Pro dan Kontra Mengobati Osteoarthritis Dengan Suntik Lutut

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2017 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Osteoarthritis (OA) lutut dapat menyerang siapa saja, namun penderita kondisi ini paling banyak berusia 50 tahun ke atas. Penyakit ini merupakan penyakit yang progresif, yang berarti kondisi atau rasa sakit yang dialami penderita akan semakin hebat seiring berjalannya waktu, dan penderita akan semakin kesulitan menggerakan lututnya.

Dokter biasanya akan meresepkan obat untuk diminum dan menyarankan perubahan gaya hidup sebelum memberikan pilihan suntik lutut. Apa saja pro dan kontra dari penyuntikkan lutut untuk mengobati osteoarthritis lutut? Apakah semua jenis injeksi sama? Bagaimana cara kerjanya?

Jenis-jenis injeksi lutut untuk mengobati osteoarthritis

1. Kortikosteroid

Kortikosteroid berguna untuk mengurangi inflamasi atau pembengkakan. Walaupun kortikosteroid oral atau minum biasa digunakan untuk mengatasi rheumatoid arthritis (rematik), namun obat minum ini tidak menjadi pilihan utama bagi OA.

Jika Anda menderita OA lutut, maka kortikosteroid akan bekerja paling efektif dengan cara disuntikkan langsung ke sendi lutut. Pengobatan ini akan menyasar langsung pembengkakan atau inflamasi pada sendi sehingga tulang-tulang pada sendi tersebut tidak saling bersinggungan ketika Anda bergerak.

2. Asam hialuronat

Jika Anda menderita OA, maka Anda mungkin kekurangan asam hialuronat pada lutut Anda. Zat ini berfungsi melapisi tulang rawan dan berguna sebagai pelumas serta peredam (shock absorber) sehingga lutut Anda dapat bergerak bebas.

Terapi dengan asam hialuronat bertujuan menggantikan asam hialuronat alami Anda dan mencegah tulang saling bergesekkan. Selain itu zat ini juga dapat meredakan inflamasi dan mengurangi nyeri.

3. Athrocentesis (pengisapan cairan)

Berbeda dengan kedua cara di atas, prosedur ini justru mengisap cairan dari sendi lutut. Mengeluarkan kelebihan cairan pada lutut akan membantu mengurangi rasa sakit dan bengkak secara langsung. Prosedur ini kadang dilakukan setelah penderita menjalani suntik kortikosteroid atau asam hialuronat.

Prosedur suntik lutut

Sebelum diinjeksi, kulit Anda akan dibersihkan dan diberikan anestesi lokal. Pada beberapa kasus, dokter akan menggunakan USG untuk membantu memandu arah jarum yang akan disuntikkan. Anda mungkin akan merasa sedikit tidak nyaman selama penyuntikkan.

Untuk kasus tertentu, dokter mungkin akan menyedot sebagian cairan dari lutut Anda terlebih dulu baru kemudian menyuntikkan obat yang akan diberikan. Setelah penyuntikkan, luka bekas injeksi akan ditutup dengan plester dan Anda dapat kembali ke rumah.

Dokter mungkin akan melarang Anda untuk menghindari melakukan aktivitas yang membebani lutut selama beberapa hari. Anda juga dapat merasa sakit pada lutut Anda selama beberapa waktu. Jika ragu, Anda dapat bertanya pada dokter mengenai hal-hal apa saja yang tidak boleh Anda lakukan di rumah.

Pro dan kontra injeksi lutut untuk mengobati osteoarthritis

Injeksi kortikosteroid dapat meredakan nyeri dan inflamasi secara cepat. Namun, di sisi lain, injeksi kortikosteroid tidak selalu berefek pada semua orang. Selain itu, Anda juga tidak dapat menerima injeksi jika lutut Anda sudah rusak berat. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi pada antara lain:

  • bengkak setelah injeksi
  • kerusakan saraf
  • penipisan tulang di sekitar tempat injeksi

Jumlah injeksi kortikosteroid yang dapat diterima seseorang juga terbatas, biasanya satu kali setiap tiga atau empat bulan pada sendi yang sama. Terlalu banyak menerima injeksi dapat menyebabkan pemecahan tulang rawan dan memperberat kondisi lutut. Selain itu, terlalu sering menerima injeksi ini juga dapat meningkatkan risiko tekanan darah, osteoporosis dan  atrofi kulit.

Sementara itu, injeksi asam hialuronat memberi efek pereda nyeri dan inflamasi yang lebih lama munculnya (tidak sesegera injeksi kortikosteroid). Bila injeksi kortikosteroid dapat terasa efeknya setelah paling cepat 2 minggu, maka injeksi asam hialuronat baru dapat terasa penuh efeknya setelah lima minggu. Beberapa orang juga bisa saja tidak merasakan manfaatnya.

Efek samping yang dapat terjadi pada injeksi asam hialuronat antara lain:

  • reaksi kulit ringan pada tempat penyuntikkan
  • flare-up atau serangan akut arthritis setelah penyuntikkan

Metode lain, yaitu penyedotan cairan lutut dapat meredakan dengan segera rasa sakit dan rasa tidak nyaman. Akan tetapi, prosedur ini juga memiliki efek samping seperti memar, bengkak, atau infeksi pada tempat penyuntikkan.

Tips menjaga kesehatan lutut jika Anda mengidap OA

Apapun terapi yang Anda dapatkan untuk mengatasi OA lutut, Anda harus tetap mengetahui cara untuk menjaga kesehatan lutut Anda, berikut adalah beberapa tipsnya:

  • Hindari aktivitas yang membebani lutut. Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan lift sebagai ganti tangga.
  • Hindari olahraga berat seperti berlari atau tennis. Anda dapat menggantinya dengan berenang, bersepeda, atau berjalan.
  • Pertahankan berat badan ideal atau turunkan berat badan Anda jika memang berlebih. Berat badan yang ideal dapat mengurangi beban pada lutut.
  • Gunakan kompres panas atau dingin untuk membuat lutut Anda lebih nyaman.
  • Jika lutut Anda menghambat pergerakan, Anda dapat menggunakan brace lutut atau tongkat.
  • Pertimbangkan fisioterapi atau latihan khusus dengan orang yang terlatih dan paham mengenai OA.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Wajar jika merasa khawatir terhadap ketidakpastian di tengah pandemi COVID-19. Yuk, cari tahu solusi menghadapi kecemasan di new normal di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Nutrisi memegang peranan yang besar untuk mencegah kemungkinan risiko COVID-19. Yuk, cari tahu nutrisi utama yang perlu ditambahkan dalam menu harian Anda.

Ditulis oleh: Maria Amanda
Nutrisi, Hidup Sehat 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit
sering kencing di malam hari

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit
nokturia adalah

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit