Tidak Boleh Langsung Berenang Setelah Makan, Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Berenang menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak maupun orang dewasa. Namun, pernahkah Anda mendengar anjuran untuk tidak boleh langsung berenang setelah makan dan harus menunggu hingga satu jam?

Ya, hal ini nampaknya menjadi kalimat sakti yang sering diucapkan orangtua di seluruh belahan bumi pada anaknya untuk tidak langsung berenang setelah makan. Alasan yang sering diungkapkan salah satunya bisa menyebabkan tenggelam akibat kram perut.

Namun, terkadang orangtua pun tidak tahu persis apakah yang dikatakannya benar atau tidak. Selain itu, tidak ada bukti kuat yang mendukung peringatan bahwa berenang setelah makan dapat mengakibatkan tenggelam. Jadi, apakah hal tersebut fakta atau hanyalah mitos belaka?

Bolehkah langsung berenang setelah makan?

Gerald Endress, ahli fisiologi latihan dan direktur diet & pusat kebugaran di Duke University, mengatakan, berenang dengan perut kenyang tidak memengaruhi kemampuan berenang secara signifikan. Pada dasarnya, darah memang mengalir ke perut untuk membantu proses pencernaan, tetapi hal tersebut tidak menyebabkan otot Anda kehilangan energi dan kemampuannya sampai bisa menyebabkan Anda tenggelam.

Roshini Rajapaksa, gastroentrologist dari New York University School of Medicine mencatat bahwa perut yang penuh sehabis makan dapat menyebabkan kram jika Anda berenang dengan terlalu bersemangat, tetapi kejadian tenggelam yang menyebabkan kematian karena perut yang kenyang setelah makan hanya kurang dari satu persen. Sehingga, kemungkinan Anda tenggelam akibat  perut penuh setelah makan sangat kecil.

Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa berolahraga setelah makan berbahaya. Hanya saja, olahraga yang terlalu kuat dapat mengarahkan aliran darah menjauh dari daerah pencernaan ke kulit dan otot lengan serta kaki. Jadi, jika makanan Anda masih setengah dicerna namun Anda sudah melakukan olahraga berat, Anda mungkin akan merasakan mual.

 

Pada dasarnya, terlibat dalam aktivitas berat apapun setelah makan bisa saja menyebabkan kram, mual, dan muntah. Berenang setelah makan harus dibarengi dengan pemanasan.

Lakukan pemanasan dengan intensitas rendah untuk menghindari kram perut. Berenang termasuk kegiatan yang dapat diterima dengan sempurna setelah makan, asalkan dilakukan pada intensitas yang wajar.  Jangan terlalu banyak melakukan manuver agar perut Anda tidak kaget.

Istirahat sejenak setelah Anda makan jika perut merasa begah atau kekenyangan. Tunggu beberapa saat hingga Anda merasa perut Anda membaik dan siap dibawa untuk berenang. Secara umum, anak-anak maupun dewasa dapat berenang segera setelah makan makanan ringan.

Apapun itu, perintah orangtua untuk tidak langsung berenang setelah makan tentu memiliki tujuan baik. Menyuruh Anda untuk beristirahat dan menghindari rasa sakit yang mungkin terjadi di perut mungkin menjadi penyebabnya. Sehingga memberi tahu anak bahwa mereka mungkin tenggelam jika langsung berenang setelah makan adalah salah satu cara orangtua agar anak mau mendengarkannya, walaupun hal tersebut tidak didukung oleh bukti secara ilmiah.

Berenang setelah mengonsumsi alkohol lebih berbahaya

Hal yang harus Anda khawatirkan justru berenang setelah mengonsumsi alkohol ketimbang berenang setelah makan. Batasi jumlah alkohol yang Anda konsumsi jika Anda berencana untuk berenang. Biasanya, dua gelas minuman beralkohol cukup berbahaya bagi kebanyakan orang dewasa yang mengonsumsinya meski Anda sendiri mungkin merasa tidak merasakan adanya perubahan.

Dua studi terpisah menemukan sebanyak 25 persen kematian remaja yang tenggelam di Washington pada tahun 1989 terkait dengan konsumsi alkohol, sementara 41 persen orang dewasa di California yang tenggelam pada tahun 1990 akibat mabuk.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Mudah Renang Gaya Bebas untuk Pemula

Berenang bisa dilakukan dengan berbagai teknik dan tingkat kesulitan. Jika Anda adalah pemula, inilah cara renang gaya bebas yang disarankan untuk Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kebugaran, Hidup Sehat 21 April 2019 . Waktu baca 4 menit

5 Manfaat Rutin Berenang Gaya Dada, Plus Tips Latihannya untuk Pemula

Jangan cuma "main air" di kolam renang. Jika Anda sudah menguasai teknik dasarnya, cobalah mulai berlatih renang gaya dada. Ada banyak manfaatnya, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kebugaran, Hidup Sehat 27 Maret 2019 . Waktu baca 6 menit

Bolehkah Berenang Saat Kulit Sedang Berjerawat?

Banyak orang yang tidak mau berenang saat jerawatan. Katanya, berenang hanya memperparah kondisi kulit saja. Namun, apakah hal ini benar?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dermatologi, Jerawat, Health Centers 28 Oktober 2018 . Waktu baca 4 menit

5 Manfaat Olahraga Polo Air untuk Kesehatan

Olahraga polo air termasuk olahraga tim yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Apa saja ya kira-kira manfaatnya? Berikut ulasannya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kebugaran, Hidup Sehat 1 Oktober 2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Apa Dampak Berenang di Malam Hari Bagi Tubuh?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2020 . Waktu baca 4 menit
cara belajar berenang

Cara Mudah Belajar Berenang untuk Anda yang Masih Pemula

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 30 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit
ngantuk setelah berenang

Kenapa Saya Merasa Ngantuk Setelah Berenang?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 7 Juli 2019 . Waktu baca 3 menit
pengobatan alami otitis eksterna

3 Pengobatan Alami untuk Mengatasi Infeksi Telinga Perenang (Otitis Eksterna)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit