3 Cara Mengatasi Gatal Selama Pemulihan Luka Bakar

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27/03/2020
Bagikan sekarang

Seiring waktu, luka bakar yang sedang mengalami pemulihan akan terasa sangat gatal. Meski merupakan bagian yang alamiah dari proses pemulihan, rasa gatal pada area luka dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Simak informasi berikut untuk mengetahui cara mengatasi gatal pada luka bakar, baik secara alami maupun dengan obat.

Cara mengatasi gatal selama pemulihan luka bakar

obat topikal

Hampir setiap orang yang memiliki luka bakar pernah merasakan gatal saat pemulihan. Rasa gatal biasanya terpusat pada bagian tengah luka, tepi luka, atau area donor kulit bila Anda menjalani prosedur skin graft untuk mengganti kulit yang hilang.

Melansir Model Systems Knowledge Translation Center dan sejumlah sumber lainnya, berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan guna mengurangi gatal pada luka selama pemulihan:

1. Cara mengatasi gatal luka bakar dengan berendam

Cara paling sederhana untuk mengatasi gatal pada luka bakar adalah berendam. Jika bekas luka bakar boleh terkena air, cobalah merendam bagian tubuh yang terasa gatal dalam air bersuhu suam-suam kuku. Suhu ini paling pas untuk melembapkan kulit.

Atau, cobalah mandi dengan oatmeal koloid yang dikhususkan untuk mengatasi masalah pada kulit. Bahan ini berikatan dengan kulit dan membentuk lapisan pelindung sehingga kulit selalu lembap serta terhindar dari peradangan.

2. Menggunakan obat-obatan topikal

Diflorasone adalah obat

Obat topikal adalah obat yang dioleskan langsung pada kulit. Obat ini dapat berbentuk krim, gel, salep, ataupun losion dengan kegunaannya masing-masing. Beberapa obat topikal dijual bebas di apotek, tapi ada pula yang memerlukan resep dokter.

Cara mengatasi gatal pada luka bakar dengan obat topikal memang efektif, tapi pastikan Anda telah berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan produk ini. Jenis obat topikal yang paling umum digunakan yakni:

  • Menthol dan camphor untuk memberikan sensasi dingin, lalu hangat sehingga Anda teralihkan dari rasa gatal.
  • Phenol untuk membersihkan area luka dari kuman dan bakteri.
  • Diphenhydramine dan doxepin untuk menghambat kerja histamin, yakni senyawa dalam tubuh yang memicu reaksi peradangan.
  • Obat-obatan topikal untuk melembapkan kulit.
  • Hidrokortison untuk menghambat peredangan dan menenangkan kulit. Obat ini sebaiknya digunakan dengan resep dokter.
  • Capsaicin untuk meredakan gatal yang membandel. Obat ini dapat menimbulkan sensasi terbakar, jadi oleskan sedikit dahulu untuk menguji reaksinya.

3. Meminum obat-obatan oral

Perempuan meminum obat sesusai aturan minum obat TBC

Selain obat topikal, Anda juga dapat mengatasi gatal luka bakar dengan cara meminum obat secara langsung. Di antara beragam jenis obat oral untuk mengatasi gatal, jenis yang paling umum digunakan adalah antihistamin. Rasa gatal timbul ketika sel-sel saraf mengirimkan sinyal gatal dari kulit menuju otak. 

Antihistamin bekerja dengan menghambat fungsi histamin dalam tubuh. Histamin merupakan senyawa yang menyebabkan reaksi alergi, peradangan, dan gatal. Antihistamin yang umum digunakan antara lain cetirizine, loratadine, dan hydroxyzine.

Rasa gatal akibat luka bakar memang amat mengganggu. Untungnya, ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi gatal selama pemulihan luka bakar. Anda pun bisa menggunakan obat topikal ataupun meminum obat secara langsung.

Meski begitu, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat topikal ataupun oral, sekalipun itu adalah obat yang dijual bebas. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko efek samping yang dapat memperparah rasa gatal.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Aturan Mengganti Perban Luka Bakar Supaya Cepat Pulih

Kapan waktu yang tepat untuk mengganti perban luka bakar dan bagaimana cara yang baik? Baca penjelasan lengkapnya di artikel Hello Sehat berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari

Jangan Lakukan Ini pada Luka Bakar Knalpot Atau Setrika

Mengoleskan odol dan mengompres es batu biasanya jadi pertolongan pertama luka bakar knalpot atau setrika. Tapi apakah cara ini benar-benar aman?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Tak Sengaja Kena Air Panas? Cepat Obati Luka Dengan 4 Langkah Ini

Kulit melepuh karena tersiram air panas? Segera lakukan pertolongan pertama dengan cara mengobati luka akibat kena air panas berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Ketiak Gatal Mengganggu? Jangan Digaruk, Ini 5 Cara Mengatasinya

Ketiak gatal pasti membuat Anda tidak nyaman dan gemas ingin terus menggaruknya. Supaya terbebas, ikuti cara mengatasi ketiak gatal berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Direkomendasikan untuk Anda

obat luka bakar knalpot

Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan pada Bekas Luka Bakar Knalpot

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 21/01/2020
mengobati bekas luka bakar

Alasan Tidak Boleh Mendiamkan Bekas Luka Bakar

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 17/01/2020
penanganan luka bakar pertolongan pertama

Langkah Penanganan Luka Bakar di Masing-masing Derajatnya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14/11/2019
madu untuk luka

Benarkah Madu Bisa Membuat Luka Sembuh Lebih Cepat?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 16/10/2019