Sudah Punya Pasangan Baru, Tapi Mantan Masih Belum Move On? Hadapi Dengan Cara Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 09/02/2019 . 4 mins read
Bagikan sekarang

Move on dari mantan memang bukanlah hal yang mudah. Namun bagaimanapun caranya, Anda harus tetap move on dan membuka hati pada orang baru yang lebih baik. Ketika sudah berhasil move on dan punya pasangan baru, ternyata sang mantan malah gagal move on atau malah terkesan mengejar-ngejar Anda. Pernah mengalaminya? Lantas, bagaimana caranya menghadapi mantan susah move on tanpa membuatnya tersinggung? Coba intip ulasan berikut ini.

Cara menghadapi mantan susah move on

Sebelum punya pacar baru seperti sekarang ini, Anda tentu sudah melakukan berbagai cara agar bisa cepat move on. Usaha berbuah manis, Anda berhasil melewati sakitnya patah hati akibat putus cinta dan membuka lembar baru dengan pasangan Anda sekarang.

Namun tanpa disangka, Anda mungkin pernah mengalami saat mantan justru belum bisa move on seperti Anda. Bahkan, diam-diam dia masih berharap untuk bisa balikan dengan Anda.

Belum lama berhasil melewati satu masalah, eh, timbul masalah baru yang datang dari sang mantan. Anda pun jadi risi saat sang mantan kerap mengejar-ngejar dan mencari perhatian Anda. Entah dengan nge-chat terus-terusan atau bahkan sampai mengajak ketemuan.

Anda tentu tidak bisa diam saja karena Anda juga harus menjaga perasaan pasangan baru Anda, ‘kan? Tenang, berikut ini berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk menghadapi mantan susah move on:

1. Ajak bicara baik-baik

punya gangguan jiwa

Sebetulnya, Anda bisa saja bersikap tidak peduli saat si mantan masih belum bisa move on dari Anda. Namun kalau sikapnya sampai mengganggu kehidupan Anda dan pasangan, entah dengan mengejar-ngejar atau sering mengajak chatting yang bikin risi, maka sudah waktunya Anda bertindak.

Meski sulit, cobalah untuk bersabar saat menghadapi mantan susah move on. Bicarakan baik-baik dan katakan bahwa Anda sekarang sudah memiliki pasangan baru.

Ingat, tak perlu marah-marah atau emosi saat menghadapi mantan susah move on. Hal ini hanya akan membuang-buang energi Anda saja.

Sebaiknya gunakan kalimat atau nada yang lembut saat berkomunikasi dengan sang mantan. Mungkin saja, ada beberapa masalah yang belum terselesaikan antara Anda dan sang mantan sehingga membuatnya susah move on. Anda berdua bisa menyelesaikan hal tersebut dan membuat keputusan bersama.

Namun, pastikan Anda sudah meminta izin pasangan terlebih dahulu sebelum menghubungi atau menemui mantan. Ingat, apa pun yang Anda lakukan, berusahalah selalu terbuka untuk mencegah salah paham dengan pasangan. Bahkan, Anda pun juga bisa meminta bantuan pasangan untuk mencari cara terbaik menghadapi mantan yang susah move on.

2. Tak perlu pamer pasangan baru

setelah diselingkuhi

Supaya si mantan jera dan berhenti mengejar-ngejar, Anda mungkin berpikir ingin memamerkan pasangan baru Anda. Anda berharap cara ini bisa membuat si mantan sadar bahwa Anda sudah bisa move on dan tak ingin melihat masa lalu lagi.

Sayangnya, hal ini justru bisa memperkeruh keadaan. Dilansir dari Psychology Today, cara ini secara tidak langsung akan menyakitkan kedua belah pihak, baik itu si mantan maupun pasangan Anda sekarang.

Jelas saja, sang mantan akan merasa sedih atau bahkan marah saat melihat Anda berdua dengan pasangan baru. Sementara pasangan Anda mungkin merasa tidak nyaman untuk dipamerkan seperti itu. Lebih parahnya lagi, hal ini seakan memancing kedua belah pihak untuk bertarung demi mendapatkan hati Anda.

3. Ambil jarak

pasangan ingin putus

Sedikit memberikan jarak mungkin menjadi cara terbaik untuk menghadapi mantan susah move on. Bukan cuma untuk membantu sang mantan supaya bisa cepat move on, tapi juga menjaga keintiman hubungan Anda dengan pasangan yang baru.

Batasi komunikasi dengan si mantan, hanya yang perlu-perlu saja. Beri tahukan bahwa Anda butuh ruang dan sudah memutuskan untuk tidak lagi berhubungan dengannya. Semakin sering Anda meladeni kemauan si mantan, dia akan semakin berharap dan susah move on.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengatasi Trauma Memulai Hubungan Baru Setelah Bercerai

Setelah bercerai, pasti banyak orang yang mengalami trauma dan takut memiulai hubungan baru. Bagaimana cara mengatasi trauma setelah bercerai?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 22/01/2020 . 4 mins read

5 Tanda-Tanda Anda Tidak Cinta Lagi Dengan Pasangan

Sudah lama menjalin hubungan dengan dia dan kini merasakan tanda sudah tidak cinta lagi? Simak apa saja tanda cinta Anda ke dia mulai pudar.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 15/01/2020 . 4 mins read

4 Tips Memilih Lingerie yang Nyaman dan Menggoda untuk Bercinta

Persiapan bercinta malam ini bisa dilakukan dengan memilih lingerie. Adakah tips untuk memilih lingerie yang pas, nyaman, dan menggoda?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 25/12/2019 . 3 mins read

Cara Cepat Hilangkan Pegal Linu Sehabis Bercinta

Badan pegal linu sehabis berhubungan seks? Jangan sedih, simak 3 cara cepat berikut untuk mengatasi otot yang pegal linu sehabis bercinta.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 18/12/2019 . 3 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

air mani keluar saat puasa

4 Cara Mencegah Keluar Air Mani Saat Puasa

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020 . 5 mins read
tanda-tanda selingkuh

6 Tanda Pasangan Anda Selingkuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 17/02/2020 . 4 mins read
tahap kesedihan

5 Tahap Kesedihan Setelah Menghadapi Peristiwa Buruk

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 01/02/2020 . 5 mins read
suami gay

Suami Tiba-tiba Mengaku Gay, Apa yang Harus Saya Lakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29/01/2020 . 3 mins read