5 Cara Mengusir Sedih Setelah Putus Karena Tidak Berhasil LDR

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 09/06/2019
Bagikan sekarang

Tidak semua hubungan asmara akan berjalan mulus. Apalagi yang harus terpisah jarak dan waktu. Meski pada awalnya semua baik-baik saja, tidak jarang banyak pasangan yang LDR akhirnya harus berpisah di tengah jalan. Jika Anda sedang melewati pergumulan batin yang sama, tidak usah bersedih. Simak caranya move on akibat putus karena tidak berhasil mempertahakan LDR.

Cara move on setelah putus karena LDR

harus ldr

Setelah menghadapi banyak asam garam kehidupan berdua, kini Anda harus menelan kenyataan bahwa Anda dan dirinya sudah tidak lagi bersama. Bukan karena tidak setia atau tidak sabar menunggunya kembali. Namun, perbedaan jarak dan waktu memang mungkin bisa memudarkan cinta. 

Terlebih apabila Anda berdua tidak bisa mengalah dan berkorban. Rasanya fokus pada kehidupan dan tujuan masing-masing adalah jalan yang terbaik. Memang tidak mudah berdamai dengan semua ini, tapi Anda wajib bisa untuk move on setelah putus karena LDR.

1. Terima kenyataan Anda sudah putus

Cara pertama untuk memperlancar proses move on adalah dengan menerima kenyataan Anda sudah putus dan sedang patah hati.

Memerima keadaan sepenuh hati alias legowo dapat sangat membantu Anda cepat merasa baikan. Meski memang pahit, cobalah terima bahwa hubungan Anda berdua tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Semakin Anda menolak kenyataan, semakin sulit Anda untuk move on. Tidak perlu berandai-andai atau membayangkan sesuatu yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki hubungan ini. Anda harus ikhlas dan bisa menerima kenyataan bahwa tidak semua hubungan LDR bisa berhasil.

2. Curhat ke teman atau dengan menulis

Untuk bisa move on setelah putus karena LDR, mungkin Anda bisa mencoba untuk mencurahkan perasaan di buku harian atau bahkan curhat ke orang lain yang paham situasi Anda.

Dengan membiarkan orang lain tahu isi hati Anda, Anda tidak akan merasa sendirian dalam mengarungi hidup.

Setidaknya, emosi kesedihan Anda ini bisa diluapkan sedikit demi sedikit dengan bercerita atau menulis di buku harian.

3. Coba fokus dengan me time

Patah hati habis putus karena LDR pasti sakitnya bukan main. Dalam hati, Anda mungkin merasa hancur luluh lantak tidak karuan. Agar tidak sedih berlarut-larut, cobalah sayangi diri sendiri dengan fokus melakukan me-time untuk sementara waktu.

Me-time di sini artinya adalah meluangkan waktu khusus untuk merawat, memanjakan, dan memulihkan diri sendiri dari stres. Mungkin sebelumnya Anda tidak pernah punya waktu untuk merawat diri karena sibuk mengatasi segala macam masalah khas LDR. Mungkin juga selama ini tenaga dan biaya yang Anda keluarkan terlalu difokuskan untuk membangun komunikasi yang intens dengan si mantan nun jauh di sana.

“Membangun” diri Anda kembali dapat mengembalikan kegembiraan dan kepercayaan diri setelah putus karena LDR. Lakukanlah aktivitas atau kegiatan yang Anda senangi. Ke salon untuk creambath dan potong rambut, mungkin? Pergi ke bioskop atau sekadar baca buku favorit di kedai kopi langganan juag tidak masalah.

4. Main sama teman dan sahabat

Anda mungkin tambah merasa kesepian setelah putus karena LDR. Namun, ketahuilah Anda tidak sendirian. Ada begitu banyak orang lain dalam hidup Anda yang juga sayang dan peduli pada Anda, dan ingin menghabiskan waktu bersama Anda.

Sekaranglah waktunya untuk melakukan hal tersebut. Setelah Anda kembali melajang, temui teman atau sahabat untuk sekadar menemani sambil bertukar kabar, bercanda, dan berbincang untuk menghindari sepi.

5. Ingat, Anda masih punya masa depan

Meski galau tidak karuan akibat putus karena LDR, jangan menutup pintu hati terlalu lama. Bila Anda masih menutup diri, sama saja artinya Anda menutup pintu kesempatan dan masa depan yang seharusnya menjadi milik Anda. Bisa jadi di luar sana ada orang baru yang siap mengisi hari-hari Anda.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Waktu kecil Anda mungkin sering diingatkan bahwa gerimis bikin sakit. Namun, benarkah lebih aman main hujan-hujanan daripada kena gerimis? Cek di sini, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Bakwan―gorengan khas Indonesia ini memang enak dan gurih. Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan lebih sehat. Simak resep membuat bakwan sehat berikut.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari

Direkomendasikan untuk Anda

minyak esensial untuk meredakan stres

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/06/2020
makan di luar rumah saat pandemi

Amankah Makan di Luar Rumah di Tengah Pandemi?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020
sakit tangan main hp

Mengatasi Sakit Tangan Akibat Terlalu Sering Main HP

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
warna rambut

Warna Rambut Sesuai Karakteristik Diri, yang Manakah Anda?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020