4 Risiko Efek Samping Obat Lipitor untuk Menurunkan Kolesterol

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kolesterol tinggi tidak boleh disepelekan. Selain dengan perubahan gaya hidup yang lebih sehat, beberapa orang mungkin juga diresepkan obat lipitor oleh dokter untuk menurunkan kolesterolnya. Cara kerja lipitor adalah dengan memblokir enzim HMG-CoA yang meneruskan sinyal ke hati (liver) untuk menghasilkan kolesterol. Obat lipitor juga sering digunakan untuk mencegah penyakit jantung.

Meski begitu, sama seperti obat-obatan lainnya, obat lipitor juga memiliki risiko efek samping yang perlu Anda ketahui.

Obat lipitor adalah obat penurun kolesterol dengan beberapa efek samping di bawah ini

1. Kram dan nyeri otot

Kram dan nyeri otot adalah efek samping yang paling sering terjadi dari penggunaan obat lipitor. Sensasinya bisa terasa hanya di salah satu sisi tubuh atau bahkan keduanya. Nyeri biasanya terjadi pada otot lengan, kaki, punggung, dan bahu.

2. Masalah fungsi hati

Lipitor adalah obat statin yang bisa memicu masalah fungsi organ hati. Meski begitu, risiko efek samping yang satu ini termasuk jarang.

Masalah fungsi hati akibat penggunaan lipitor bisa dideteksi lewat tes fungsi hati. Bila hasilnya menunjukkan peningkatan yang di atas nilai normal, dokter akan mengganti lipitor dengan jenis obat statin lainnya.

Orang dengan penyakit hati sangat berisiko untuk mengalami masalah fungsi hati. Maka, dokter akan melakukan pemeriksaan intensif terlebih dahulu sebelum meresepkan lipitor untuk Anda.

3. Memicu risiko diabetes

Sebuah penelitian dari British Medical Journal pada tahun 2014 menemukan bahwa obat statin lipitor berpotensi memicu diabetes setelah melakukan pengamatan terhadap 137 ribu pasien kolesterol tinggi. Penelitian tersebut melaporkan bahwa risiko diabetes paling rentan terjadi dalam 4 bulan pertama setelah mengonsumsi obat.

Lipitor adalah obat statin yang dapat meningkatkan kadar gula darah Anda sehingga meningkatkan risiko Anda untuk mengalami diabetes. Risiko ini terbilang kecil, namun harus tetap diwaspadai. 

Yang perlu dipahami, dokter meresepkan lipitor untuk Anda karena paham benar manfaatnya lebih besar daripada risiko bahaya kenaikan gula darah yang sangat sedikit. Jika Anda masih khawatir, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut pada dokter yang menangani Anda.

4. Jadi gampang lupa

Tahun 2014 lalu, FDA, badan pengawas obat dan makanan di Amerika setara BPOM, melaporkan bahwa obat lipitor dapat menyebabkan efek samping hilang memori sementara alias gampang lupa.

Namun, penelitian oleh tim peneliti di John Hopkins Medicine pada tahun 2013 pada 23 ribu orang pria dan wanita menunjukkan tidak ada kaitan antara pemakaian statin dengan kehilangan memori atau demensia. Justru sebaliknya, penggunaan statin dapat membantu mencegah terjadinya demensia. Ini mungkin terjadi karena salah satu tipe demensia terjadi akibat adanya sumbatan pada pembuluh darah otak. Statin membantu mencegah terjadinya sumbatan ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Selain alergi susu dan kacang, ada juga alergi bawang putih. Apa penyebabnya dan adakah cara mengatasinya? Simak penjelasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Alergi, Alergi Makanan 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Anda suka nekat makan daging ayam belum matang? Awas, akibatnya bisa fatal. Ini dia berbagai bahaya dan ciri-ciri daging ayam yang belum dimasak sempurna.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Minum susu biasanya dianjurkan untuk anak-anak. Lalu, jika sudah lanjut usia, apakah masih perlu minum susu? Berapa banyak susu yang harus diminum?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Makanan tinggi garam bukan hanya membuat Anda berisiko mengalami tekanan darah tinggi. Simak berbagai bahaya makanan asin pada tubuh kita.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gejala leptospirosis

Cara Mengatasi Gejala Leptospirosis, Penyakit Khas di Musim Hujan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
masalah seks pada pria

5 Masalah Seks yang Paling Mengganggu Pria (Plus Cara Mengatasinya)

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
bikin kopi yang sehat

6 Cara Praktis Membuat Kopi Anda Lebih Sehat dan Nikmat

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit