Tanda-tanda Anjing Rabies dan Gejalanya Kalau Sudah Menular Pada Manusia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Rabies, sering disebut penyakit anjing gila, adalah virus yang dapat memengaruhi otak dan sumsum tulang belakang semua mamalia. Manusia bisa terjangkit rabies dari gigitan hewan yang terinfeksi virus rabies, misalnya anjing. Meskipun penyakit ini bisa dicegah, tetapi anjing rabies dan penularan virusnya tetap saja menimbulkan ketakutan dan kecemasan pada manusia. 

Penyakit mematikan ini telah dilaporkan di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Setiap tahun, rabies menyebabkan kematian lebih dari 50.000 manusia dan jutaan hewan di seluruh dunia. Begitu gejala rabies ini muncul, maka akan berakibat fatal kalau tidak langsung ditangani. Untungnya rabies dapat dicegah dengan pengobatan yang benar. 

Akan tetapi, Anda harus tahu dulu seperti apa tanda-tanda anjing rabies dan seperti apa gejalanya pada manusia yang sudah tertular dari anjing tersebut.

Tanda dan gejala anjing rabies

Hewan yang terinfeksi rabies mungkin tampak sakit, gila, atau jadi lebih ganas. Inilah asal mula ungkapan “anjing gila”. Namun, anjing yang terinfeksi rabies juga bisa terlihat terlalu ramah, jinak, atau bingung. Bahkan, terkadang anjing yang terinfeksi rabies mungkin bisa terlihat normal atau biasa saja.

Awalnya, seekor anjing yang terinfeksi mungkin menunjukkan perubahan perilaku yang ekstrem seperti gelisah, tidak bisa tenang, atau ketakutan. Anjing yang ramah mungkin menjadi lebih sensitif, atau anjing  yang biasanya bersemangat bisa menjadi lebih jinak.

Anjing rabies juga mungkin menggigit atau menyerang hewan lain, manusia, dan benda mati. Anjing yang kena rabies juga mungkin terus menjilat, menggigit, dan mengunyah benda-benda tertentu. Kondisi ini biasanya disertai dengan demam.

Seiring perkembangan virus, anjing yang terinfeksi bisa menjadi sensitif terhadap sentuhan, cahaya, dan suara. Anjing mungkin makan hal-hal yang tidak biasanya dimakan dan suka bersembunyi di tempat gelap. Kelumpuhan otot tenggorokan dan rahang, mengakibatkan gejala munculnya busa atau buih di mulut anjing.

Linglung dan tidak cekatan juga umumnya terjadi pada anjing rabies yang disebabkan oleh kelumpuhan kaki belakang. Tanda-tanda rabies lainnya yang umum termasuk kehilangan nafsu makan, kelemahan, kejang, dan kematian mendadak.

Tanda dan gejala rabies pada manusia

Masa inkubasi (waktu dari infeksi sampai saat perkembangan gejala) virus rabies pada manusia adalah sekitar 30 sampai 60 hari. Karena itu, Anda mungkin baru akan mengalami gejalanya lama setelah Anda digigit atau dicakar oleh anjing rabies. Kebanyakan orang pertama kali mengalami gejala sakit yang dimulai dengan kesemutan atau gatal yang dari tempat gigitan atau tempat masuknya virus.

Keluhan lainnya seperti demam tinggi, menggigil, kelelahan, nyeri otot, dan mengalami susah tidur. Gejala ini mungkin tampak serupa dengan gejala-gejala flu.

Secara bertahap, virus akan menyebar sehingga menyebabkan penderita merasa gelisah, kebingungan, kelumpuhan, kesulitan menelan, dan akhirnya menjadi kejang hingga menyebabkan koma.

Penderita rabies juga akan mengalami takut pada air (hydrophobia) dan takut pada hembusan udara (aerophobia). Akhirnya, berbagai organ tubuh terasa semakin sakit dan menyebabkan kematian meski sudah mendapatkan pengobatan.

Karena itu, bila Anda mencurigai hewan peliharaan Anda kena rabies, segera periksakan ke dokter hewan. Begitu juga kalau Anda habis digigit hewan liar atau anjing yang tidak Anda kenal. Segera periksa ke dokter sebelum gejalanya tambah parah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Perut Panas dan Ulu Hati Sakit Setelah Makan? Begini Mengatasinya

Apa yang biasanya Anda lakukan segera setelah makan? Rebahan karena ngantuk kekenyangan? Kebiasaan buruk ini bisa bikin perut panas dan perih, lho

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Hidup Sehat, Tips Sehat 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Mudah Ukur Kebugaran Jantung dan Paru, Tak Perlu Periksa ke Rumah Sakit

Cepat lelah dan kehabisan napas bisa jadi tanda kebugaran jantung dan paru-paru Anda kurang baik. Tapi bagaimana cara mengukurnya? Simak di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Kebugaran, Hidup Sehat 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Mau coba hal-hal baru di ranjang, tapi pasangan Anda malu berhubungan intim? Tenang, Anda bisa membangkitkan kehidupan seks Anda dengan beragam cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ketika Ada mengalami cedera kaki, mungkin Anda akan diminta untuk menggunakan tongkat penyangga (kruk) untuk berjalan. Lalu bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

risiko kesehatan akibat terlalu lama menatap layar komputer

Risiko Kesehatan Setelah Menatap Layar Komputer Terlalu Lama

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
kepribadian introvert ekstrovert kesehatan

Apakah Kepribadian Anda Introvert atau Ekstrovert? Ini Pengaruhnya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 4 menit
gangguan pencernaan anak

Gangguan Pencernaan yang Sering Dialami Bayi dan Anak-Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 10 menit
Seks dengan Lampu Menyala

6 Alasan Seks Lebih Menyenangkan dengan Lampu Menyala

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 4 menit