Pacar Bau Badan? Begini Cara Bijak Memberi Tahu Tanpa Menyakiti Hatinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Orang yang punya bau badan tidak sedap memang mengganggu. Apalagi kalau Anda harus berdekatan dengan orang tersebut dalam waktu yang lama. Nah, bagaimana kalau orang yang bau badan ini adalah pasangan Anda sendiri? Satu yang pasti: diam bukanlah solusi. Lantas, bagaimana cara memberi tahu bau badan pasangan tanpa harus menyakiti hatinya? Berbagai tips di bawah ini mungkin dapat membantu Anda.

Tips memberi tahu pasangan yang bau badan

Dengan strategi yang tepat, Anda dapat memberi tahu pasangan bau badan mereka cukup mengganggu. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Cari tahu dulu apa penyebabnya

Sebelum menghakimi pasangan sendiri, ada baiknya Anda cari tahu dulu penyebab baunya. Ada banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan bau badan. Namun yang paling utama adalah kombinasi keringat dan bakteri di kulit ketiak dan selangkangan yang menumpuk.

Hal tersebut bisa dipicu oleh pasangan yang diam-diam jarang mandi atau ganti baju. Kebiasaan jorok ini tentu bakal membuat badan mereka bau tidak sedap. Hayo… Pasangan Anda malas mandi tidak?

Selain itu, hobi makan bawang putih mentah juga bisa jadi penyebab bau badan. Sebab, bawang putih menghasilkan sulfur (belerang). Ketika aroma sulfur bercampur dengan keringat, maka dapat menyebabkan bau yang tidak sedap.

Namun apabila si dia sudah rajin mandi dan pakai parfum tapi badannya masih bau juga, bisa jadi penyebabnya adalah masalah medis tertentu. Bau badan yang disebabkan kondisi medis biasanya sangat tidak sedap dan tidak bisa hilang begitu saja.

2. Berkata jujur

Bila masalah bau badannya sampai memengaruhi kemesraan Anda dengan pasangan, jangan ragu untuk berkata jujur. Jangan simpan uneg-uneg ini sendirian.

Anda mungkin tak sampai hati untuk berkata jujur mengenai masalah bau badan pasangan. Bahkan sekali pun Anda mencoba untuk menyampaikan dengan cara yang paling lembut.

Namun, sebagaimana pun rasa tidak enak menyelimuti hati, Anda tetap harus berkata jujur di depan pasangan. Ketimbang pasangan harus mendengar dari orang lain, lebih baik mereka mendengarnya langsung dari mulut orang terkasih, ‘kan?

3. Sampaikan dengan hati-hati

Berkata jujur memang baik, tapi pastikan Anda tidak asal bicara di depannya. Hindari langsung menyerang, mengkritik, memojokkan, atau menyalahkan pasangan.

Sebaliknya, mulailah pembicaraan dengan kata-kata yang positif dan intonasi yang lembut. Satu lagi, pastikan Anda tidak membahas masalah ini di depan orang lain.

Ajaklah pasangan bicara empat mata di waktu senggang. Ketika sudah mendapatkan waktu yang pas, Anda dapat membuka obrolan dengan kalimat sederhana. Misalnya saja, “Kamu baik-baik saja, ‘kan? Aku khawatir kamu sedang sakit. Soalnya, bau badan bisa jadi tanda bahwa ada yang salah dari tubuh.”

Pasangan Anda mungkin tahu bahwa dirinya punya bau badan yang mengganggu. Namun, dengan pertanyaan ini Anda dapat menemukan penyebab bau badan yang dialami pasangan tanpa harus menyakiti perasaannya.

Kulik lebih jauh tentang cara mereka merawat kebersihan badannya serta makanan apa saja yang mereka konsumsi akhir-akhir ini.

4. Tawarkan solusi

Setelah berhasil menyampaikan keluh kesah Anda, jangan lupa untuk tawarkan solusi. Bila pasangan malas mandi, Anda bisa sampaikan bahwa kebiasaan itu tidak hanya bikin badan bau tapi juga masalah kulit seperti panu. Oleh sebab itu, mintalah pasangan untuk rutin mandi dan ganti pakaian dalam setiap hari.

Jangan lupa beri pasangan rekomendasi terkait produk deodoran atau parfum yang dapat mengurangi bau badan. Ingatkan pula pasangan untuk menghindari makanan yang punya aroma kuat dan menyengat. Misalnya makanan berlemak, kari, dan bawang putih.

Jangan ragu mengajak pasangan periksa ke dokter untuk memastikan penyebab pasti bau badan yang mereka alami.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kesal Pasangan Suka Mengeluh? Hadapi dengan 5 Tips Ini

Pasangan yang suka mengeluh memang bikin kesal. Untungnya, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menghadapi pasangan tanpa perlu kesal.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Seks & Asmara 19 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

Panas-panasan Bikin Badan ‘Bau Matahari’. Apa Sebenarnya Bau Matahari?

Sinar matahari memberikan banyak manfaat. Namun, terlalu lama berpanas-panasan juga bisa menjadi penyebab 'bau matahari'. Bagaimana bau ini bisa muncul?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 9 Oktober 2019 . Waktu baca 3 menit

3 Hal yang Perlu Dilakukan Ketika Pasangan Mendiamkan Anda Saat Marah

Pasangan yang "hobi" diam seribu bahasa saat sedang marah lama-lama membuat Anda gerah dan bingung harus bagaimana? Intip di sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14 September 2019 . Waktu baca 4 menit

Tips Memilih Sabun yang Ampuh untuk Menghilangkan Bau Badan

Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memilih sabun penghilang bau badan agar efeknya dapat bertahan lama.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 9 September 2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara membuat deodoran alami yang bisa dicoba di rumah

Cara Membuat Deodoran Alami yang Bisa Anda Coba di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
pasangan menjadi sahabat

Manfaat Pasangan Menjadi Sahabat dalam Hubungan Asmara

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 6 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
menyukai bau badan pasangan

Mengapa Ada Orang yang Suka Mencium Bau Pasangannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2019 . Waktu baca 4 menit
jujur pada pasangan

Perlukah Jujur Pada Pasangan Soal Hubungan Masa Lalu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2019 . Waktu baca 3 menit