9 Langkah Membersihkan Buah dan Sayuran Agar Bebas Pestisida

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24/01/2019
Bagikan sekarang

Tidak bisa dipungkiri, buah dan sayuran yang Anda beli di pasar atau tukang sayur pasti mengandung pestisida. Zat kimia yang digunakan untuk membunuh hama pada tumbuhan ini masih menjadi pilihan para petani buah dan sayur di Indonesia untuk mencegah gagal panen. Namun, jangan keburu anti dengan buah dan sayuran pak petani, yang perlu Anda lakukan hanya mengetahui cara mencuci buah dengan tepat supaya pestisida yang menempel pada buah dan sayuran hilang.

Sepele memang, namun jangan-jangan selama ini Anda hanya mencuci buah dan sayur asal-asalan. Ketahui cara membersihkan buah dan sayur dari pestisida di bawah ini.

Buah dan sayur yang paling banyak dilekati sisa pestisida

Penggunaan pestisida sering menimbulkan pro dan kontra di kalangan para petani dan aktivitis pegiat lingkungan, banyak yang mengatakan bahwa residu pestisida yang menempel pada buah dan sayuran bisa menimbulkan masalah pada kesehatan. Jadi, tidak salah jika Anda berpikir bahwa pestisida berbahaya.

Penelitian yang dilakukan oleh Purdue University di Indiana, Amerika Serikat, menemukan bahwa 98% apel mengandung residu atau sisa pestisida dan menempati urutan teratas, urutan kedua ditempati oleh seledri sebanyak 95%. Sayuran dan buah lain yang ada di dalam daftar penelitian ini adalah stroberi, buah persik atau peach, anggur, bayam, paprika, kentang, kale, dan sawi.

Menurut United States Department Agriculture seperti yang dilansir oleh ABC news, residu pestisida sebesar 90% ditemukan pada 8 buah-buahan dan sayuran populer di masyarakat. Penggunaan pestisida di Indonesia menurut Departemen Perlindungan Tanaman Universitas Gadjah Mada (UGM), Andi Trisyono, seperti yang dilansir di Kompas sangat mencemaskan.

Para petani ini memerlukan panduan yang jelas tentang penggunaan pestisida, dosis, dan frekuensi penyemprotan karena mereka tidak memiliki kemampuan literasi untuk memahami label aturan penggunaan pestisida. Akibatnya, mereka menaikkan dosis pestisida delapan kali lipat dari anjuran pemerintah.

Bagaimana cara mencuci buah dan sayuran agar bebas pestisida dan bakteri?

Jangan pernah memakan buah dan sayuran tanpa dicuci terlebih dahulu.Bukan hanya takut dengan pestisida, Anda juga harus waspada terhadap kuman dan bakteri berbahaya seperti salmonella dan e.colli yang sering ada di buah-buahan dan sayuran mentah. Lantas, bagaimana cara membersihkan buah yang benar supaya Anda terhindar dari penyakit? Berikut ini caranya.

1. Cuci tangan sebelum mencuci buah

Sebelum Anda mencuci buah atau sayuran, ada baiknya cuci tangan Anda terlebih dahulu, hal yang sama juga harus Anda lakukan setelah Anda selesai membersihkan buah.

2. Pisahkan buah dan sayur dengan bahan makanan lain

Selalu pisahkan buah-buahan dan sayuran mentah yang baru Anda beli dengan makanan yang siap langsung dimakan atau makanan matang yang sudah dimasak. Hal ini untuk memastikan paparan peptisida tidak menyebar ke makanan Anda.

3. Potong bagian yang rusak

Diantara semua buah dan sayuran yang Anda beli, pasti ada yang tampilannya tidak sempurna. Jika ada bagian buah atau sayuran yang rusak, Anda bisa memilih dan memotongnya terlebih dahulu. Hal ini untuk memastikan tidak ada ulat atau organisme lainnya di dalam buah atau sayuran dan pastikan pisau Anda bersih.

4. Gunakan air mengalir

Cuci buah dan sayuran Anda di bawah air mengalir. Jangan menempatkan air di dalam suatu wadah dan mencucinya di wadah tersebut. Cara ini tidak dianjurkan.

5. Bersihkan dari bagian yang kotor

Bersihkan seluruh bagian buah dan sayuran, jangan ada yang dilewatkan. Mulailah dengan bagian yang paling kotor.

6. Gunakan sabun khusus pencuci buah dan sayur

Untuk memastikan buah dan sayuran Anda bebas pestisida, Anda juga bisa menggunakan produk berbahan alami yang dapat digunakan khusus untuk mencuci buah-buahan dan sayuran.

Cari produk yang mengandung jeruk nipis sebagai agen anti bakteri yang mampu membersihkan bakteri pada buah dan sayur.

7. Gosok buah

Gunakan sikat untuk menggosok kotoran yang keras seperti tanah. Namun, pastikan sikat tidak terlalu kasar karena akan melukai kulit buah, gunakanlah sikat yang lembut. Jika Anda mencuci buah atau sayuran berkulit halus seperti tomat atau anggur gosok secara lembut menggunakan tangan. Hal ini untuk mencegah terjadinya robekan pada kulitnya buah.

8. Bilas buah dan sayuran

Setelah Anda mencuci buah dan sayuran dan memastikannya sudah bersih dari kotoran dan pestisida. Bilas dengan air mengalir hingga bersih.

9. Keringkan dan simpan buah

Setelah memastikan tidak ada lagi kotoran atau pestisida yang menempel pada buah dan sayuran, keringkan dengan menggunakan handuk bersih yang tidak digunakan untuk apapun. Setelah kering, tempatkan buah ke dalam wadah yang bersih. 

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

6 Makanan Kaya Gizi yang Harus Ibu Hamil Penuhi Saat Sahur

Ibu hamil yang berpuasa tidak bisa makan sembarangan. Berikut beberapa contoh makanan sahur untuk ibu hamil yang bisa menjadi referensi Anda.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hari Raya, Ramadan 13/05/2020

5 Jenis Buah dengan Kandungan Air Tinggi untuk Buka Puasa

Di bulan puasa, mengonsumsi buah tinggi kandungan air sangat penting agar tubuh tidak dehidrasi. Berikut buah kaya air yang cocok untuk buka puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Hari Raya, Ramadan 09/05/2020

Bolehkah Makan Sayur yang Sama Setiap Hari?

Makan sayur yang sama setiap hari mungkin kerap dilakukan oleh Anda yang hanya gemar beberapa jenis sayuran. Namun, apakah itu baik untuk kesehatan?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Nutrisi, Hidup Sehat 07/03/2020

Direkomendasikan untuk Anda

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
makan sayuran

Tips Makan Sayuran Agar Mudah Dicerna oleh Tubuh

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020
buah untuk alzheimer

Rutin Makan Buah Bermanfaat Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020
minum jus saat puasa

Langsung Minum Jus Buah Saat Berbuka Puasa, Boleh atau Tidak?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020