9 Cara Lindungi Diri Jalankan Hobi di Luar Ruang saat Adaptasi Kebiasaan Baru

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai longgar. Beberapa daerah mulai melakukan PSBB transisi untuk menuju adaptasi kebiasaan baru atau yang dulu dikenal sebagai new normal. Tak sedikit anak muda mulai kembali beraktivitas atau melakukan hobi di luar rumah. Jalanan kembali ramai, sarana publik mulai didatangi masyarakat, dan tempat makan mulai melayani makan di tempat. Namun, perlu diingat kalau pandemi masih belum usai. Anda tidak boleh lengah dan tetap perlu menjaga kesehatan diri. Yuk, simak ragam cara praktis lindungi diri di tengah adaptasi kebiasaan baru.

Tips lindungi diri di luar rumah 

Melakukan hobi atau hal-hal yang disukai merupakan cara menjaga pikiran tetap “segar”. Pikiran yang tenang berperan penting dalam menjaga kesehatan mental dan fisik di tengah pandemi. Sebut saja stres yang dapat memicu masalah tidur. Masalah tidur membuat tubuh kekurangan istirahat yang berkualitas. Kurang istirahat berdampak negatif pada sistem kekebalan tubuh dalam melawan penyakit, seperti dikutip dari Mayo Clinic.

Namun, di tengah pandemi, Anda harus melakukan cara-cara di bawah ini ketika melakukan hobi di luar rumah:

Di rumah saja jika sedang sakit

Lebih baik tetap di rumah saja jika kesehatan tubuh sedang tidak prima atau menunjukkan tanda-tanda sakit meski ringan. Biarkan tubuh beristirahat untuk melindungi diri dan lingkungan sekitar jika penyakit disebabkan oleh hal-hal yang dapat menular.

Sering cuci tangan di luar ruangan

Rajin mencuci tangan ketika di luar rumah dapat meminimalisasi risiko terkena penyakit menular. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir yang bersih supaya tangan bersih dari bakteri penyebab penyakit. Praktik membersihkan tangan sebagai cara lindungi diri di tengah adaptasi kebiasaan baru adalah dengan membilas dan menggosok tangan dengan sabun sedikitnya 20 detik.

Sedia pembersih tangan

hand sanitizer mencegah covid-19

Tidak semua area di luar rumah atau ruang memiliki tempat untuk mencuci tangan. Maka dari itu, penting bagi masyarakat untuk menyediakan hand sanitizer alias pembersih tangan ketika keluar rumah. Hindari menyentuh area wajah tanpa membersihkan tangan terlebih dahulu. Jangan lupa untuk membersihkan tangan setelah menyentuh permukaan benda apa pun ketika di luar rumah.

Praktik protokol kesehatan yang baik

Sesuai arahan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes), menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan dapat membantu mempercepat penanganan COVID-19 di Indonesia. Protokol kesehatan yang tak boleh dilupakan ketika menjalankan hobi di luar rumah adalah menggunakan masker dan jaga jarak.

Di adaptasi kebiasaan baru, jangan lupa lindungi diri dan sekitar dengan memakai masker yang terbuat dari kain. Pastikan juga untuk jaga jarak dengan orang lain setidaknya 2 meter ketika berada di luar rumah. Kedua hal ini berguna meminimalisasi risiko terserang COVID-19 yang dapat menyebar melalui percikan pernapasan (droplets).

Tak lupa untuk mengganti pakaian kotor dan mencuci tangan sesaat sampai di rumah setelah beraktivitas di luar.

Rajin mandi

Mandi sebaiknya dilakukan sebelum dan sesudah menjalankan hobi di luar rumah. Banyak penyakit dan kondisi dapat dicegah dengan menjaga kebersihan diri sendiri. Salah satu caranya adalah dengan rutin mandi untuk membersihkan berbagai anggota tubuh dengan air dan sabun.

Tak perlu bersalaman dulu

persiapan new normal

Melakukan hobi di luar rumah bersama teman merupakan kegiatan yang menyenangkan. Namun, lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru dengan tidak berjabat tangan atau banyak kontak fisik dengan kerabat. Tujuannya untuk kebaikan diri sendiri dan sesama dalam meminimalisasi risiko menyebarkan atau terkena hal-hal yang dapat mengganggu kesehatan tubuh.

Hindari keramaian di tempat umum

Sejumlah tempat mulai mengizinkan masyarakat untuk melakukan hobi di sarana publik, seperti berlari atau bersepeda di lingkungan stadion. Namun, hindari tempat tersebut jika terlalu ramai sehingga praktik jaga jarak tidak terlaksana dengan baik.

Begitu pula jika Anda menggunakan kendaraan umum untuk aktivitas di luar rumah. Usahakan untuk menghindari kendaraan umum yang penuh sesak dengan cara memilih untuk menunggu bus berikutnya daripada naik bus yang sudah cukup penuh.

Transaksi cashless

Kemenkes juga menyarankan untuk mengutamakan transaksi dengan uang elektronik terlebih dahulu di tengah pandemi. Transaksi menggunakan uang elektronik memungkinkan seorang penjual dan pembeli tidak perlu bertukar uang kertas yang belum pasti terjamin kebersihannya.

Oleh sebab itu, ketika menekuni hobi di luar rumah, mungkin Anda dapat mempertimbangkan hal ini.

Lindungi diri dengan asuransi kesehatan di adaptasi kebiasaan baru

cara memilih asuransi

Hadapi ketidakpastian di tengah pandemi dengan memiliki asuransi kesehatan. Manfaat dari asuransi kesehatan membantu Anda lebih siap menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan akibat penyakit. Mengutip dari kajian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berjudul Private Health Insurance: Implications for Developing Countries, asuransi kesehatan yang tepat dapat berperan positif dalam membantu finansial sebuah rumah tangga.

Asuransi kesehatan dapat membantu rumah tangga terhindar dari kewajiban pengeluaran besar-besaran ketika dilanda masalah kesehatan. Alhasil, kemampuan finansial dari pemilik premi tetap terlindungi walaupun mengalami musibah dalam bentuk penyakit.

Singkat kata, hal-hal di atas dapat dilakukan oleh anak muda atau kelompok usia mana pun ketika ingin melakukan aktivitas di luar rumah saat adaptasi kebiasaan baru. Namun, untuk balita dan lansia, Kemenkes menyarankan agar sebaiknya tetap di rumah saja selama pandemi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Memakai Kacamata Mengurangi Risiko Tertular COVID-19?

Studi di China mengatakan, pengguna kacamata memiliki risiko lebih rendah tertular COVID-19. Apakah kacamata melindungi penggunanya dari virus corona?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Pentingnya Menerapkan Protokol Kesehatan untuk Melindungi Keluarga di Rumah

Munculnya klaster keluarga transmisi Covid-19 dapat ditekan dengan menegakan protokol kesehatan serta menerapkan kebiasaan hidup sehat dan bersih di rumah.

Ditulis oleh: Roby Rizki
Coronavirus, COVID-19 26 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Sederet Bahan Herbal yang Berpotensi Sebagai Obat untuk Psoriasis

Lidah buaya dan cuka apel adalah dua obat alami yang sering digunakan untuk penyakit psoriasis. Seberapa efektif kerja obat herbal psoriasis ini?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Kulit, Psoriasis 25 September 2020 . Waktu baca 9 menit

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ada sejumlah pilihan obat cacing kremi yang bisa Anda coba, mulai dari obat kimia atau obat dari bahan alami. Baca selengkapnya dalam artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Tips Sehat 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gangguan pencernaan anak

Gangguan Pencernaan yang Sering Dialami Bayi dan Anak-Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 10 menit
perut panas setelah makan; perut perih setelah makan; perut mulas

Perut Panas dan Ulu Hati Sakit Setelah Makan? Begini Mengatasinya

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
psoriasis kuku

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit