Apa Benar Minyak Lintah Bisa Membesarkan Penis? Apa Risikonya?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Bagi para pria yang punya masalah saat berhubungan intim, Anda mungkin tergoda untuk mencari solusi alternatif yang saat ini ditawarkan melalui toko-toko online. Mulai dari obat, suplemen, hingga berbagai jenis minyak yang bisa Anda coba untuk mengembalikan kejantanan pria dan membesarkan penis. Salah satu minyak yang cukup populer adalah minyak lintah. Namun, benarkah minyak ini ampuh? Langsung baca ulasan berikut ini.

Apa itu minyak lintah?

Minyak lintah adalah ekstrak dari lemak lintah. Lintah sendiri yaitu binatang sejenis cacing yang hidup di perairan. Minyak ini digunakan dengan cara dioleskan secukupnya pada batang penis. Setelah itu, pijat ringan selama beberapa menit. Para pedagang minyak lintah menganjurkan penggunanya untuk melakukan pijat dengan minyak tersebut secara rutin.

Untuk apa pakai minyak lintah?

Janji yang diumbar produk ini adalah penis akan tampak lebih besar, kuat, dan panjang. Menurut produsen produk pembesar penis ini, lemak lintah memiliki khasiat manjur untuk mengencerkan darah yang beku. Dengan mengoleskan minyak dari lemak lintah di area penis, peredaran darah pun jadi lebih lancar sehingga ereksi penis tidak terhambat. Penis pun bisa terlihat lebih besar dan panjang.

Apakah khasiat minyak lintah sudah terbukti?

Sama seperti produk-produk minyak pembesar penis lainnya, belum ada bukti ilmiah yang mendukung khasiat minyak lintah. Janji-janji yang ditawarkan berbagai jenis minyak ini umumnya bersifat seperti plasebo. Plasebo adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan obat-obatan atau metode perawatan “kosong”. Maksudnya, khasiat yang mungkin Anda rasakan sebenarnya hanya berasal dari sugesti alam pikiran manusia saja, bukan karena memang ada perubahan tertentu pada tubuh.

Produk-produk minyak lintah yang ditawarkan saat ini juga kebanyakan belum mendapat izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia. Maka, keamanan dari produk-produk tersebut justru belum terjamin.

Bahaya pakai minyak lintah

Jika Anda nekat menggunakan minyak lintah untuk menambah vitalitas seksual, perlu diperhatikan bahwa ada beberapa risiko yang telah dilaporkan terkait penggunaan minyak ini. Berikut adalah tiga bahayanya.

1. Iritasi dan alergi

Kulit Anda mungkin saja alergi terhadap minyak dari lintah dan bahan-bahan kimia keras yang dicampurkan untuk mengawetkan serta menjaga kestabilan minyak. Pasalnya, kulit di sekitar organ intim Anda bersifat lebih sensitif dibandingkan kulit pada tubuh bagian lainnya seperti lengan. Alergi mungkin ditunjukkan dengan gejala berupa iritasi, gatal, rasa perih atau panas, dan penis jadi kemerahan. Jika dibiarkan saja, Anda bisa mengalami infeksi atau penyakit kulit tertentu.

2. Infeksi bakteri atau virus pada penis

Kebanyakan produk minyak dari lintah ini belum diatur secara resmi oleh BPOM. Akibatnya, Anda pun main untung-untungan. Jika Anda kurang beruntung, produk yang Anda beli mungkin tidak diolah secara higienis. Risikonya adalah dalam minyak tersebut terdapat berbagai jenis bakteri atau virus yang akan berpindah pada penis. Hal ini bisa menyebabkan infeksi bakteri atau virus pada penis.

3. Infeksi bakteri dan ragina pada vagina

Selain berisiko bagi pria, ternyata minyak ini juga bahaya bagi wanita. Pasalnya, jika Anda mengoleskan minyak lintah pada penis sebelum bercinta, vagina pasangan mungkin akan ikut terpapar minyak tersebut. Minyak ini memiliki struktur dan sifat yang sangat berbeda dari cairan alami vagina. Maka, minyak ini akan mengacaukan keseimbangan kadar pH atau keasaman pada vagina. Jika keasaman berkurang, bakteri jahat, jamur, serta ragi jadi lebih mudah berkembang biak dan menyebabkan infeksi bakteri dan infeksi ragi vagina.

Apakah ada minyak pembesar penis yang lebih efektif?

Pada dasarnya, ukuran penis sudah ditentukan secara genetik. Penis tidak bisa dibesarkan atau dipanjangkan dengan obat-obatan, salep, atau minyak. Selain itu, risiko dari penggunaan minyak lintah masih lebih besar daripada potensi manfaat yang dijanjikan.

Jika Anda memang memiliki masalah ereksi, sebaiknya segera hubungi dokter. Ada kemungkinan Anda mengidap disfungsi ereksi (impotensi). Disfungsi ereksi adalah penyakit yang bisa ditangani secara medis, dibarengi dengan perubahan gaya hidup seperti menjauhi rokok, alkohol, penyebab stres, dan mulai menjalani hidup sehat.  

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Cara Mencegah Keluar Air Mani Saat Puasa

Bagi beberapa pria, air mani bisa bocor bahkan saat sedang tidak dirangsang. Ada beberapa cara mudah untuk mencegah air mani keluar saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

3 Buah Selain Kurma yang Baik untuk Berbuka Puasa

Kurma bukan satu-satunya buah yang baik dimakan saat berbuka puasa. Lihat berbagai pilihan lainnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Monika Nanda
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

7 Cara Menjaga Tubuh Agar Tetap Fit Saat Puasa

Jangan sampai karena puasa Anda jadi lemas, lesu, dan mudah sakit. Simak rutinitas yang bisa dilakukan agar tetap fit saat puasa.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hari Raya, Ramadan 09/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020