori. Jika area yang lecet tambah terasa sakit, bengkak, berkerak, atau berdarah, mintalah dokter untuk meresepkan obat salep.

2. Biang keringat

Kulit ketiak paling rentan lembap karena lipatan-lipatannya bisa memerangkap keringat. Kombinasi antara keringat, kotoran, dan gesekan dari pakaian yang ketat dapat memicu biang keringat pada ketiak. Memakai krim deodoran yang terlalu tebal juga dapat menyebabkan biang keringat.

Biang keringat sering terjadi saat cuaca panas. Biang keringat timbul karena pori-pori kulit ketiak atau saluran keringat kulit ketiak tersumbat sehingga keringat tidak keluar dengan baik.  Masalah kulit ini ditandai dengan kemunculan bintik-bintik merah halus yang muncul di sekitar kulit dan terasa gatal.

Beberapa obat-obatan seperti lotion calamine, anhydrous lanolin, dan steroid topikal dapat mengobati biang keringat. Mengenakan pakaian longgar dan berbahan sejuk, mengoleskan gel lidah buaya, hingga mandi air dingin juga dapat menjadi alternatif solusi untuk mengusir biang keringat.

3. Eksim (dermatitis kontak)

Eksim alias dermatitis kontak adalah penyakit autoimun yang terjadi saat kulit mengalami reaksi alergi setelah terpapar dengan zat asing atau bahan beracun. Bahan kimia dalam deterjen dan pemutih pakaian, pewangi atau bahan kimia dalam kosmetik atau produk kecantikan/perawatan tubuh (sabun, deodoran, lotion), hingga obat-obatan bisa memicu eksim kambuh. Sengatan serangga juga bisa menyebabkan gejala eksim muncul.

Eksim tidak dapat disembuhkan, namun bisa dikendalikan agar gejalanya tidak mudah kambuh. Berbagai jenis obat kortikosteroid dan obat antiradang NSAID baik dalam bentuk salep, krim, tablet, ataupun pil sering diresepkan dokter untuk membantu mengurangi gatal dan peradangan kulit akibat eksim.

4. Dermatitis seboroik

Dermatitis seboroik adalah iritasi kulit yang disebabkan oleh kelebihan produksi sebum atau minyak yang bisa menyebabkan timbul ruam di ketiak. Penyebab dermatitis seboroik adalah infeksi jamur.

Berbeda dengan eksim yang menimbulkan bercak-bercak kulit kering, dermatitis seboroik menimbulkan bercak-bercak yang terlihat berminyak. Selain bercak kulit yang memerah, bengkak, dan terasa gatal, dermatitis seboroik juga menimbulkan serpihan putih kekuningan di sekeliling bercak ruam tersebut.

Dermatitis seboroik umumnya diobati dengan krim antijamur kortikosteroid atau ketoconazole.

5. Infeksi jamur

Candida atau candidiasis adalah infeksi jamur yang juga bisa jadi salah satu penyebab ruam di ketiak. Candida paling sering terjadi pada area kulit yang lembap, seperti ketiak.

Infeksi jamur candida menyebabkan ketiak gatal dan bengkak kemerahan, yang bisa makin memburuk saat cuaca panas atau ketika memakai pakaian yang terlalu ketat. Kebersihan diri yang kurang baik juga bisa membuat Anda terserang infeksi jamur kulit.

Ruam di ketiak akibat infeksi candida dapat diobati dengan mengoleskan krim atau salep anti-jamur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Penyebab Bercak Putih Pada Kulit Bayi dan Cara Mengatasinya

Bercak putih pada kulit bayi bisa menandakan masalah kesehatan. Apa saja, ya? Lantas, bagaimana cara mengibatinya? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 28/02/2020 . 5 menit baca

Biang Keringat pada Bayi: Penyebab, Ciri-Ciri, Cara Mengatasi, dan Tips Mencegahnya

Biang keringat jadi masalah kulit yang paling umum terjadi pada bayi. Yuk, pelajari lebih dalam tentang penyebab, gejala, hingga perawatannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 20/02/2020 . 11 menit baca

Bagaimana Mengatasi Mata Perih yang Terkena Pemutih Baju?

Saat mencuci, mata kena pemutih pakaian tentu terasa perih. Kondisi tersebut bahaya atau tidak, ya? Bagaimana cara mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Hidup Sehat, Tips Sehat 26/01/2020 . 3 menit baca

4 Gejala Psoriasis Vagina yang Tak Boleh Diabaikan

Psoriasis dapat terjadi di mana saja, termasuk alat kelamin wanita. Kenali apa saja gejala psoriasis vagina agar pengobatan bisa segera dilakukan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 12/12/2019 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

obat untuk infeksi jamur kulit

Cara Memilih Obat untuk Kulit yang Gatal Karena Infeksi Jamur Kulit

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020 . 6 menit baca
merawat kulit saat karantina

Penyebab Masalah Kulit Saat Karantina dan Cara Merawatnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 27/04/2020 . 6 menit baca
PUPPP

Muncul Ruam dan Gatal Sebelum Melahirkan? Itu Adalah PUPPP

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 26/03/2020 . 4 menit baca
bentol berair pada kulit bayi

4 Penyakit yang Menimbulkan Bentol Berair pada Kulit Bayi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 14/03/2020 . 6 menit baca