Mengenal Hubungan Poliamori, Saat Cinta Anda Tak Hanya untuk Satu Orang

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13/05/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Setiap orang memiliki pandangannya masing-masing dalam mengartikan apa itu cinta. Itu sebabnya, terdapat banyak cara pula dalam menjalin hubungan asmara. Kebanyakan orang, terutama di Indonesia, memilih untuk mencintai dan setia pada satu pasangan sampai mati. Namun, tidak sedikit pula orang-orang yang meyakini bahwa hubungan asmara dapat dijalani dengan lebih dari satu orang dalam waktu bersamaan. Hubungan jenis inilah yang akan dibahas di artikel kali ini, yaitu hubungan poliamori.

Apa itu hubungan poliamori?

Apabila kebanyakan dari Anda mungkin percaya bahwa hubungan asmara hanya dapat dijalani oleh dua orang secara eksklusif tanpa melibatkan pihak lain, itu artinya Anda menganut sistem monogami.

Akan tetapi, ada banyak jenis hubungan cinta yang beragam di dunia ini. Salah satunya adalah hubungan poliamori, di mana suatu hubungan asmara melibatkan lebih dari satu orang.

Artinya, dalam hubungan poliamori, seseorang tidak akan membatasi pasangannya untuk menjalin hubungan dengan orang lain, begitu pula sebaliknya.

Lantas, apa artinya hubungan ini sama dengan berselingkuh? Tentu tidak. Perbedaan poliamori dan berselingkuh dapat dilihat dari adanya persetujuan antarpasangan.

Perselingkuhan dilakukan tanpa sepengetahuan dan persetujuan pasangan, sehingga salah satu pihak akan merasa terkhianati. Berbeda dengan poliamori, Anda dan pasangan sama-sama tahu dan mengizinkan satu sama lain untuk mencintai lebih dari satu orang. Ya, sepintas, ada mungkin melihat ini mirip dengan open relationship.

Biasanya, mereka yang sepakat untuk terlibat dalam hubungan poliamori harus mengikuti beberapa kunci sukses agar hubungan ini bisa berjalan tanpa atau minim konflik.

Dilansir dari situs Healthline, berikut adalah empat kunci utama yang harus dipegang saat menjalani hubungan poliamori:

1. Kepercayaan

Seperti halnya hubungan asmara monogami, poliamori juga mengharuskan setiap pasangan untuk saling percaya pada satu sama lain. Hal ini penting agar tidak ada pihak yang merasa terluka atau dikhianati.

2. Komunikasi

Selain rasa percaya, menjaga komunikasi satu sama lain tentunya menjadi salah satu aspek utama dalam menjalani hubungan poliamori. Masing-masing pasangan harus membicarakan perasaan dan keinginan masing-masing secara terbuka, terlebih lagi dalam menjalin hubungan dengan lebih dari satu orang.

3. Persetujuan

Poliamori tentu tidak dapat dijalani tanpa adanya persetujuan dari masing-masing pihak. Mungkin bagi beberapa orang, hubungan ini terdengar bebas dan tidak bersifat eksklusif seperti pada hubungan asmara monogami.

Kenyataannya, poliamori juga melibatkan perasaan dan keintiman yang sama dalamnya dengan hubungan monogami. Tidak semua orang akan setuju untuk merelakan pasangannya harus membagi perasaan cinta kepada orang lain.

4. Saling menghargai

Persetujuan dan rasa percaya adalah kunci yang harus dipegang dalam hubungan ini. Itu sebabnya, sikap saling menghargai perasaan satu sama lain tentu harus dijunjung tinggi ketika seseorang sepakat terlibat dalam hubungan semacam ini. Hubungan ini tidak akan berjalan dengan baik apabila salah satu pihak meremehkan atau enggan menjaga perasaan pasangannya.

Hal penting yang perlu Anda ingat, Anda bukan hanya dituntut untuk mengerti perasaan pasangan Anda. Anda juga dituntut untuk memahami perasaan pasangan dari pasangan Anda.

Orang-orang yang menjalani hubungan poliamori percaya bahwa rasa cinta dan keintiman seharusnya tidak bersifat eksklusif untuk satu orang saja, tetapi diekspresikan secara bebas dan terbuka kepada siapa saja.

Apa rasa cemburu masih bisa muncul dalam hubungan poliamori?

Meskipun mungkin lebih minim terjadi, kenyataannya tidak semua orang yang menjalani hubungan ini terbebas dari rasa cemburu. Masih banyak pula yang merasa gundah ketika pasangannya menjalin hubungan dengan orang lain, sekalipun kedua belah pihak telah sepakat.

Susan Winter, seorang pakar hubungan asmara, mengatakan bahwa semakin banyak orang yang terlibat dalam sebuah percintaan, semakin besar pula gelombang emosi yang dirasakan.

Cemburu adalah perasaan yang wajar dan sangat manusiawi. Walaupun poliamori mengesampingkan kerahasiaan dan mengedepankan keterbukaan, bisa dikatakan hampir sulit menemukan seseorang yang benar-benar menerima konsep hubungan ini tanpa merasakan cemburu sedikit pun.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Selain untuk PDKT, Inilah Alasan Seseorang Menggoda atau Flirting ke Orang Lain

Flirting atau menggoda adalah bagian dari komunikasi, tetapi terkadang menjadi ambigu. Pahami apa saja alasan orang menggoda (flirting) ke orang lain, yuk!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Seks & Asmara 06/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Beberapa Orang Suka Bau Hujan

Beberapa orang merasa tenang mencium bau tanah yang menguar setelah hujan turun. Ternyata, ada alasan ilmiah di balik itu. Ini penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Hidup Sehat, Fakta Unik 15/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Apa Pengaruh TBC pada Ibu Hamil dan Janin?

Kesehatan ibu hamil perlu dijaga dengan baik agar tidak memengaruhi kondisi janin. Lalu, apakah ada pengaruh TBC pada ibu hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Batuk, Health Centers 11/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Sering Disebut Pelampiasan, Apakah Hubungan Rebound Bisa Bertahan Lama?

Hubungan rebound adalah hubungan yang Anda jalani tepat setelah putus dari mantan. Nah, apakah hubungan rebound yang Anda jalani bisa bertahan lama?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Hidup Sehat, Seks & Asmara 06/05/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cepat jatuh cinta

Psst, Jangan Buru-Buru Jatuh Cinta Nanti Jadi Cepat Benci!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 16/07/2020 . Waktu baca 5 menit
fenomena bucin budak cinta

‘Bucin’ Alias Budak Cinta, Fenomena Ketika Cinta Menjadi Candu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24/06/2020 . Waktu baca 7 menit
jual mahal berhasil

Tidak Selamanya Gagal, Ini Alasan Mengapa Jual Mahal Kadang Berhasil

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . Waktu baca 5 menit
hubungan asmara penderita adhd

Selain Hubungan Seks, Ada Masalah Hubungan Asmara pada Penderita ADHD

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit