Berapa Lama Sebaiknya Berdiam di Sauna?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 24 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sensasi nikmatnya berdiam di sauna dilakukan setelah olahraga. Sauna bisa membuat tubuh lebih rileks dan memiliki manfaat kesehatan yang menguntungkan. Namun, sebaiknya berapa lama kita boleh berdiam diri di sauna?

Sebaiknya berapa lama menikmati sauna?

sauna membakar lemak

Pada dasarnya, sauna merupakan terapi untuk mengeluarkan keringat. Terapi ini sudah lama dilakukan oleh Suku Maya 3000 tahun silam, menurut Harvard Health Publications.

Kini, terapi tersebut masih sering digunakan untuk membuat diri lebih rileks. Pertanyaannya, berapa lama sebaiknya berada di dalam sauna? 

Jika sebelumnya Anda belum pernah bersauna, menurut American College of Sport Medicine, Anda tak perlu berlama-lama sauna. Cukup mulai dengan durasi pendek. Berikut panduannya.

  • Pemula: Jangan lebih dari 5-10 menit pada satu waktu
  • Setelah berolahraga: Tunggu 10 menit sebelum masuk ke dalam sauna setelah olahraga
  • Maksimum durasi sauna: Jangan berdiam di sauna selama 15 menit dalam satu waktu

Lantas, efek samping sauna apa yang terjadi bila ia berada di dalamnya dalam waktu lama? Sauna membuat tubuh mengeluarkan cairan berupa keringat. Berdiam lama meningkatkan risiko dehidrasi dalam tubuh. Maka itu, berapa lama sebaiknya seseorang berdiam di sauna? 

Melansir laman Healtline, orang Finlandia memiliki saran yang sederhana, yaitu tinggalkan sauna ketika Anda merasa cukup panas. Namun, untuk patokan aman, waktu maksimal berada di sauna 15-20 menit saja.

Tips untuk Anda yang ingin bersauna

efek sauna kesuburan pria

Setelah mengetahui berapa lama sebaiknya menikmati sauna, kini Anda perlu tahu ketentuan untuk bersauna. Ada beberapa tips sauna aman yang bisa Anda lakukan.

1. Taati aturan

Masing-masing sauna memiliki aturan yang berbeda dalam penggunaannya. Jangan lupa untuk membaca aturan yang tertera pada sauna yang hendak Anda kunjungi.

2. Mandi terlebih dulu

Ada baiknya Anda mandi kilat terlebih dulu sebelum masuk ke sauna. Kemudian, balut tubuh dengan handuk. Namun, beberapa orang lebih nyaman mengenakan pakaian renang. 

3. Berbagi ruang

Tidak hanya Anda saja yang ingin menikmati sauna, ada juga orang lain yang mau menikmati manfaat sauna. Maka itu, jangan lupa untuk berbagi ruang.

4. Bilas tubuh

Bila Anda ingin menikmati dua kali sesi, sebaiknya bilas diri terlebih dulu. Gunakan air dingin untuk membasuh tubuh. Lakukan ini sebelum Anda melanjutkan ke sesi berikutnya.

5. Tetap terhidrasi

Jika sudah tahu berapa lama sebaiknya berdiam diri di sauna, satu babak sauna saja sudah cukup. Karena tubuh mengeluarkan banyak keringat, jangan lupa untuk banyak minum. Ini menghindari dehidrasi yang mungkin terjadi.

Apakah sering melakukan sauna bisa menurunkan berat badan?

Anda sudah tahu tips dan berapa lama sebaiknya menikmati sauna. Namun, apakah dengan rutin melakukan sauna bisa membantu menurunkan berat badan? Banyak orang yang mengira demikian.

Ini salah satu mitos yang beredar. Namun, tidak mungkin sauna terus-menerus bisa menurunkan berat badan. Mungkin saja berat badan turun sekitar 0,5 kg ketika sauna. Namun, penurunan berat badan ini disebabkan tubuh kehilangan cairan, bukan lemak.

Bicara soal mitos sauna, adapun yang menyebutkan bahwa sauna salah satu cara untuk membuang toksin atau racun tubuh. Hingga kini belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa berkeringat dapat mendetoksifikasi tubuh. Tubuh punya mekanisme membuang racun sendiri melalui ginjal, liver, maupun usus.

Lantas, apa manfaat sauna? Sauna punya manfaat yang baik untuk tubuh secara keseluruhan. Terutama untuk menghindari gangguan kardiovaskular, mengurangi inflamasi dan kekakuan otot, dan mencegah terjadinya demensia.

Nah, sekarang Anda sudah mengetahui berapa lama waktu bersauna, tips, dan manfaatnya. Ingat, tak perlu berlama-lama untuk meraup manfaat sauna.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Dry Sauna vs Wet Sauna, Mana yang Cocok untuk Anda?

Ada dua jenis sauna yang bisa Anda pilih, mandi uap (wet sauna) atau dry sauna. Tapi apa perbedaan keduanya dan mana yang lebih sehat? Ini penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Elita Mulyadi
Hidup Sehat, Fakta Unik 20 September 2017 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Sauna Bisa Membakar Lemak dan Menurunkan Berat Badan?

Selain untuk melepas penat dan menenangkan, banyak orang percaya sauna membakar lemak sehingga bisa bikin kurus. Memangnya benar begitu? Cari tahu di sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 26 Juli 2017 . Waktu baca 4 menit

Langkah-langkah Menjalani Sauna yang Aman

Jika tidak dilakukan dengan benar, sauna alias mandi uap dapat memicu kulit terbakar, serangan jantung, bahkan kematian. Bagaimana seharusnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Hidup Sehat, Kecantikan 16 Agustus 2016 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

beda sauna dan steam

Sauna Vs Steam: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Mei 2019 . Waktu baca 5 menit
efek samping sauna berbahaya

4 Efek Samping yang Mungkin Terjadi Kalau Anda Kelamaan Sauna

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Desember 2018 . Waktu baca 4 menit
manfaat sauna adalah

Tak Hanya Bikin Berkeringat, Ini 6 Manfaat Sauna yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 23 November 2018 . Waktu baca 6 menit
sauna setelah olahraga

4 Manfaat Sauna Setelah Olahraga (Bukan Cuma Relaksasi)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2018 . Waktu baca 4 menit